POVIDONE IODINE 10% (BETADINE) DAN DAUN SIRIH DALAM MEMPERCEPAT PENYEMBUHAN LUKA BERSIH MARMUT

Rita Rahmawati, Hanang Rosyadi

Sari


ABSTRAK

 

Penyembuhan luka adalah proses yang kompleks dan dinamis mengembalikan anatomi kontinuitas dan fungsi. Mempercepat proses penyembuhan dalam perawatan luka menggunakan bahan tambahan seperti betadine, normal Salin, H2O2. Penelitian ini membandingkan efektivitas povidone iodine 10% (betadine), Piper Bettle L dalam mempercepat proses penyembuhan luka bersih itu.

Desain penelitian True Experiment dengan desain kelompok kontrol pretest-posttest dan dilakukan dengan metode simple random. Sebanyak 27 sampel dibagi dalam 3 kelompok: (1) luka bersih kelompok perawatan dengan Piper betle L, (2) kelompok perawatan luka bersih dengan betadine, (3) kelompok kontrol. Data dianalisis dengan menggunakan uji anova.

Hasil penelitian menunjukkan percepatan penyembuhan luka bersih dengan nilai signifikan (F hitung (18,366)> F tabel (5,61), p <0,001). BNT, LSD dan Tukey HSD tes menunjukkan bahwa bersih penyembuhan luka percepatan pada satu kelompok sama dengan kelompok dua (p = 0,729), sedangkan pada kelompok kontrol bersih luka percepatan penyembuhan benar-benar perbedaan dengan kelompok satu (p = 0,000) dan dua ( p = 0,000).

Penelitian lebih lanjut disarankan untuk membersihkan perawatan luka dengan menggunakan Piper Bettle L (daun sirih) dan betadine dapat mempercepat proses penyembuhan luka bersih.

 

Kata kunci: Luka Bersih, Piper betle L, Povidone iodine 10% (betadine)

 

ABSTRACT

 

Wound healing is a complex and dynamic process as bring back the continuity anatomy and function. To quicken the healing process in wound care used additional substance such as betadine, Normal Salin, H2O2. However, using that substance is still controversial. This research to compare the effectiveness of povidone iodine 10% (betadine), Piper Bettle L in quickening clean wound’s healing process.

True experiment study with pretest-posttest control group design system and conducted with simple random methode. 27 sample is divided in 3 groups : (1) clean wound care group with Piper Betle L, (2) clean wound care group with betadine, (3) control group.

Data were analyzed by using One way anova test shows clean wound healing acceleration significantly (F count (18.366) > F tables (5.61), p < 0.001). BNT, LSD and Tukey HSD test indicated that clean wound healing acceleration at group one is equal to group two (p=0.729), while in the control group clean wound healing acceleration is really difference with group one (p=0.000) and two (p=0.000).

Further studies are recommended to clean wound care using piper betle L and betadine can quicken clean wound healing process.

 

Keywords : Clean Wound, Piper Betle L, Povidone iodine 10% (betadine)


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Collier, Mark. (2004). Recognition and management of wound infections. http://www.worldwidewounds.com. Akses tanggal 12 Juni jam 15.45 WIB.

Horan, Gaynes. (2007). Wound Infection. http://Surgical-Tutor.org.uk. Akses tanggal 13 Juli jam 15.45 WIB.

Indosiar Citra Blog. (2006). Daun Sirih Memiliki Khasiat Serba Guna. http://blog.indosiar.com. Akses tanggal 07 Juni jam 21.30 WIB.

Kompas. (2003). Daun Sirih Sebagai Anti Bakteri Pasta Gigi. http://www.kompas.com/kesehatan/news. Akses tanggal 07 Juni jam 21.00 WIB.

Kozier, Barbara, Glenora Erb, Rita Oliveri. (1995). Fundamentals of Nursing, Concepts, Process and Practice, USA: Addison Wesley.

Lia Fairul. (2004). Sejarah dan Khasiat Sirih. http://www.biosirih.semarakmas.com/sirih. Akses tangal 07 Juni jam 20.10 WIB.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2005). Metodologi Penelitian Kesehatan. Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta.

O'dell Michael L. (1998). Skin and Wound Infections: An Overview. http:AAFP.com/News &Publication/Jounals. Akses tanggal 15 Juli jam 13.20 WIB.

Pos Sriwijaya. (2003). Sejuta Khasiat Daun Sirih. www.indomedia.com/. Akses tanggal 07 Juni jam 19.20 WIB.

Potter, Patricia A & anne Griffin Perry. (1997). Fundamentals of Nursing, Concepts, Process and Practice. Fourth Edition. St. Louis: Mosby-yearbook.

Redaksi Agromedia. (2007). Memanfaatkan Pekarangan Untuk Tanaman Obat Keluarga. Jakarta: Agromedia Pustaka.

Smeltzer, Suzanne C. & BrendaG. Bare. (2002). Buku Ajar Keperawatan Medikal-Bedah Brunner & Suddart. Alih bahasa Agung Waluyo, I Made karyasa, Julia, H. Y. Kuncara, Yasmin Asih. Edisi 8. Jakarta: ECG.

Santoso Budi.H. (2006). Toga 1 Tanaman Obat Keluarga Penyembuh; Asma, Batuk, Pilek, Bronkhitis, luka dan sakit perut. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Triarsari. Diah (2006). Daun Sirih Mengobati Mimisan Sampai Keputihan. http://www.depkes.go.id. Akses tanggal 07 Juni jam 21.00 WIB.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.