Analisis Kebutuhan Tenaga Perawat Berdasarkan Beban Kerja di Ruang Bedah Pria Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura
DOI:
https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v13i4.2026Keywords:
Workload Indicators Of Staffing Need (WISN), Beban Kerja, PerawatAbstract
Beban kerja merupakan salah satu komponen penting dalam menghitung kebutuhan tenaga, Beban kerja perawat adalah jumlah total waktu keperawatan yang digunakan untuk melakukan kegiatan pokok, kegiatan penunjang dan kegiatan tambahan seorang perawat selama waktu kerja. Tujuan penelitian ini untuk menghitung kebutuhan tenaga perawat yang berada di Ruang Bedah Pria Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura berdasarkan beban kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional, dengan pendekatan kuantitatif, Populasi dalam penelitian ini adalah Perawat berjumlah 18 orang, pengambilan sampel dengan purposive sampling sehingga sampel dalam penelitian ini berjumlah 16 orang, data diperoleh melalui observasi dan telaah dokumen, dianalisis menggunakan workload indicator of staffing need (WISN). Rasio WISN = 1 menunjukkan jumlah staf dan beban kerja dalam keadaan seimbang, bila Rasio WISN < 1 maka beban kerja besar dan tenaga yang ada belum sesuai dengan beban kerja, namun bila Rasio WISN > 1, maka beban kerja semakin kecil artinya jumlah tenaga yang ada melebihi beban kerja. Hasil penelitian diperoleh 22 orang, tenaga yang ada saat ini 18 orang, rasio 0,8 (Rasio WISN < 1) artinya beban kerja meningkat dan tenaga yang ada belum sesuai dengan beban kerja, sehingga dibutuhkan penambahan tenaga 4 orang perawat
References
Manuaba. A., 2000. Ergonomi Kesehatan Dan Keselamatan Kerja, Surabaya: PT.
Guna Widya.
M Ivan Mahdi. Editor: Dimas Bayu, 2021, Jumlah Perawat Mencapai 511.191 pada 2021, https://dataindonesia.id/ragam/detail/jumlah-perawat-mencapai-511191-pada-2021
Notoatmodjo, 2009, Pengembangan Sumber Daya Manusia, Jakarta, Rineka Cipta.
Nursalam, 2003, Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan pedoman skripsi tesis dan istrumen penelitian keperawatan, Surabaya, Salemba medika.
Nursalam. (2014). Manajemen Keperawatan: Aplikasi Dalam Praktik Keperawatan Profesional. Jakarta: Salemba Medika.
Notoatmodjo, 2002, Metodologi Penelitian Kesehatan edisi revisi, cetakan II, Jakarta, Rineka Cipta.
Peraturan Menteri Kesehatan No. 33 Tahun 2015 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan.
Permenkes No. 262/Menkes/Per/VII/1979, tentang Perhitungan Kebutuhan Tenaga
Permenpan Rb Nomor 35 Tahun 2019, Jabatan Fungsional Perawat.
Pangaribuan, 2015, Analisis Kebutuhan Tenaga Perawat Berdasarkan Beban Kerja dengan metode time end motion study dan Workload Indikator of Staffing Need (WISN) di Instalasi Hemodialisa RSUD dr.Djasamen Saragih Pemantangsiantar. https://repositori.usu.ac.id/
Handle/123456789/39557
Permenpan Rb Nomor 1 Tahun 2020, Pedoman Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja.
Pusat Perencanan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan, 2010, Estimasi Kebutuhan SDM Kesehatan, Jakarta, Badan PPSDM Kesehatan Depkes RI
Permenkes Nomor. 3 Tahun 2020 Tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit
Permatasari, Pudjirahardjo, 2015, Kelemahan Workload Indicators Of Staffing Need Sebagai Metode Perhitungan Jumlah Kebutuhan Tenaga Kesehatan Di Puskesmas, Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia Volume 3 Nomor 1 Januari-Juni 2015, http://e-journal.unair.id
Rakhmawati, 2008, Perencanaan Kebutuhan Tenaga Keperawatan Di Unit Keperawatan, Disampaikan pada Pelatihan Manajemen Unit-Bandung, 25 Maret 2008
Safaat, Husnaini, 2019, Analisis Beban Kerja Sebagai Dasar Penentuan Kebutuhan Tenaga Perawat Di Instalasi Rawat Inap Rsud Batara Guru Kabupaten Luwu, Jurnal Fenomena Kesehatan, Volume 02 No 01 Mei 2019, https://scholar.geogle.co.id
Sumantri, 2011, Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta, Kencana prenada media grup.
Sumiarsih, Nurlinawati, 2019, Permasalahan dalam Perencanaan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan di Kabupaten/Kota, Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, Vol. 3, No. 3, Desember 2019, Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan, Jalan Percetakan Negara No. 29 Jakarta 10560, Indonesia, https://do.i.org/10.22435/jpppk.v3i3.2657
Saputri,Misnaniarti, 2010, Perencanaan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan Dengan Metode Workload Indicators Of Staffing Need (Wisn) Di Puskesmas Merdeka Kota Palembang, Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, Volume 1, No.1 Maret 2010, http://www.fkm.unsri.ac.id/
Soesanto, 2019, Penghitungan Kebutuhan Tenaga Keperawatan Berdasarkan WISN di RS. Gotong Royong, Jurnal ilmiah kesehatan (journal of health science) vol.12, No. 2, Agustus 2019, Hal. 71-81, https://doi.org/1033086/jhs.v12i02.554
Swansberg,RC & Swansberg RJ ( 1999) Introductory manajemen and leadership for nurses:
an interactive text, Second edition., Boston : Jones and Bartlett Publishers.
Swansburg Russell, (2001), Pengembangan Staf keperawatan : Alih Bahasa Waluyo Agung,
Asih Yasmin, Jakarta, EGC Penerbit Buku Kedokteran.
Tappen, R.M., Weis, S.A and Whithead, D.K, 1998. Essential of nursing leadership,
Philadelphia: E.A. Davis Company
Tunggareni, Rochmah, 2013, Job Satisfaction Dan Performance Berdasarkan Beban Kerja Tenaga Keperawatan Di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang, Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia Volume 1 Nomor 3 Juli-Agustus 2013, http://journal.unair.ac.id
Undang-undang Republik Indonesia Nomor. 44 Tahun 2009, Tentang Rumah Sakit
Undang-undang Republik IndonesiaNomor. 38 Tahun 2014 Tentang Keperawatan
Wangi, Agusdin, Nurmayanti,2017, Analisis Perencanaan Sumber Daya Manusia (Sdm) Kesehatan Puskesmas Dengan Metode Workload Indicators Of Staffing Needs (Wisn) Di Kabupaten Lombok Barat, Jurnal Magister Manajemen Universitas Mataram, Vol. 6, No. 2, Juni 2017, https://doi.org/10.29303/jmm.v6i2
World Health Organization, 2010. Workload Indicators Of Staffing Need : User‟s Manual.
Geneva : WHO Press. Tersedia: http://www.who.int/resources/wisn_user manual /en/
.http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/124/jtptunimus-gdl-hendraguna-6152-2-bab2he-a.pdf