PENGARUH KETERSEDIAAN SUMBER DAYA KEFARMASIAN TERHADAP PENCAPAIAN INDIKATOR PENGELOLAAN OBAT PUSKESMAS KOTA JAMBI TAHUN 2020

Penulis

  • Hisran H Poltekkes Kemenkes Jambi, Indonesia
  • Salmah Poltekkes Kemenkes Jambi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v13i3.1943

Kata Kunci:

Sumber daya kefaramsian, indicator obat

Abstrak

Telah dilakukan penilitian dengan judul Pengaruh Ketersediaan Sumber Daya Kefarmasian terhadap Pencapaian Indikator Pengelolaan Obat Puskesmas Kota Jambi tahun 2020.  Masalah penelitian adalah belum diketahui kondisi ketersediaan sumber daya  kefarmasian dan bagaimana pengaruhnya  dengan pencapaian indicator obat. Penilitian dilakukan di 20 puskesmas Kota Jambi yang dilaksanakan pada September sampai dengan November 2020. Analisis data berupa distribusi frekuensi, dan uji Kendalls tau b. Dari 20 puskesmas yang ada di Kota Jambi, 5   puskesmas atau (25%) tersedia apoteker dengan jumlah Apoteker 5 orang, sementara TTK berjumlah 54 orang atau rata-rata 1 puskesmas memiliki 2-3 orang TTK. Pengelolaan obat, dari 20 puskesmas, 55,6% puskesmas yang telah melaksanakan pengelolaan obat sesuai standar, 44,4% melaksanakan sebagian dan tidak melaksananakan. Farmasi klinik, Dari 20 puskesmas, baru 28,6% saja yang telah melaksanakan pemberian informasi yang lengkap dan rata-rata 45% puskesmas yang telah melaksanakan Pelayanan Informasi Obat ( PIO). Secara statistic tidak ditemukan adanya hubungan antara kersediaan sumber daya dengan encapaian indicator obat.

Referensi

RI D. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas. 2016.

Pemerintah Daerah Provinsi Jambi. Profil Kesehatan Provinsi Jambi Tahun 2019. 2020. 49-51p p.

Ditjen Yanfar DR. Pedoman Pengelolaan Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan di Puskesmas. 2004.

Herman MJ. ( Analisis Lanjut Data Riset Fasilitas Kesehatan Nasional Tahun 2011 ) Primary Health Center and Pharmacy Practice in Health Center ). Bul Penelit Sist Kesehat. 2011;16:88–98.

Kemkes RI. Permenkes 74 tahun 2016 Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas.

RI DYK. Petunjuk Teknis Permenkes 74 tahun 2016. 1384.

Arfamaini R. Evaluasi Keberadaan Tenaga Kefarmasian Di Puskesmas Wilayah Kota Pontianak. Appl Microbiol Biotechnol. 2016;85(1):2071–9.

Ministry of Health Republic of Indonesia. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor Hk.01.07/Menkes/350/2020 Tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Kesehatan Nomor Hk.01.07/Menkes/813/2019 Tentang Formularium Nasional No Title.

Ministry of Health Republic of Indonesia. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. HK_01.07-MENKES-688-2019 tentang Daftar Obat Esensial Nasional. 2019;1–50.

Athijah, U. dkk 2011.“Profil PenyimpananObat Di Puskesmas Wilayah Surabaya TimurdanPusat”, JurnalFarmasi Indonesia Vol. 5 No. 4.Juli 2011: 213 -222, Surabaya :Departemen Farmasi Komunitas Fakultas Farmasi.Universitas Air langga

Depkes RI. 1979. Farmakope Indonesia Edisi III. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia

Depkes RI. 1995. Farmakope Indonesia Edisi III. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia

Depkes RI. 2006. Pedoman Penggunaan Obat Bebas Dan BebasTerbatas. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia

Holme, D. J, and Peck, H. 1983. Analytical Biochemistry.London: Longman Inc. Page 40

Kemenkes RI. 2010. Materi Pelatihan Manajemen Kefarmasianm di Puskesmas. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia

Kemenkes RI. 2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014 TentangPusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia

Kemenkes RI. 2016. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Puskesmas. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik indonesia

Kemenkes RI. 2016. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Pedoman Manajemen Puskesmas. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia

Unduhan

Diterbitkan

19-09-2022

Cara Mengutip

H, H., & Salmah, S. (2022). PENGARUH KETERSEDIAAN SUMBER DAYA KEFARMASIAN TERHADAP PENCAPAIAN INDIKATOR PENGELOLAAN OBAT PUSKESMAS KOTA JAMBI TAHUN 2020 . Journals of Ners Community, 13(3), 329–339. https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v13i3.1943