PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN TERJADINYA LUKA KAKI PENDERITA DIABETES MELLITUS
DOI:
https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v11i1.1067Abstract
Diabetes disebut penyakit mematikan karena hampir sepertiga orang dengan diabetes tidak mengetahui mereka menderita diabetes mellitus, sampai penyakit tersebut berkembang menjadi serius yang berdampak pada organ atau sistem tubuh lainnya dan mengakibatkan komplikasi DM. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku pencegahan terjadinya luka kaki penderita diabetes mellitus.
Desain penelitian ini menggunakan one group pre test - post test desain, dengan populasi penelitian sebanyak 24 responden dengan tehnik total sampling dan sampel yang diambil 24 responden. Penelitian dilaksanakan di Dusun Karangpoh Kecamatan Bungah bulan Desember 2018 – Januari 2019. Variabel independennya adalah pendidikan kesehatan dengan metode ceramah, dan variabel dependennya adalah perilaku pencegahan terjadinya luka kaki DM. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan observasi.
Hasil penelitian yang diperoleh pengetahuan, sikap dan tindakan menunjukkan dari analisa dengan uji statistik Wilcoxon Ranks Test didapatkan nilai signifikan =0.000 artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode ceramah terhadap perilaku pencegahan terjadinya luka kaki Diabetes Mellitus pada penderita diabetes mellitus.
Pendidikan kesehatan menjadi hal yang penting karena selain sebagai salah satu pilar pengendalian dan juga upaya untuk pencegahan terjadinya luka kaki DM juga menambah wawasan untuk merawat kaki penderita, sehingga memperbaiki kendali glukosa darah.
Kata kunci: Diabetes Mellitus, Pencegahan Luka Kaki, Pendidikan Kesehatan.
DOI: 10.5281/zenodo.4739901
References
American Diabetes Association (ADA). (2014). Foot Care Diabetic. http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/complication/foot-complication/foot-care.htmldiakses tanggal 12 Januari 2014 .
Arisman. (2011). Obesitas Diabetes Mellitus & Dislipidemia. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Aritonang, R. (2014). Efektifitas Penyuluhan dengan Metode Ceramah dan Media Leaflet terhadap Perilaku Penderita Diabetes Mellitus di Klinik RSUD dr.Djasamen Saragih Pematasiantar. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Azwar, S. (2011). Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Budiman & Riyanto A. (2013). Kapita Selekta Kuisioner Pengetahuan Dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta : Salemba Medika pp 66-69.
Damayanti, S. (2015). Diabetes Mellitus dan Penatalaksanaan Keperawatan. Yogyakarta: Nuha Medika
Dinkes Gresik. (2016). Retrieved April Sabtu, 2018, from dinkes.gresikkab.go.id.
Edward. (2015). Faktor Resiko Terjadinya Ulkus Diabetikum Pada Pasien Diabetes Mellitus Yang Di Rawar Jalan dan Inap RSUP. Dr. M. Djamil Dan RSI Ibnu Sina Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, Vol.4 No.1.
Effendi, F. (2009). Keperawatan Kesehatan Komunitas : teori dan praktik dalam keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.
Farida, A. (2010). Pengalaman Pasien DM terhadap kualitas Hidup dalam Konteks Asuhan Keperawatan FKUI. Volume, 5 No.3. Diakses pada tanggal 5 September 2014.
Hartayu, T. (2012). Improving of Type 2 Diabetec Patients’ Knowledge, Attitude and Practice Towards Diabetes Self-care by Implementing Community-Based Interactive Approach-Diabetes Mellitus Strategi, BMC Research, 5, 315.
Ilyas, E. a. (2013). Penatalaksanaan Diabetes Mellitus Terpadu. Jakarta: FKUI
Mandasari, N. N dkk. (2015). Pendidikan Kesehatan dalam Meningkatkan Kepatuhan Merawat Kaki pada Pasien Diabetes Milletus Tipe II.Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
PERKENI (2011). Konsesus Pengelolahan dan Pencegahan Diabetus Mellitus Tipe 2 di Indonesia.
Purwanti, O.S. (2013). Analisis Faktor-faktor Terjadinya Ulkus Kaki pada Pasien Diabetes Mellitus di RSUD DR.Moewardi. Surakarta : Fakultas Ilmu Kesehatan Surakarta.
Romadhon (2011). Gambaran Klinis dan Psikofarmaka pada Ulkus. Surakarta : Cermin dunia Kedokteran.
Rusmanto (2013). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sikap Dan Perilaku Masyarakat Terhadap Kepatuhan Minum Obat Filaria Di RW II Kelurahan Pondok Aren. Jakarta : Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Utama (2013). Penatalaksanaan Diabetes Mellitus Terpadu. Jakarta: FKUI.
WHO (World Health Organisation). (2012). Diabetes. (Online). (http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs312/en).