Integrasi Ekoteologi dalam Desain Pembelajaran PAI Jarak Jauh: Kajian Literatur
DOI:
https://doi.org/10.55129/jp.v16i2.3253Keywords:
Ekoteologi, Pedagogi Digital, Pembelajaran Jarak Jauh, Kesadaran Ekologis, Pendidikan Agama Islam (PAI)Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis ekoteologi dalam konteks pendidikan jarak jauh guna memperkuat kesadaran ekologis mahasiswa di tengah krisis lingkungan global. Penelitian menggunakan pendekatan integrative literature review terhadap 28 artikel jurnal nasional dan internasional yang relevan untuk mengidentifikasi pola, kesenjangan, dan kecenderungan dalam literatur. Hasil sintesis menunjukkan bahwa ekoteologi memiliki landasan normatif yang kuat dalam membangun kesadaran ekologis, namun belum terintegrasi secara operasional dalam desain pembelajaran, sementara pedagogi dan teknologi digital berkembang secara parsial dan belum membentuk kerangka yang holistik. Selain itu, ditemukan adanya kesenjangan antara kesadaran dan perilaku ekologis yang belum teratasi akibat lemahnya internalisasi nilai dalam pembelajaran, serta belum tersedianya model pembelajaran PAI yang integratif dalam konteks pendidikan jarak jauh. Penelitian ini menawarkan kebaruan berupa formulasi model eco-theological digital learning design yang mengintegrasikan dimensi teologis, pedagogis, dan teknologi digital dalam satu kerangka konseptual. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan pembelajaran PAI yang transformatif dan integratif sebagai respons terhadap tantangan pendidikan modern dan krisis ekologis global.
References
Abo-Khalil, M. (2024). Sustainability in higher education: Interdisciplinary approach. Journal of Higher Education Studies.
Aini, R., & Hasanah, F. (2025). Islamic religious education students’ perceptions of ecological awareness. Journal of Islamic Education Studies, 10(1), 45–60.
Al Husban, A. (2025). SDGs integration and environmental behavior in higher education. Journal of Sustainability Education, 13(1), 90–105.
Alharbi, et al. (2025). From knowledge to action: Environmental awareness gap among students. Journal of Environmental Studies, 17(1), 88–102.=
Arizandy, A., & Kholid, M. R. (2025). Critical digital pedagogy in Islamic education: Building ecological awareness. Jurnal Teknologi Pendidikan Islam, 7(1), 33–49.
Bustamante-Mora, et al. (2025). Environmental conditions and learning outcomes: A systematic review. Educational Research Review, 19(1), 33–50.
Djirong, et al. (2024). Eco-friendly curriculum in Indonesian higher education. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 5(2), 75–88.
Douglas, F., et al. (2024). Online experiential sustainability education and student ecological behavior. Sustainability Education Journal, 12(3), 201–218.
Fajar, et al. (2025). Transformation of Islamic education in digital landscape. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 10(1), 1–15.
Hajj-Hassan, et al. (2024). Digital tools in environmental education: A systematic review. International Journal of Environmental Education, 15(2), 134–150.
Haris, et al. (2024). Eco-maqāṣid: Integrating Islamic values in ecological awareness. Jurnal Studi Islam dan Lingkungan, 5(1), 23–40.
Hou, et al. (2025). Impact of ecological education on sustainable behavior: Value mediation approach. Journal of Environmental Economics, 20(2), 145–162.
Ikhwansyah, M. F., et al. (2025). PAI learning media based on Dayak local wisdom for strengthening eco-theology. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 112–128.
Kazazoglu, S. (2025). Eco-literacy in ELT: Integrating environmental awareness. International Journal of Language Education, 9(1), 55–70.
Kurniawan, E., et al. (2025). Eco-digital pedagogy: Current situation in teacher education. Jurnal Pendidikan Guru, 6(2), 101–115.
Li, et al. (2024). Environmental attitudes among university students in China. Journal of Environmental Psychology, 18(1), 60–75.
Lumbard, J. (2025). Islam and cognitive liberation in higher education. Journal of Islamic Thought, 12(2), 140–158.
Mardatillah, et al. (2025). Epistemological reconstruction of Islamic education. Jurnal Filsafat Pendidikan Islam, 7(1), 55–70.
Maulidi, et al. (2025). Techno-humanistic learning in Islamic education. Jurnal Inovasi Pendidikan Islam, 8(2), 66–82.
Muchlisa, et al. (2024). Sustainability and religious values in Islamic perspective. Jurnal Arsitektur dan Lingkungan, 6(2), 110–125.
Murzyn, et al. (2025). Environmental awareness and behavior: A machine learning approach. Sustainability Science Journal, 14(2), 156–172.
Naumi, et al. (2025). Emotional approach in Islamic education learning. Jurnal Pendidikan Karakter Islam, 6(1), 44–58.
Nugraha, et al. (2024). Problem-based learning in Islamic religious education and SDGs integration. Jurnal Pendidikan Global, 7(2), 98–113.
Prihatin, N. A., et al. (2024). Eco-digital pedagogy in social studies education. Jurnal Pendidikan IPS, 8(1), 77–90.
Rekan, A. A., & Mokhtar, M. I. (2025). Eco-Tahfiz development: Islamic environmental education model. Journal of Islamic Studies, 14(1), 120–135.
Rohman, A., et al. (2024). Religious education for the environment: Integration of eco-theology in Islamic curriculum. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 11(2), 89–104.
Sholeh, et al. (2024). Teacher role in motivating Islamic education students. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 21–35.
Susanti, et al. (2024). Digital media innovation in Islamic education. Jurnal Teknologi Pembelajaran, 9(1), 12–27.


