EFEKTIFITAS PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM PERAWATAN DIRI TERHADAP KESTABILAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI
DOI:
https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v10i1.846Abstract
Program perawatan kesehatan untuk menyelesaikan masalah hipertensi adalah pendampingan keluarga. Keluarga diharapkan menjadi mitra kerja yang tepat guna perawatan penderita hipertensi, sehingga penderita hipertensi menjadi mandiri merawat dirinya guna mempertahankan kestabilan tekanan darah sserta meningkatkan status kesehatannya.Tujuan penelitian mengetahui efektifitas pendampingan keluarga dalam perawatan diri terhadap kestabilan tekanan darah penderita hipertensi.
Desain yang digunakan adalah quasy experiment dengan pre test and post test nonequivalent control group. Populasinya adalah seluruh penderita hipertensi di Desa Rejoagung Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang pada Tahun 2018 sejumlah 75 orang dengan sampel 60 orang penderita hipertensi di Desa Rejoagung dengan 30 orang sebagai kelompok perlakuan dan 30 orang sebagai kelompok kontrol. Tehnik pengambilan data secara purposive sampling. Analisa data menggunakan uji willxocon dan Mann-Whitney.
Hasil menunjukkan pada kelompok perlakuan adanya perubahan tekanan darah penderita hipertensi sebelum dan sesudah pendampingan keluarga dalam perawatan diri dengan uji wilcoxon nilai Asymp. Sig. (2 –tailed) 0,001 Hal ini menunjukkan ada pengaruh tekanan darah pada kelompok perlakuan sebelum dan sesudah pendampingan. Sedangkan pada kelompok kontrol tanpa pendampingan keluarga dalam perawatan diri penderita hipertensi di dapatkan hasil uji wilcoxon nilai Asymp. Sig. (2 –tailed) 0,854. Hal ini menunjukkan tidak ada pengaruh tekanan darah pada kelompok kontrol. Uji Mann- whitney sebelum dan sesudah pendampingan antara kelompok perlakuan dan kontrol menunjukkan hasil 0,317 dan 0,087 artinya tidak ada perbedaan perubahan tekanan darah sebelum dan sesudah pendampingan keluarga dalam perawatan diri penderita hipertensi antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol.
Keluarga diharapkan menjadi mitra kerja yang tepat guna perawatan penderita hipertensi, sehingga penderita hipertensi menjadi mandiri merawat dirinya guna mempertahankan kestabilan tekanan darah sehingga meningkatkan status kesehatannya dan Petugas kesehatan perlu mengkaji sejauh mana keluarga mampu melaksanakan tugas tersebut dengan baik agar dapat memberikan bantuan atau pembinaan terhadap keluarga untuk memenuhi tugas kesehatan keluarga tersebut, sehingga tercipta kemandirian keluarga dalam program perawatan kesehatan komunitas.
Kata Kunci: efektivitas pendampingan keluarga, perawatan diri penderita hipertensi
DOI: 10.5281/zenodo.3549149
References
Dharma, Kelana Kusuma. (2011). Metodologi penelitian keperawatan (pedoman melaksanakan dan menerapkan hasil penelitian. Jakarta. CV.Trans Info Media.
Dinkes Kabupaten Jombang. (2016). Profil Kesehatan Kabupaten Jombang. Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang.
Effendi, Ferry & Makhfudli. (2009). Keperawatan Kesehatan Komunitas Teori dan Praktik Dalam Keperawatan . Jakarta. Salemba Medika.
Hidayat, A,A. (2007). Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Salemba Medika Jakarta.
Murwani. (2007). Keperawatan Keluarga. Mitra Cendikia Press. Jogjakarta.
Santoso, D. (2010). Membonsai hipertensi. PT.Temprina Media Grafika.Surabaya
Silvitasari, Ika. (2018). Family care pada keluarga penderita hipertensi dengan terapi komplementer (bahan herbal) di kelompok Dasa wisma 2 Desa Tlobong. Gemassika vol 2. No.1 Mei 2018 . https://www.researchgate.net/publication/326230256_FAMILY_CARE_GIVER_PADA_KELUARGA_PENDERITA_HIPERTENSI_DENGAN_TERAPI_KOMPLEMENTER_BAHAN_HERBAL_DI_KELOMPOK_DASAWISMA_2_DESA_TLOBONG
Surtini, Titin. (2018). Pemberdayaan masayarakat tentang cara perawatan hipertensi dengan menggunakan manajemen stress di Desa Ciganjing dan Karangsari Kecamatan Herang Kabupaten Pangandaran. Jurnal Keperawatan Sriwijaya vol 5 no 1 Januari 2018. https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/jk_sriwijaya/article/download/5099/2778.
Susan A. Oliveria, et al. (2008). Hypertension. 2008. Publised online April 14,2008. American Heart Association. print ISSN : 0194-911X online ISSN: 1524-4563. Vol. 51 No. 6 https://www.ahajournals.org/doi/full/10.1161/HYPERTENSIONAHA.108.110270.
Sustrani, L., Alam, S., & Hadibroto, I. (2006). Hipertensi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Triyanto, Endang. (2014). Pelayanan Keperawatan Bagi Penderita Hipertensi Secara Terpadu. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Viera, A.J & Jamieson, B, (2007). How Effective Hypertension Self Care Intervention, diakses 27 Februari 2011, Journal of family Practice, Vol 56,No.3, March 2007, diakses 24 Februauri 2011, http://findarticles.com/p/articles/mi_m0689/is_3_5/ai_n27182980/pg_2/
Widyakusuma, Nurnita (2013). Peran Pendamping dalam Program Pendampingan dan Perawatan Sosial lanjut Usia di Lingkungan keluarga (Home Care). Pusat Pendidikan dan Pelatihan kementerian Sosial RI. Jakarta.
Zamhir, Setiawan. (2006). Karakteristik Sosiodemografi sebagai Faktor Risiko Hipertensi. Studi Ekologi di Puulau Jawa Tahun 2004. Tesis. Program Pasca Sarjana. Fakultas Kesehtan Masyarakat.Universitas Indonesia. Depok.