PENDIDIKAN KESEHATAN MENINGKATKAN PERILAKU DIET RENDAH GARAM

Authors

  • Zulfah Rizqiyah Klinik BPJS Ketenagakerjaan Gresik
  • Khoiroh Umah PSIK Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
  • Lina Madyastuti Rahayuningrum PSIK Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

DOI:

https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v4i2.53

Abstract

ABSTRAK
Penderita hipertensi di Banjarsari harus menerapkan diet rendah garam, tapi
kenyataan tetap pasien hipertensi ditemukan tidak melakukan diet rendah garam. Hal ini
disebabkan kurangnya pengetahuan, sikap dan tindakan diet rendah garam pada pasien
hipertensi. Dalam upaya untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan pendidikan
kesehatan yang diperlukan pada diet rendah garam pada pasien hipertensi.
Desain penelitian yang digunakan adalah pre-post-test dalam satu kelompok (satu
kelompok desain pra-post test) dengan populasi sebanyak 37 pasien. Penelitian ini
menggunakan purposive sampling dalam menentukan sampel, diperoleh sampel besar dari
34 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon
Signed Rank Test dengan taraf signifikansi α ≤ 0,05.
Hasil yang diperoleh dari tes ini adalah: Pengetahuan dengan nilai à= 0,001, sikap
dengan nilai à= 0,000 dan tindakan dengan nilai à= 0,001 berarti ada pendidikan
kesehatan untuk mempengaruhi perilaku diet rendah garam pada pasien hipertensi.
Berdasarkan hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test di sini menunjukkan peningkatan dalam
pengetahuan tentang sikap dan tindakan dari diet rendah garam pada pasien hipertensi.
Sehingga hasil akhir menunjukkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap
perilaku (pengetahuan, sikap dan tindakan) diet rendah garam pada pasien hipertensi di
desa Gresik Manyar Banjarsari.
Pendidikan kesehatan pada diet rendah garam diperlukan untuk mempengaruhi
perilaku diet rendah garam. Memesan responden dapat diterapkan dalam kehidupan seharihari.
Kata kunci: Pendidikan kesehatan, perilaku (pengetahuan, sikap dan tindakan), diet rendah
garam dan hipertensi.
ABSTRACT
Patients with hypertension in Banjarsari should implement a low-salt diet, but the
fact remains found hypertensive patients did not perform a low-salt diet. This was due to a
lack of knowledge, attitudes and actions on low-salt diet in hypertensive patients. In an
effort to improve knowledge, attitudes and actions of health education were needed on lowsalt
diet in hypertensive patients.
The study design used was pre-post-test in one group (one-group pre-post test
design) with a population of as many as 37 patients. This study used purposive sampling in
determining the sample, obtained a large sample of 34 respondents who met the inclusion
criteria.
This research uses trials Wilcoxon Signed Rank Test with significance level α ≤
0.05. Results obtained from this test are: Knowledge with values à= 0.001, the attitude
with values à= 0.000 and actions with values à= 0.001. So that means there's HI received
health education to influence the behavior of low-salt diet in hypertensive patients.
Based on the results of Wilcoxon Signed Rank test for the Test in here show an
increased in knowledge about the attitudes and actions of low-salt diet in hypertensive patients. So that the final results show that there is the influence of health education on
behavior (knowledge, attitudes and actions) low-salt diet in hypertensive patients in the
village of Gresik Manyar Banjarsari.
Therefore, health education on low-salt diet is needed to influence the behavior of
low-salt diet. Order the respondent may apply in everyday life.
Keywords: Health education, behavior (knowledge, attitudes and actions), low-salt diet
and hypertension.

References

Aula, Sani,. (2008) Hypertension Current Perspective. Jakarta:Salemba

Arikunto, S. (1998). Prosedur Penelitian. Jakarta: PT. Bina Aksa

Dongeous, Marilyn. E. (1999) Rencana Asuhan Keperawatan. Edisi 3. Jakarta: EGC

Eka, Maria. Hipertensi Diet. www. Ningharmanto.com. Diakses tanggal 20 September

Jam 20.00

Eka, Maria. Berbagai Diet Makanan. Eka Food. Com. Diakses tanggal 14 Oktober 2011.

Jam 17.00

FKUI. (2000). Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta : Media Aescapius.

Guyton, Arthur C, Hall, John E. (2007). Buku ajar fisiologis keperawatan. Jakarta: EGC.

Hart, T.J. (2003). Tanya Jawab Seputar Tekanan Darah Tinggi. Jakarta : Arcah.

Hasan, Iqbal. (2004). Analisa Data Penelitian dengan Statistik. Jakarta : Bumi Aksara.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2003). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta : Rineka

Cipta.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2005). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Nursalam (2008). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian ilmu Keperawatan.

Jakarta : Salemba Medika.

Palmor, A. (2007). Tekanan Darah Tinggi. Jakarta Pusat : Airlangga, hal (30).

Puskesmas Manyar Gresik. (2011) Medical record . Gresik : Puskesmas Manyar Gresik

Purwoko, Adi.dkk (2010) . Konsep Perilaku.www.wikemedia.org.com. Diakses tanggal

Oktober 2011

Raymon & Townsend, R. ( 2010). Tanya Jawab Mengenai Tekanan Darah Tinggi. Jakarta

Barat : Airlangga.

Ridwan, M. (2010). Mengenal, Mencegah, Mengatasi Silent Killer Hipertensi. Jawa

Tengah : Pustaka Widyamara

Robbins dan Kumar. (1995). Buku Ajar Patologi II Edisi. Jakarta:EGC

Sjaifoellah Noer,1996. Ilmu Penyakit Dalam Jilid I FKUI Jakarta

Sugiyono (2007). Statistik untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta.

Suliha, Uli, dkk. (2001). Pendidikan Kesehatan dalam Keperawatan. Jakarta : EGC.

Sunita Almatsier, (2004). Penuntun Diet .Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Sylvia A. Widson W(1994). Pathofisiologi. Edisi 4. Jakarta: EGC

Sylvia, A. dkk . (2001). Statistik Teori dan Aplikasi. Jakarta : Erlangga.

Published

2013-11-05

How to Cite

Rizqiyah, Z., Umah, K., & Rahayuningrum, L. M. (2013). PENDIDIKAN KESEHATAN MENINGKATKAN PERILAKU DIET RENDAH GARAM. Journals of Ners Community, 4(2), 104–112. https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v4i2.53

Issue

Section

Artikel

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>