PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DENGAN TINDAKAN RESUSITASI NEONATUS GAWAT NAFAS
DOI:
https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v5i2.102Abstrak
ABSTRAKAsuhan keperawatan gangguan pernapasan neonatus membutuhkan pengetahuan
tentang kualitas, sikap, dan keterampilan perawat dalam memberikan perawatan yang
cepat, akurat dan hati-hati. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan
pengetahuan dan sikap terhadap tindakan resusitasi pada gangguan pernapasan bayi baru
lahir.
Desain penelitian yang digunakan cross sectional. Sampel 24 responden (perawat
dan bidan) di gedung pusat Bersalin Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik. Sampel diambil
menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan checklist.
Data dianalisis dengan korelasi Spearman Rank dengan nilai signifikansi α <0,05.
Hasil penelitian sebagian besar responden menunjukkan pengetahuan cukup dengan
tindakan cukup sebanyak 11 orang (45,8%) dari 24 responden, dengan hasil uji statistik p=
0.000, r= 0,752. Ada hubungan kuat pengetahuan dengan tindakan resusitasi neonatus
gawat nafas. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar bersikap negatif dengan
tindakan resusitasi cukup sebanyak 10 orang (41,7%) dari 24 responden, dengan nilai p=
0,003, r= 0,319. Data menunjukkan bahwa ada hubungan sedang antara sikap
bidan/perawat dengan tindakan resusitasi neonatus gawat nafas.
Penting bagi bidan/perawat untuk meningkatkan pengetahuan mereka dan memiliki
sikap positif dalam tindakan resusitasi dengan mengikuti pelatihan/ seminar perawatan dan
penatalaksanaan neonatus gawat nafas serta perawatan intensif neonatal.
Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Tindakan resusitasi, Neonatus, Gawat nafas
ABSTRACT
Nursing care of neonatal respiratory distress requiring knowledge of quality,
attitudes, and skills in order to provide care quickly, accurately and carefully. The purpose
of this study was to explain the relationship of knowledge and attitudes to resuscitation of
the newborn respiratory distress.
The research designs was used a cross sectional. Sample of 24 respondents (nurses
and midwifery) in the Maternity central building Muhammadiyah Gresik Hospital. Sample
taken using purposive sampling method. Data were collected by questionnaire and
checklist. Analyzed by Spearman Rank Corelation level of significant with values α<0.05.
The results of this study were most respondents showed enough knowledge to act
fairly as many as 11 people ( 45.8 % ) of the 24 respondents, with the statistical test p=
0.000, r= 0.752. There was a strong relationship with the knowledge of neonatal
resuscitation respiratory distress. The results showed that most of the negative attitude
with resuscitation quite as many as 10 people ( 41.7 % ) of the 24 respondents, with p=
0.003, r= 0.319. The data indicate that there was a relationship between attitudes of
midwifes/ nurses with neonatal respiratory distress resuscitation.
It was important for nurses to enhance their knowledge and have positive attitude
in by joining training of neonatal intensive care unit and reading nursery book more often,
and joining nursery seminar treating neonatal respiratory distress.
Keywords: Knowledge, Attitude, Action nursing, Neonatal, Respiratory distress
Referensi
Azwar, Saifuddin (2003). Sikap Manusia, Teori dan Pengukurannya. Edisi 2. Jakarta :
Pustaka Pelajar, hal : 24-27.
Indarso, F. (2002). Deteksi Dini Kegawatan Pada Bayi. Makalah Pendidikan Kedokteran
Berkelanjutan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu di FK Unair
Surabaya. Tanggal 21 April 2002.
Malcom H. dan Steve H. (2005). Levels of Neonatal Care Pediatric Child Health. Vol. 11
No. 5 Mei / Juni 2005.
Notoatmodjo, S. (2005). Pengantar Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka
cipta. Hal 24-27.
PONEK. (2012). Pelayanan Obstetri Neonatatologi Komprehensif. Jakarta:EGC.

