PENDIDIKAN KESEHATAN MENINGKATKAN PERILAKU PENCEGAHAN DIARE PADA KELUARGA TAHAP 3

Authors

  • Roihatul Zahroh PSIK Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
  • Rita Rahmawati PSIK Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
  • Ika Marlina Abd. Rahman Mahasiswa PSIK FIK Universitas Gresik

DOI:

https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v4i2.54

Abstract

ABSTRAK
Diare merupakan salah satu infeksi saluran pencernaan, jika tidak segera ditangani
bisa mengakibatkan kematian. Pengetahuan ibu tentang pencegahan diare dapat diberikan
meskipun pendidikan kesehatan, dengan pengetahuan pendidikan kesehatan, mengambil
dalam mencegah diare untuk mencegah diare yang dapat meningkatkan status kesehatan.
Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen untuk mendekati Desain
Satu-Group Pretest-posttest, metode sampling yang digunakan adalah purposive sampling,
sampel yang diambil sebesar 23 responden. Variabel bebas adalah variabel dependen,
sedangkan pendidikan kesehatan adalah perilaku (pengetahuan, sikap, tindakan)
pencegahan diare pada tahap keluarga 3. Data penelitian diambil menggunakan kuesioner
dan observasi.
Perhitungan hasil penelitian dengan menggunakan uji Wilcoxon statistik Test,
menunjukkan hasil pengaruh pendidikan kesehatan pada perilaku pencegahan diare pada
keluarga tahap 3 (pengetahuan: à= 0.00, sikap: à= 0,001, tindakan: à= 0,000).
Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan perawat dan tenaga medis lainnya yang
memberikan pendidikan kesehatan dalam upaya untuk membantu ibu (orang tua) atau
masyarakat dalam meningkatkan baik pengetahuan, sikap, dan tindakan dan keterampilan
untuk dapat mencegah diare yang dapat mengurangi angka kematian akibat diare pada
anak balita.
Kata kunci: Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Sikap, Tindakan.
ABSTRACT
Diarrhea is one of the digestive tract infection, if not addressed promptly can result
in death. Mother’s knowledge about the prevention of diarrhea can be provided though a
health education, with health education knowledge, takes in preventing diarrhea to prevent
diarrhea that can improve health status.
Methods this study uses experimental methods to approach One-Group Pretestposttest
Design, sampling method used is purposive sampling, sample are taken by 23
respondents. The independent variable is the dependent variable, while health education is
behavior (knowledge, attitude, action) the prevention of diarrhea in the family stage 3. The
research data was taken using a questionnaire and observation.
From calculations using the Wilcoxon Signed Rank test Test statistics, shows the
results of the effect of health education on diarrhea prevention behaviors on the family
stage 3 (knowledge : à= 0.00, attitude : à= 0.001, action : à= 0.000).
Based on the results of this study is expected that nurses and other medical
personnel providing health education in an effort to help mothers (parents) or the
community in improving both the knowledge, attitudes, and actions and skills to be able to
prevent the diarrhea that can reduce mortality from diarrhea among children under five.
Keywords : Health Education, Knowledge, Attitude, Action.

References

Alimul, Aziz H. (2005). Riset Keperawatan Dan Teknik Penulisan Ilmiah. Jakarta:

Salemba Medika

Alimul, Aziz H. (2009). Pengantar Ilmu Keperawatan Anak 1. Jakarta: Salemba Medika

Hal 12-14

Arikunto, Suharsini, 2006. Prosedur Penelitian Kesehatan, Jakarta : Rineka Cipta

Atmojo, S.M. (1998). Pelitian Dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI,

Survey Kesehatan Nasional 2001, Laporan Studi

Azwar, S. (2003). Sikap Manusia, Teori Dan Pengukurannya. Yogyakarta : Pustaka

Pelajar.

Behrman, et al. (2002). Ilmu Kesehatan Anak Nelson, Vol. 2 Edisi 15. Penerbit

Budiarto, Eko. (2002) Biostatistika Untuk Kedokteran Dan Kesehatan Masyarakat,

Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta, Hal 212-224.

Budiarto, Eko. (2002). Biostatistika Untuk Kedokteran Dan Kesehatan Masyarakat.

Jakarta: EGC

DEPKES RI. (2002) Balai Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Departemen

Kesehatan RI, Survey Kesehatan Nasional 2001, Laporan SKRT 2001 :

StudiMorbiditas Dan Disabilitas, Jakarta, Hal 312

Dep Kes R.I. (1999). Buku Ajar Diare, Pegangan Bagi Mahasiswa , Jakarta, Hal 1-22

Dep Kes R.I. (2002). Pedoman Pemberantasan Penyakit Diare, Jakarta

Depkes R I., 2008. Buku Pedoman Pelaksanaan Program P2 Diare. Jakarta: Ditjen PPM

Dan PL.

