EFEKTIVITAS KONSUMSI TEH DAUN KATUK TERHADAP PERUBAHAN STATUS ANEMIA PADA IBU HAMIL DI UPT PUSKESMAS GAYAMAN MOJOKERTO
DOI:
https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v13i5.2031Kata Kunci:
Anemia, Kehamilan, Teh Daun KatukAbstrak
Defisiensi zat besi merupakan masalah nutrisi utama di negara berkembang dan penyebab utama anemia di dunia. Pengendalian anemia pada wanita usia subur sangat penting untuk mencegah komplikasi anemia pada kehamilan. Anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, bayi berat lahir rendah (BBLR), kematian ibu dan anak, perdarahan, serta penyakit infeksi.
            Desain penelitian menggunakan quasy eksperimen dengan pendekatan penelitian pre-post control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah sebagian ibu hamil dengan anemia di UPT Puskesmas Gayaman Kabupaten Mojokerto yang memenuhi kriteria penelitian sebanyak 30 ibu hamil. Teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling dengan jenis simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pemberian intervensi teh daun katuk dan untuk variabel dependennya adalah kadar hemoglobin pada ibu hamil. Uji analisa data dilakukan menggunakan uji paired t test.
Dari hasil analisa data yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa konsumsi teh daun katuk efektif terhadap perubahan status anemia pada ibu hamil di UPT Puskesmas Gayaman Kabupaten Mojokerto.
Teh daun katuk sebagai salah satu produk olahan daun katuk yang tinggi zat besi, dapat dimanfaatkan untuk membantu ibu hamil dalam mengatasi kejadian anemia yang terjadi selama kehamilan. Hal ini dikarenakan daun katuk mempunyai efek antianemia per 100 g yang diperankan oleh protein 5,8 g, Fe 2,7 g dan vitamin C 239 mg.
Referensi
Adyani, K., Anwar, A. D., & Rohmawaty, E. (2018). Peningkatan Kadar Hemoglobin dengan Pemberian Ekstrak Daun Salam (Syzygium Polyanthum (Wight) Walp) pada Tikus Model Anemia Defisiensi Besi. Majalah Kedokteran Bandung, 50(3), 167–172. https://doi.org/10.15395/mkb.v50n3.1390
Astuti, R. Y., & Ertiana, D. (2018). Anemia dalam Kehamilan. Pustaka Abadi.
Damayanti, D. F., Novianti, R., & Astuti, W. (2020). Efektifitas Pemberian Jus Jambu Biji Terhadap Perubahan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren Nurul Jadid Kumpai Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Kebidanan Khatulistiwa, 6(1), 16. https://doi.org/10.30602/jkk.v6i1.503
Hatini, E. E. (2019). Asuhan Kebidanan Kehamilan. Wineka Media.
Kemenkes RI, K. K. R. I. (2021). Profil Kesehatan Indonesia 2020. In Kementerian Kesehatan RI. https://pusdatin.kemkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-Tahun-2020.pdf
Listyaningsih, U., Sumini, S., & Satiti, S. (2016). Unmet need: Konsep yang masih perlu diperdebatkan. Populasi, 24(1), 72–90.
Putri, I. M., & Ismiyatun, N. (2020). Deteksi Dini Kehamilan Beresiko. JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama, 8(1), 40–51.
Sunarsih, S., Sari, D. Y., Perdana, R. A., & Andriani, V. (2021). Ibu Hamil Sehat Tanpa Anemia (Bumi Setia): Sosialisasi Pencegahan Anemia Dengan Pemanfaatan Olahan Daun Kelor. JURNAL PERAK MALAHAYATI, 3(1), 46–50.
Widatiningsih, S., & Dewi, C. H. T. (2017). Praktik Terbaik Asuhan Kehamilan. Yogyakarta: Trans Media.

