PENGARUH PEMBERIAN RENDAMAN AIR JAHE PADA KAKI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA
DOI:
https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v12i1.1299Keywords:
Air Jahe, Lansia, Rendaman Kaki, Tekanan DarahAbstract
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang sering ditemukan pada lansia diatas 60 tahun yang disebabkan oleh penyakit jantung dan cerebrovaskuler. Kecenderungan lansia selama ini tidak mengetahui cara menerapkan gaya hidup sehat untuk mencegah terjadinya hipertensi serta cara penanganan secara non farmakologis yang dapat menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rendaman air jahe pada kaki terhadap penurunan tekanan darah lansia yang tinggal di Desa Bangsal Kabupaten Mojokerto sehingga lansia yang mengalami hipertensi di desa bangsal berkurang.
Desain penelitian ini adalah pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini seluruh lansia di Desa Bangsal Kabupaten Mojokerto yang mengalami hipertensi sebanyak 30 lansia. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebagian lansia di Desa Bangsal Kabupaten Mojokerto yang mengalami hipertensi sebanyak 28 lansia. Teknik sampling yang digunakan yaitu probability sampling dengan metode simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar observasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji Paired T Test dengan menggunakan program SPSS.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai sig (2-tailed) sebesar 0.031< 0,05 maka H1 diterima yang berarti rendaman air jahe pada kaki efektif terhadap penurunan tekanan darah lansia di Desa Bangsal Kabupaten Mojokerto.
Dengan pemberian terapi rendaman air jahe pada lansia dapat menyebabkan tekanan darah menurun. Jika hipertensi tidak segera ditangani akan muncul beberapa dampak seperti penyakit jantung dan stroke.
ÂÂ
References
Ardiansyah, M. (2012). Medikal Bedah. Yogyakarta: DIVA Press.
Budhwaar. (2016). Khasiat Rimpang Jahe dan Temulawak. Jakarta: Gramedia.
Chaiton, L. (2012). Terapi Air untuk Kesehatan dan Kecantikan. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.
Departemen Kesehatan RI. (2016). Pedoman Teknis Penemuan dan Tatalaksana Penyakit Hipertensi. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.
Fathona (2011). Kandungan Gingerol dan Shogaol, Intensitas Kepedasan dan Penerimaan Panelis terhadap Oleoresin Jahe Gajah (Zingiber Officinale Var, Roscoe), Jahe Emprit (Zingiber Officinale Var, Amarun), dan Jahe Merah (Zingiber Officinale Var, Rubrum). Bogor: Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor.
Kurniawati, N. (2010). Sehat dan Cantik Alami Berkat Khasiat Bumbu Dapur. Bandung: Qanita.
Maryam, S., Fatma, M., Rosidawati., & Jubaedi, A. (2011). Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta: Salemba Medika.
Santoso, A. D. (2015). Pengaruh Rendam Kaki Menggunakan Air Hangat Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi. Pontianak: Universitas Tanjung Pura. Diakses 25 Februari 2020. http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/
Triyanto, E. (2014). Pelayanan Keperawatan bagi Penderita Hipertensi Secara Terpadu. Yogyakarta: Graha Ilmu.