KOMPRES HANGAT JAHE TERHADAP PERUBAHAN NYERI PADA LANSIA DENGAN ARTRITIS GOUT

Penulis

  • Lexy Oktora Wilda STIKes Satria Bhakti Nganjuk
  • Bentar Panorama STIKes Satria Bhakti Nganjuk

DOI:

https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v11i1.1043

Abstrak

Penyakit artritis gout ditandai dengan tingginya kadar asam urat dalam darah dan serangan nyeri akut yang berulang pada daerah persendian. Salah satu penatalaksanaan nyeri secara non farmakologis adalah dengan melakukan kompres hangat jahe. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompres hangat jahe terhadap perubahan nyeri pada lansia dengan artritis gout di Prolanis Ngetos Wilayah Kerja Puskesmas Ngetos Kabupaten Nganjuk.

Desain penelitian ini adalah pre eksperiment dengan pendekatan One Group Pre-Post Test Design. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 28 Januari – 4 Februari 2019 di Prolanis Ngetos. Populasi adalah seluruh lansia yang terdiagnosa mengalami artritis gout, yaitu sebanyak 15 orang. Sampel diambil dengan teknik Total Sampling sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 15 orang. Variabel independen adalah kompres hangat jahe dan variabel dependen adalah perubahan nyeri artritis gout. Instrumen penelitian adalah SOP dan lembar observasi. Analisa data menggunakan Paired Sample T-Test dengan nilai alfa = 0.05.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 15 orang sebelum diberi kompres hangat jahe, yaitu memiliki nyeri 5 dan setelah diberikan kompres hangat jahe mengalami perubahan nyeri menjadi 2. Hasil uji Paired Sample T-Test p-value = 0,000, sehingga Ha diterima yang berarti ada pengaruh kompres hangat jahe terhadap perubahan nyeri pada lansia dengan artritis gout di Prolanis Ngetos Wilayah Kerja Puskesmas Ngetos Kabupaten Nganjuk.

Disarankan bagi Prolanis untuk melakukan sosialisasi kepada lansia dengan artritis gout tentang manfaat jahe dan cara penggunaannya sebagai kompres hangat untuk mengurangi sensasi nyeri artritis gout.

Kata kunci: Kompres Hangat Jahe, Lansia dengan Artritis Gout, Nyeri

DOI: 10.5281/zenodo.4735850

Biografi Penulis

Lexy Oktora Wilda, STIKes Satria Bhakti Nganjuk

Program Studi Pendidikan Ners

Bentar Panorama, STIKes Satria Bhakti Nganjuk

Program Studi Pendidikan Ners

Referensi

Junaidi, I (2013). Rematik dan Asam Urat. Jakarta: PT Bhuana Ilmu Populer.

Margowati, S dan Priyanto, S (2017). Pengaruh Penggunaan Kompres Kayu Manis (Cinnamomum Burmani) terhadap Penurunan Nyeri Penderita Arthitis Gout. The 5th Urecol Proceeding. 18 Februari 2017. Hal.598-607.

Mumpuni, Y (2016). Cara Jitu Mengatasi Asam Urat. Yogyakarta: Rapha Publishing.

Nahariani, Lismawati & Wibowo (2015). Hubungan antara aktivitas fisik dengan intensitas nyeri sendi pada lansia di panti Werdha , Volume 2, No 2. Publikasi tanggal 4 September 2013.

Padila (2013) Buku Ajar Keperawatan Gerontik, Jakarta: Nuha Medika

Prihandhani , I. G. A. A (2016). Pengaruh Pemberian Kompres Hangat rebisan Parutan Jahe Terhadap Nyeri pada Lansia dengan Osteoartritis di Pejeng Kangin Kabupaten Gianyar. Jurnal Dunia Kesehatan, 5(2).

Samsudin, A. R., Kundre, R., & Onibala, F (2016). Pengaruh Pemberian Kompres hangat Jahe memakai Parutan Jahe Merah (Zingiber Officinale Roscoe Var Rubrum) Terhadap Penurunan Skala Nyeri Oada Penderita Gout Artritis Di desa Tateli Dua Kecamatan Mendolang Kabupaten Minahasa. JURNAL KEPERAWATAN, 4(1).

Sustrani (2009). Asam Urat. Jakarta; PT. Gramedia Utama.

Wibowo, S (2015). Tanaman Sakti Tumpas Macam-Macam Penyakit Terbukti Secara Empiris. Jakarta Timur: Pustaka Makmur.

Unduhan

Diterbitkan

17-06-2020

Cara Mengutip

Wilda, L. O., & Panorama, B. (2020). KOMPRES HANGAT JAHE TERHADAP PERUBAHAN NYERI PADA LANSIA DENGAN ARTRITIS GOUT. Journals of Ners Community, 11(1), 28–34. https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v11i1.1043

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama