IDENTIFIKASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PEMBATASAN ASUPAN CAIRAN PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS

Roihatul Zahroh, Giyartini Giyartini

Sari


Peningkatan Interdialytic Weight Gain (IWG) umumnya terjadi pada pasien hemodialisisyang tidak dapat menahan asupan cairan. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pembatasan cairan antara lain pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi pengaruh ketiga faktor tersebut di Ruang Hemodialisa  RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik.

Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional.  Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi, di dalam penelitian ini variabel independent adalah pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga, sedangkan variabel dependent adalah kepatuhan pembatasan asupan cairan. Besar sampel 52 orang dengan menggunakan purposive sampling. Analisa data dengan spearman’s rho.

Hasil penelitian didapatkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan pembatasan asupan cairan (ᵖ = 0,032,  ѓ = 0,298), ada pengaruh yang signifikan antara sikap dengan pembatasan cairan (ᵖ = 0.000 , ѓ = 0,591), ada pengaruh dukungan keluarga dengan kepatuhan pembatasan cairan  (ᵖ =  0,008,         ѓ = 0,364).  Faktor yang paling dominan mempengaruhi kepatuhan pembatasan cairan adalah faktor sikap.

Pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga dapat mempengaruhi pasien dalam kepatuhan pembatasan asupan cairan. Motivasi serta keyakinan pasien untuk berperilaku positif dalam mentaati program pembatasan asupan cairan perlu ditingkatkan, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien yang menjalani hemodialisis.

Kata kunci :  Pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dan kepatuhan pembatasan asupan cairan.


Increase in interdialytic of his body weight (iwg) generally occurs in patients hemodialisis which cannot hold fluid intake. The factors that affects the public compliance with regulations to limit the number of a fluid aimed among other things at the highest level of  knowledge, the attitude and family encouragement.The purpose of this study to identify the influence of third factors the Hemodialysa Room  RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik.

Research used the method of descriptive analytic with cross sectional approach. The data collected by using questionnaire and observation sheets, in the independent variable in this study is the knowledge, the attitude and the family encouragement, while the dependent variable was fluid intake restriction compliance. A large sample of 52 people by used purposive sampling. Analysed of data with spearman rho.

The resulted of the study these chareges in the future that there has been recent an influence that in welfare between this knowledge with the public compliance with regulations to limit the number of fluid intake  (ᵖ = 0,032, ѓ = 0,298) , there an effect which is significant between the measures and the behaviour by limitation a fluid           (ᵖ = 0.000, ѓ = 0,591), there an effect family encouragement with the public compliance with regulations to limit the number of a fluid (ᵖ = 0,008, ѓ = 0,364 ). The most dominant factor influencing fluid restriction compliance is the attitude factor.

The level of knowledge of, the attitudes and family encouragement can be influence the patient in the public compliance with regulations to limit the number of fluid intake. Motivation of the creation was as well as a belief that it is a patient to behave positive in restriction the against entering the holy place fluid intake needless in is an effort to increase so that it can be to improve quality of  life patients who underwent hemodialysis.

Key word: knowledge, attitude, family encouragement, and compliance fluid intake restrictions.

DOI: 10.5281/zenodo.1405377


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Bandura, A. (1994). Self-Efficacy. New York : Academic Press, Hal. 71 – 81

Bomar, PJ. (2004). Promoting Health in Families. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Fincham, D. & Moosa, M.R. (2008). Dietary and Fluid Adherence Amang Haemodialysis Patients Atterding Public Sectar Hospitals In The Western Cape.S.Afr. J clin Nutr, Vol.21., no. 2. Hal : 7-12

Hartanti. (2002). Peran Sense of Humor dan Dukungan Sosial pada Tingkat Depresi Penderita Dewasa Pasca Stroke, Anemia Indonesia Psychological Journal. Vol.17, no. 2, Hal 107 – 19

Levey, A.S & Caresh. J. (2012). Chronic Kidney Desease. Lancet, Vol.379. Hal.165-180

Notoatmodjo. (2003). Ilmu Kesehatan Masyarakat, Prinsip-prinsip Dasar. Jakarta : Rineka Cipta

Rekam Medik Unit Hemodialisais RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik. (2016). Rekam Medik Pasien Hemodialisis RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik. Gresik : Tidak dipublikasikan

Sari, L.K. (2009). Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Dalam Pembatasan Asupan Cairan Pada Klien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisis Di Ruang Hemodialisa Dr. Saiful Anwar Malang Jawa Timur. Jakarta: Universitas Indonesia

Sikaneta, T.et al. (2012). Variability in CKD Stage in Outpatients Followed in Two Large Renal Clinic,Int Urol Nephrol, vol. 44. Hal : 1461-1466

Utami, S. (2011). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Dalam Pembatasan Diit Dan Asupan Cairan Pada Pasien PGK di Ruang Hemodialisa RSUP H.Adam Malik Medan Tahun 2010, Kutura, September, Hal. 1-13

Wijaya, Tuti. (2013). Faktor Yang Berhubungan dengan Self Efficacy Pasien Hemodialisis Reguler Dalam Pembatasan Asupan Cairan di Ruang Hemodialisis RSUD Ibnu Sina Gresik. Universitas Airlangga Surabaya : Tidak dipublikasikan


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.