PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENGONTROLAN INTERDIALITIC WEIGHT GAIN DALAM UPAYA MENSTABILKAN KESTABILAN TEKANAN DARAH (Health Education About The Interdialitic Interruption Interference Control In Establishing Stable Of Blood Pressure Effect)

Rita Rahmawati, Vian Sigit Tri W.

Sari


ABSTRAK

Pasien PGK yang secara rutin menjalani hemodialisis biasanya mengalami perubahan tekanan darah. Salah satu faktor penyebabnya adalah penambahan berat badan diantara waktu dialysis (interdialytic weight gain = IDWG). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang pengontrolan IDWG terhadap kestabilan tekanan darah.

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest with control group design. Sampel  berjumlah 34 pasien hemodialisis. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pendidikan kesehatan tentang IDWG sedangkan variabel dependen adalah kestabilan tekanan darah, data diambil menggunakan lembar pengkajian tekanan darah dan kuesioner. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon dan mann whitney.

Hasil penelitian sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan pada kelompok perlakuan didapatkan nilai p = 0,000, sedangkan pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan didapatkan nilai p = 0,004, sedangkan perbedaan pada kelompok kontrol dan perlakuan sesudah dilakukan pendidikan didapatkan nilai p = 0,000.

      Rekomendasi hasil penelitian ini adalah agar perawat selalu memberikan pendidikan kesehatan pada setiap pasien hemodialisis supaya tekanan darah stabil.

 

Kata kunci : Daun kersen, Glukosa darah, Diabetes Mellitus tipe 2

 

ABSTRACT

Patients  CKD who regularly undergo hemodialysis usually have a change in blood pressure. One factor was the addition of weight between time dialysis (interdialytic weight gain = IDWG). The purpose of this study to determine the effect of health education on controlling the IDWG to the stability of blood pressure.

This research was a quantitative research using quasi experiment method with pretest-posttest approach with control group design. The sample was 34 hemodialysis patients. The independent variable in this research is health education about IDWG while the dependent variable is blood pressure stability, data were taken using blood pressure assessment sheets and questionnaires. This study used the Wilcoxon and mann whitney test.

Result of research before and after health education in treatment group got value p = 0,000, whereas in the control group before and after the education obtained p value = 0.004, while the difference in the control group and the treatment after the education obtained p value = 0,000.

Recommendation result of this research for was nurse always give health education to every patient of hemodialysis so that blood pressure stable.

Keywords: CKD, Blood Pressure, Hemodialysis, IDWG, Health Education

DOI: 10.5281/zenodo.1402275


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Azwar, S. (2015). Sikap Manusia, Teori, dan Pengukurannya. Edisi 2. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Brunnert & Suddarth S, (2012). Teks Book Of Medikal Surdikal Nursing, Lippicot William &Wilkinss.

Chazot, C., and Jean, G. (2010). Intradialitic Hypertension : It is Time to Act. Nephron Clin Pract. Vol. 115, Hal 182-188.

Dinkes Jatim, (2010). Profil Demografi Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Lolyta, R. (2012). Analisis Factor Yang Mempengaruhi Tekanan Darah Hemodialysis Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik (studi kasus di RS Telogorejo Semarang). Skripsi. Fakultas Ilmu Keperawatan. STIKES Telogorejo. Semarang

National Kidney Foundation K/DOQI, (2006). Clinical Practice Guidelines and Recommendations Updates : Hemodialysis adequacy, Peritoneal dialysis adequacy, Vascular Acces. http://www.keidneyorg/profesional/kdoqi/guidline-ckd/htm. Diakses tanggal 27 Mei 2017 jam 21.00 wib.

Neliya, s. (2013). Hubungan Pengetahuan Tentang Asupan Cairan Dan Cara Pengendalian Asupan Cairan Terhadap Penambahan Berat Badan Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis. http://repository.unri.ac.id/xmlui/handle/123456789/1872. Diakses 20 Mei 2017 jam 21.00 wib.

Notoadmodjo, S, (2007). Prilaku Kesehatan dan Ilmu Prilaku. Jakarta: Rikena Cipta

Pace, R.C. (2007). Fluid Management in Patient on Hemodialysis. Nephrology Nursing Journal. 34(5): 557-565.

Parvan, K. , Hasan khani, H. , Sayyedra soolli, A. , Riahi, S. M. , & Ghorbani, M (2015). The Effect of The Educational Methods on Knowledge Adherence to Treatment in Hemodialysis Patients: Clinical Trial. Journal of Caring Science. 4 (1): 83-93.

Potter, P.A. & Perry, A.G. (2006). Buku Ajar Fundamental Keperawatan, Konsep, Proses, dan Praktik. Volume II. Edisi IV. Jakarta: EGC

Ramelan, M.I., Ismonah, & Hendrajaya. (2013). Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Pebatasan Asupan Cairan Pada Klien Dengan Chronic Kidney Diseases Yang Mnejalani Hemodialisis. Skripsi. Stikes Telogorejo, Semarang.

Rully, (2008). Diagnosis & Pengelolahan Gangguan Ginjal Akut, Bandung: Pusat Penerbitan Ilmiah Bagian Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran UNPAD.

Setiawati, (2008). Proses Pembelajaran dalam Pendidikan Kesehatan. Jakarta: Trans Info Media.

Sukandar, Enday. (2006). Gagal ginjal dan Panduan Terapi Dialisis. Bandung : FK UNPAD.

Suwitra, (2009). Penyakit Ginjal Kronik, dalam Sudoyo, dkk. Buku Ajar Ilmu Penyakit dalam, Jakarta: Pusat Penerbitan, Departemen Penyakit dalam Fakultas Kedokteran. Universitas Indonesia.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.