EKSTRAK BAWANG MERAH MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH

Roihatul Zahroh, Rita Rahmawati, Mohammad Yahya

Sari


ABSTRAK
Bawang merah (Allium ascalonicum) mengandung quercetin dianggap memiliki
potensi sebagai agen hipoglikemik melalui penghambatan enzim alfa amilase yang
berperan dalam pencernaan karbohidrat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengevaluasi pengaruh ekstrak bawang merah dalam menurunkan kadar glukosa darah
pada tikus hiperglikemik.
Penelitian ini untuk menilai pengaruh ekstrak bawang pada tikus yang dijadikan
hiperglikemia menggunakan induksi aloxxan. Penelitian ini merupakan penelitian True
Experiment. Sampel terdiri dari 12 tikus Mus musculus berumur 3-4 bulan, jenis kelamin
jantan yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok 1 tikus dengan pemberian air suling
(kontrol) dan kelompok 2 dengan ekstrak bawang merah yang diberikan 1,5 ml / kg.
Kemudian dianalisis menggunakan uji one way ANOVA dengan tingkat signifikansi
α<0,05.
Pada kelompok diabetes diberi ekstrak bawang merah, menunjukkan ada perbedaan
yang signifikan sebelum dan setelah pemberian ekstrak bawang (p = 0.029) selama 7 hari.
Kadar Gula Darah Berarti tikus sebelum dan sesudah perlakuan diberikan 233,83-101,6
mg/dL.
Ekstrak bawang merah (Allium ascalonicum) dapat menurunkan kadar glukosa
darah pada tikus hiperglikemik dengan penurunan yang signifikan dalam bawang ekstrak
1,5 ml / kg berat badan per hari selama seminggu. Oleh karena itu ekstrak bawang dapat
menjadi alternatif herbal dalam menurunkan kadar glukosa darah.
Kata kunci: Ekstrak bawang merah, Kadar glukosa darah
ABSTRACT
Shallot (Allium ascalonicum) contains quercetin considered has a potential as
hypoglycemic agent through its inhibition acting to alpha amylase enzyme which play a
role in carbohydrate digestion. The aim of the present study is to evaluate the effect of
onion extract in blood glucose level reduction in hyperglycemic rats.
This study to assess the effect of onion extract on mice Blood Sugar is used as the
induction of hyperglycemia with aloxxan. This study is an experimental research Pre and
Post Test Control Group Design. Sample consisted of 12 mice Mus musculus tail 3-4
month-old male who were divided into two groups. Group 1 mice by administering distilled
water (control) and group 2 with the shallot extract given 1.5 ml / kg. Then analyzed using
one way ANOVA test with significance level α <0.05.
In the diabetic group given the extract of red onion, shows there are significant
differences before and after administration of onion extract (p = 0029) for 7 days. Blood
Sugar Levels Mean of mice before and after treatment is given from 233.83 to 101.6
Extracts of onion (Allium ascalonicum) can lower blood glucose levels in
hyperglycemic rats with significant decrease in the onion extract 1.5 ml / kg body weight
per day for a week. therefore onion extract may be an alternative in a decrease in blood
sugar levels.
Keywords: Onion extract, Blood glucose level

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


American Diabetes Association. (2007). Gestational Diabetes Mellitus. Diabetes Care 27:

S88-S90.

Ammar N., Okbi S. (2009). Effect of Four Flavonoids on Blood Glucose of Rats. Arch.

Pharm. Res [serial online] 1988 [cited 2009 May 21];11(2):166-168. Available from:

Bio Med Central.

Anonim. (2006)."Standards of Medical Care-Table 6 and Table 7, Correlation between

A1C level and Mean Plasma Glucose Levels on Multiple Testing over 2-3 months.

American Diabetes Association January 2006.

Bender DA, Mayes PA. (2009). Tinjauan Umum Metabolisme dan Penyediaan Bahan

Bakar Metabolik. Dalam: Murray RK, Granner DK, dkk. Biokimia Harper. Edisi ke-

Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC; 138-42.

Bender DA, Mayes PA.(2006). Gluconeogenesis and The Control Of Blood Glucose.

Dalam: A Lange Medical Book: Harper’s Illustrated Biochemistry. Edisi ke-27.

Singapore: McGraw-Hill; 167-76.

Corwin EJ. (1997). Buku Saku Patofisiologi. Pakaryaningsih E, editor. endit BU, alih

bahasa. Jakarta: Buku Kedokteran EGC; 542-56.

Dipper, Lucy T, dkk. (1997). Bridging Inference and Relevance Theory: An Account of

Right Hemisphere Damage. Clinical Linguistics and Phinetics.

Ganong, W. F. (2003). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran Ganong. Edisi 22, Jakarta: EGC.

Mayes, P.A., (2003). Nutrisi. In: Murray, R.K.,et all, eds. Biokimia Harper Edisi 25.

Jakarta: EGC, 623-631.

Guyton and Hall. (1997). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi IX. Jakarta : EGC.

Gustaviani R. (2006). Diagnosis dan Klasifikasi Diabetes Melitus. Jilid 3. Edisi ke-4.

Jakarta: Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI; 1857-9

Horton ES. (1991) Exercise, in : Lebovitz HE (Ed), Therapy for Diabetes Mellitus and

Related Disorders, American Diabetes Association, Inc, Alexandria, Virginia,USA

Jalal R, Bagheri S, Moghimi A, Rasuli M. (2007). Hypoglycemic Effect of Aqueous

Shallot and Garlic Extracts in Rats with Fructose-Induced Insulin Resistance. J Clin

Biochem Nutr [serial online]. [cited 2009 Nov 21]; 41: 218-223. Available from:

PubMed Central.

Masharani U, Karam JH. (2001). Diabetes Mellitus and Hypoglicemia. Edisi ke-40. New

York: McGraw-Hill; 1161-207.

Noer, Sjaifoellah H.M.,dkk. (2003). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam, cetakan ke enam.

Balai Penerbit FKUI : Jakarta

Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia. (2008). Panduan Pelayanan

Medik. Jakarta: PB PAPDI; 19.

Powers AC. Diabetes Mellitus. (2008). Edisi ke-17. New York: McGraw-Hill; 338: 2275-

Rachael G. (2010). Normal Rat Blood Glucose Level. [cited 2010 May 5]. Available from:

http://www.ehow.com.

Sanusi H. (2000). Patogenesis Of Type-2 Diabetes Mellitus and The Benefit of

Metformin. Naskah Lengkap Simposium: Diabetes Mellitus Era Milenium Baru.

Manado: FK UNSRAT; 57-68.

Sherwood, L. (1996). Fisiologi manusia; dari sel ke system 2nd edition. Alih bahasa :

brahm U.Pendit. Jakarta: EGC.

Soegondo S, dkk. (2007). Penatalaksanaan Diabetes Mellitus Terpadu, cetakan ke enam.

Balai Penerbit FKUI : Jakarta.

Suharmiati, (2003) Pengujian Bioaktivitas Antidiabetes Melitus Tumbuhan

Obat ,(online),(http://www.kalbefarma.com/files/cdk/files/06pengujianbioaktivitasA

ntidiabetes.pdf/06pengujianBioaktivitasAntidiabeteshtml, diakses 2september 2007) .


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.