PERILAKU ANAK DALAM KEBERSIHAN GIGI DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH

Penulis

  • Desak Made Kurnia
  • Lina Madyastuti Rahayuningrum
  • Retno Twistiandayani

DOI:

https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v4i1.22

Abstrak

ABSTRAK

 

Karies gigi dapat menyerang seluruh masyarakat dan penyakit gigi yang paling banyak diderita oleh sebagian besar penduduk Indonesia. Penyebab karies gigi adalah interaksi berbagai faktor. Termasuk faktor perilaku dalam menjaga kebersihan mulut, faktor makanan, atau kebiasaan makan dan faktor ketahanan dan kekuatan gigi. Hal ini didasarkan pada kurangnya pengetahuan tentang pentingnya menjaga kebersihan mulut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan perilaku anak dalam menjaga kebersihan gigi dengan kejadian karies gigi pada anak-anak usia sekolah di MI Asmaiyah Gresik.

Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah siswa sekolah yang mengalami MI Asmaiyah Gresik sebanyak 112 anak. Sampel yang digunakan untuk sebanyak 87 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling.

Uji statistik menggunakan oleh α chi square <0,05. Menunjukkan anak usia sekolah memiliki pengetahuan dalam menjaga kesehatan gigi α = 0,001. Sikap anak usia sekolah dalam menjaga kebersihan gigi α = 0,002. Dan tindakan anak usia sekolah dalam menjaga kesehatan gigi = 0.000.

Hasil di atas terdapat hubungan dalam menjaga kebersihan perilaku anak mereka dengan kejadian karies gigi pada anak-anak usia sekolah. Diharapkan bahwa orang tua dan guru dapat memberikan motivasi dalam menjaga kebersihan gigi dan dukungan sarana dan prasarana.

 

Kata kunci: Perilaku Anak Dalam Menjaga Kebersihan Gigi, Gigi Karies, Anak Usia Sekolah.

 

 

ABSTRACT

 

Dental caries can attack the whole society and  the most dental disease is suffered by most of the Indonesian population. Cause of dental caries is the interaction of various factors. Include behavioral factors in maintaining oral hygiene, dietary factors, or eating habits and resilience factors and the strength of teeth. It was based on lack of knowledge of the importance of maintaining oral hygiene. Purpose of this study is to explain the correlation of the child's behavior in maintaining dental hygiene with the incidence of dental caries in children of school age in MI Asmaiyah Gresik.

This study uses cross sectional design, the population in this study is school students who experienced MI Asmaiyah gresik were 112 dental caries. Samples used for as many as 87 respondents using purposive sampling. Statistical test using by chi square  α < 0.05. Shows the school-age children have some knowledge in maintaining dental hygiene α  = 0.001. Attitudes of school-age child in maintaining the cleanliness of teeth α = 0.002. And actions of school aged children in maintaining dental hygiene    = 0.000.

Obtained from the above results there is a correlation in maintaining the cleanliness of their child's behavior with the incidence of dental caries in children of school age. Expected that parents and teachers can provide motivation in maintaining dental hygiene and support facilities and infrastructure.

 

Keywords: Children's Behavior In Maintaining Dental Hygiene, Dental Caries, Children Of School Age.

Referensi

Arikunto, S (2000). Prosedur Penelitian. Jakarta : PT. Bina Aksara. Hal 137-255.

Ariningrum, Ratih (2000). Berbagai Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut. Jakarta: Hipocrates.

Azwar, Saifuddin (2007). Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Edisi 2 Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Baum, Lloyd (1997). Buku Ajar Ilmu Konservasi Gigi. Edisi 3, alih bahasa Rasinta Tarigan. Jakarta : EGC.

Houwink B (1993). Ilmu Kedokteran Gigi Pencegahan. Jakarta : Hipokrates.

Kusbandono, Undu (2008). Kesehatan Gigi http : //www.pdgi-online.com/. Akses tanggal 28 Januari 2010, jam 15.00Wib.

Noerdin S (2002). Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut. Majalah Ilmiah Kedokteran Gigi.

Notoatmodjo, S (2003). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineke Cipta.

Nursalam (2009). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Edisi 2. Jakarta: Salemba Medika

Nursalam(2003). Manajemen Keperawatan ; Aplikasi Dalam Praktek Keperawatan Profesional. Jakarta: Salemba Medika .

Pillot T (1993). Ilmu Kedokteran Gigi Pencegahan. Jakarta : Hipokrates.

Sastroasmoro, Sudigdo (2002) Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Sagung Seto.

Situmorang N (2002) Praktek kesehatan Ibu dan Karies Gigi Pada Anak. Majalah Ilmiah Kedokteran Gigi.

Sriyono Niken Widyanti (2009). Pengantar Ilmu Kedokteran Gigi Pencegahan. Yogyakarta : Medika-Fakultas Kedokteran UGM.

Sudibyo (2002). Penanganan Penyakit Periodental di Masyarakat Dalam Rangka Pembangunan Kesehatan Menuju Indonesia Sehat 2010. Jurnal Kedokteran Gigi

Sugiyono (2004). Statistika Untuk penelitian. Bandung : CV Alfabeta.

Suwelo. I (1992). Karies Gigi Pada Anak Dengan Berbagai Faktor Etiologi. Jakarta: EGC.

T.R .Pitt Ford (1993). Restorasi Gigi (The Restoration of Teeth). Edisi 2, alih bahasa Narlan Sumawinata. Jakarta : EGC.

Tarigan. R (1992). Karies Gigi. Jakarta: Hipocrates.

Waisya, Rany (2008). Pencegahan dan Perawatan Karies http:// www.my friend’s blogs/ Akses tanggal 28 Januari 2010 Jam 15.00 Wib.

Wikipedia, Ensiklopedia bebas (2008). Pengetahuan Tentang Perawatan Gigi dan Mulut Dengan Kejadian Karies Gigi. http:// www.blogs.myspace.comp/ Akses tanggal 20 Januari 2010 Jam 10.00 Wib.

Wikipedia, Ensiklopedia bebas (2008). perilaku-kesehatan.html http : //www. Geocities.Com/klinikm/pendidikan-perilaku/. Akses tanggal 28 Januari 2010 jam 15.00 wib.

Wong. D. L (2003) Pedoman Klinis Keperawatan Pediatrik. Edisi 4, alih bahasa Monica Ester. Jakarta: EGC.

Unduhan

Diterbitkan

12-06-2013

Cara Mengutip

Kurnia, D. M., Rahayuningrum, L. M., & Twistiandayani, R. (2013). PERILAKU ANAK DALAM KEBERSIHAN GIGI DENGAN KEJADIAN KARIES GIGI PADA ANAK USIA SEKOLAH. Journals of Ners Community, 4(1), 14–20. https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v4i1.22

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 3 4 > >>