Depkes R I., 2009. Pedoman Pemberantasan Penyakit Diare. Jakarta: Ditjen PPM Dan PL.

Depkes R I., 2010. Panduan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di Rumah Tangga. Jakarta:

Pusat Promosi Kesehatan.

Depkes, R I., 2010. Buku Bagan Managemen Terpadu Balita Sakit (MTBS). Jakarta:

Depkes RI.

Depkes, R I., 2010. Buku Saku Petugas Kesehatan Lintas Diare. Jakarta: Ditjen PPM Dan

PL.

Dinkes Sukolegowo, 2011. Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Sukolegowo 2010.

Sukolegowo: Dinkes Sukolegowo.

Luluk Sulistiyono, Dkk. 2011. Pedoman Penyusunan Karya Ilmiah. Edisi Ke Lima. Bunga

Jaya: AKADEMI MELATI.

Mansjoer, Arif (2007). Kapita Selekta Kedokteran Edisi Ketiga Jilid 2. Jakarta: Media

Aesculapius, Hal: 588

Mansjoer Arief, 2007. Kapita Selekta Kedokteran. Ed. Ketiga Jilid Kedua. Jakarta :

Aesculapius

Muhidin, S. A., Dan Abdurahman, M., 2006. Desain Dan Ukuran Sampel Untuk Penelitian

Kuantitatif Dan Kualitatif Di Bidang Kesehatan. Yogyakarta: Gadjah Mada

University Press.

Muhidin, S. A., Dan Abdurahman, M., 2007. Analisis Korelasi, Regresi, Dan Jalur Dalam

Penelitian. Bandung: Pustaka Setia.

Mortalitas 2001 :Atmojo SM, Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Diare

AnakBalita Di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Laboratorium Penelitian

Kesehatan Dan Gizi Masyarakat FK UGM, Yogyakarta,1998. Hal 105

Ngastiyah (2005). Perawatan Anak Sakit. Jakarta: EGC Hal 143-155

Notoatmodjo, S. (2005). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2005). Pengantar Pendidikan Kesehatan Dan Ilmu Perilaku Kesehatan.

Yogyakarta : Andi Offset

Notoatmodjo, S. (2007). Promosi Kesehatan Dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2010). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Nursalam. (2001). Metodologi Riset Keperawatan. Jakarta: Sagung Seto.

Nursalam & Pariani. (2001). Pendekatan Praktis Metodologi Keperawatan. Jakarta:

Sagung Seto.

Nursalam (2003). Konsep Dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan.

Jakarta: Salemba Medika

Nursalam. (2005). Asuhan Keperawatan Bayi Dan Anak. Jakarta: Salemba Medika

Saccharin, Rosa (1996). Prinsip Keperawatan Pediatric. Jakarta : EGC

Satroasmoro, Sudigdo. (2002). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta : CV.

Sagung Seto

Sabrina, Maharani. (2008). Mengenali Dan Memehami Berbagai Gangguan Kesehatan

Anak Hal 134-137

Sunoto. (1998) Pendekatan Diagnostik-Etiologik Diare Akut. Dalam : Penanganan

Mutakhir Beberapa Penyakit Gastrointestinal Anak. Pendidikan Tambahan Berkala

IKA FKUI, Jakarta, Hal 1-23.

Suryani, Soepardan. (2001). Panduan Perawatan Bayi Sakit Dra. B.S.C, M.M.

Sukarni, M. 2002. Kesehatan Keluarga Dan Lingkungan. Bandung: Kanisius

Supartini, Ester (2004). Buku Ajar Konsep Dasar Keperawatan. Jakarta: EGC

Potter &Perry (2005). Fundamental Keperawatan. Volume 1. Jakarta: EGC

Widoyono, (2005). Penyakit Tropis. Jakarta: EGC Hal 145-154

Widjaja, 2002. Mengatasi Diare Dan Keracunan Pada Balita. Jakarta: Kawan Pustaka.

Widyastuti, P. 2005. Epidemiologi Suatu Pengantar.Edisi 2. Jakarta: EGC.

Published

2013-11-05

How to Cite

Zahroh, R., Rahmawati, R., & Abd. Rahman, I. M. (2013). PENDIDIKAN KESEHATAN MENINGKATKAN PERILAKU PENCEGAHAN DIARE PADA KELUARGA TAHAP 3. Journals of Ners Community, 4(2), 113–120. https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v4i2.54

Issue

Section

Artikel

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 > >>