BEBAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN STRES PADA PERAWAT INSTALASI BEDAH SENTRAL

Roihatul Zahroh, Suhartoyo Suhartoyo

Sari


ABSTRAK

 

Layanan perawatan yang berkualitas ditentukan oleh rasio antara total pasien dan perawat yang sesuai. Sumber daya manusia sedikit pada setiap bagian, akan mempengaruhi beban kerja dan lingkungan kerja perawat. Stres yang dirasakan perawat dalam bekerja, menyebabkan perubahan baik secara fisik, psikologis dan perilaku perawat terhadap kinerja perawat dalam memberikan asuhan perawatan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dan lingkungan kerja perawat dengan stres perawat yang bekerja di Instalasi Bedah Sentral RSUD Ibnu Sina Gresik.

Desain cross-sectional digunakan dalam penelitian ini, melibatkan 20 sampel yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Data diolah dan dianalisis dengan menggunakan korelasi spearman rank  disajikan dalam bentuk tabulasi silang dengan tingkat signifikansi α ≤ 0,05.

Hasil uji statistik beban kerja menunjukkan Ï= 0,001, dan lingkungan kerja menunjukkan Ï= 0,011. Hal ini menunjukkan hubungan yang signifikan antara beban kerja dan lingkungan kerja dengan tingkat stres perawat di bedah operasi instalasi.

Peningkatkan kualitas pelayanan dalam mengelola pasien diharapkan sesuai dengan standard praktek asuhan keperawatan yang telah ditetapkan. Penelitian yang lebih banyak tentang faktor penyebab stres perawat dalam bekerja akan meningkatkan kinerja perawat.

 

Kata kunci: Beban Kerja, Lingkungan Kerja, dan Stres.

 

ABSTRACT

 

Service to qualified care over and above at determinative by outgrows it ratio among totals patient but gets becuase among work load and nurse work envoronment. Since it can trigger nurse stress step-up that working, with crescent in height stress causes to arise it good phenomenas physically, psychological and behavioral nurse which on eventually gets ascendant on nurse performance in give upbringing to care to patient. This research intent to know relationship among work load and nurse work environment with nurse stress that work at surgical operation installation Ibnu Sina Gresik General Hospital.

Cross-sectional design was used in this study, involving 20 samples who were taken using purposive sampling. Data were collected using questionnaire. Data were processed and analyzed by means of cross-tabulation with Spearmant rho correlation. Coeffisien correlation with level of error of α ≤ 0,05.

Results releaved that work load had Ï = 0,001, and work environment had Ï = 0,011. This indicated significant correlation between work load and work environment with stress nurse’s degree at surgical operation instalation.

To increase quality of service in managing patient is expected according to standart of nursing care practice which has been specified. It is expected marks sense more research, since is still a lot of factor causativing to increase it working nurse stress at one particular installation at hospital so this research result gets better.

Keywords : Work Load, Work Environment and Stress.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abraham, C. & Sanley, E. (1992). Psikologi Sosial Untuk Perawat. Alih Bahasa Leoni SM. Jakarta : EGC.

Afifi, A.A. & Clark, V. (1990). Computer Aide Multi Variate Analisis, 2th. Edition. New York : National Reinhold Co.

Atikson, M. Jakuelin. (1991). Mengatasi Stres di Tempat Kerja. Jakarta : Binarupa Aksara.

Burns & Grave. (1999). The Practice Of Nursing Research. Philadelphia : Ed. W.B.Saunders Co.

Chandra, B. (1995). Pengantar Statistik Kesehatan. Jakarta : Penerbit Buku EGC Lobiondo Wood.G.

Claus & Karen de Jure. (1980). Living Whit Stres and Promoting. Jakarta : Binarupa Aksara.

DEPKES RI. (1994). Konsep dan Proses Keperawatan. Jakarta : Penerbit PPNI.

Haber, J. (1994). Nursing Research Methods Critical Approach And Utilisation. Philadelpia : Mosby Co.

Hanafiah, S. (1994). Stres Dan Produktifitas Dalam Upaya Kesehatan Kerja. Surabaya : Rumah Sakit Jiwa.

Hawari, Dadang. (2006). Manajemen Stres, Cemas dan Depresi. Jakarta : FKUI

Jasinta F, Rini. (2002). Time Psikologi Com. Jakarta.

Jean, Wallace. (1992). Health Safety, Reduce Job Stres Before It Reduces You. Occupational Health and Safety.

Kozier. (1995). Fundamental of Nursing Consepts.Process ,and Practice. California City : Redwood.

Monat & Lazarus. (1977). Stres and Koping and Antrologiy. New York: Colombia University Press.

Narbuko, C & Achmadi, A. (1999). Metodologi Penelitian. Jakarta : Bumi Alaska.

Notoatmodjo. (1993). Pengantar Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan. Cetakan I. Yogyakarta : Andi offset.

Nursalam. (2002). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.

Nursalam. (2003). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.

Pratiknya, A.W. (1994). Dasar Metodologi Penelitian Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: CV. Rajawali.

Sastroasmoro, S. & Ismail, S. (1995). Dasar - Dasar Metodologi Penelitian Klinik. Jakarta : Binarupa Aksara.

Srikandi. K. (1997). Pengantar Statistika. Surabaya : Citra Media.

Suliswati, dkk. (2005). Konsep Dasar Keperawatan Jiwa. Jakarta : EGC.

Sugiono & Eriwitowo. (2004). Statistik Untuk Penelitian Dan Aplikasinya. Bandung : Edta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.