PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MENOPAUSE MENURUNKAN KECEMASAN WANITA MENJELANG MENOPAUSE

Lina Madyastuti Rahayuningrum, Dwi Henny Purwati

Sari


ABSTRAK

 

Wanita usia tua akan tiba pada periode menopause. Fakta perempuan yang mendekati periode ini akan mengalami kecemasan. Salah satu tindakan untuk mengurangi kecemasan pada wanita yang mengalami masa menopause adalah pendidikan kesehatan tentang menopause. Tindakan pendidikan kesehatan hampir tidak pernah dilakukan di Dusun Ngabetan, Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan pengaruh pendidikan kesehatan tentang menopause terhadap tingkat kecemasan perempuan yang mengalami masa menopause.

Penelitian dilakukan pada satu kelompok pra test-post test. Variabel independen yang diamati adalah pendidikan kesehatan tentang menopause dan variabel dependen adalah tingkat kecemasan wanita yang mendapatkan menopause. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, populasi adalah 45 responden, sedangkan sampel adalah 40 responden dan dianalisis dengan program statistik Wilcoxon Sign Rank Test.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perempuan yang mendapatkan menopause akan mengalami kecemasan karena belum siap menghadapi menopause dan kurang informasi mengenai menopause. Perempuan yang mendapatkan pendidikan kesehatan tentang menopause, sebagian besar kecemasan mereka hilang. Analisis statistik dengan Wilcoxon Sign Rank Test menunjukkan hasil α = 0,000.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa efek dari pendidikan kesehatan tentang menopause terhadap tingkat kecemasan wanita yang mendapatkan waktu menopause, karena itu pendidikan kesehatan tentang menopause harus dilakukan untuk mengurangi tingkat kecemasan, terutama di Dusun Ngabetan, Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

 

Kata kunci: Pre Menopause, Pendidikan Kesehatan, Tingkat Kecemasan.

 

ABSTRACT

 

Woman an old age will arrive at menopause period. As a mater of fact approaching this period generate woman anxiety. One of the actions to reduce the anxiety is providing to the woman who get menopause time health education concerning menopause. Unfortunately the actions are hardly ever conducted in the Ngabetan Orchard, Ngabetan Village, Cerme Distric, Gresik Regency. The purpose of research is to discover effect health education concerning menopause toward the anxiety level of the woman who get menopause time.

The research conducted a one group pra test-post test design. Observed independent variable is health education concerning menopause and dependent variable is anxiety level of the woman who get menopause time. Using a purposive sampling, the population was 45 womans, while the sample was 40 respondens and was analyzed with Wilcoxon Sign Rank Test statistical program.

The result of the research shows that most of the woments who get menopause time will undergo anxiety because not yet ready to face menopause and lack of information concerning menopause. Obtaining health education concerning menopause, most of the women lose their anxiety. A statistical analysis with Wilcoxon Sign Rank Test are α=0.000.

It can be concluded that is an effect of health education concerning menopause toward anxiety level of the woman who get menopause time, therefore health education concerning menopause must be conducted ti reduce anxiety level, especially in the Ngabetan Orchard, Ngabetan Village, Cerme Distric, Gresik Regency and to be acknowledged as a regular procedure.

 

Keywords: Pre Menopause, Health Education, Anxiety Level.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Alimul, Aziz. (2004). Pengantar Konsep Dasar Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.

Clark, Jan. (2004). Fit Dan Bugar Saat Pause. Jakarta : Erlangga.

FKUI. (2000). Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta : Media Aescapius.

Hardiko. (2007). Menopause Tanpa Stres. Jakarta : Sunda Kelapa Pustaka.

Hasan, Iqbal. (2004). Analisa Data Penelitian Dengan Statistik. Jakarta : Bumi Aksara.

Hawari, Dadang. (2008). Manajemen Stres, Cemas Dan Depresi. Jakarta : FKUI.

Herawani. (2001). Pendidikan Kesehatan Dalam Keperawatan. Jakarta : EGC.

Lestary, Dwi. (2010). Seluk Beluk Menopause. Jogjakarta : Garailmu.

Mansjoer, Arif. (2000). Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta : Media Aesculapius.

Manuaba, Ida Bagus Gde. (2001). Kapita Selekta Pelaksanaan Rutin Obsetri Ginekologi Dan KB. Jakarta : EGC.

Muhlisin, Abi. (2007). Model Adaptasi Roy. http://abimuhlis.blogspot.com/2007/05/model -adapatasi-roy.html. Akses tanggal 20 Oktober 2010 Jam 10.00 WIB.

Notoatmodjo Soekidjo. (2003). Pendidikan Dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Nursalam (2008). Konsep Dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.

Potter & Perry. (2005). Fundamental Keperawatan. Jakarta : EGC.

Prawihardjo, Sarwono. (2005). Ilmu Kandungan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawihardjo.

PSIK FK UNGRES. (2007). Pedoman Penyusunan Proposal Dan Skripsi. Gresik : PSIK FK UNGRES.

Rebecca. (2007). Menopause. Jakarta : Erlangga.

Sugiyono. (2007). Statistik Untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta.

Suharsimi, A. (2002). Prosedur Penelitian. Jakarta : Rineka Cipta.

Suliha, Uli, dkk. (2001). Pendidikan Kesehatan Dalam Keperawatan. Jakarta : EGC.

Sulistyowati. (2009). Rahasia Sehat Dan Cantik Sampai Usila. Yogyakarta : Andi.

Suliswati. (2005). Konsep Dasar Keperawatan Jiwa. Jakarta : EGC.

Supariasa, I Dewa Nyoman. (2001). Penilaian Status Gizi. Jakarta : EGC.

Suparto. (2000). Sehat Menjelang Usia Lanjut. Bandung : Rosda.

Suprapto. (2001). Statistik Teori Dan Aplikasi. Jakarta : Erlangga.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.