HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN KEHILANGAN GIGI DAN PEMAKAIAN GIGI TIRUAN DI KELURAHAN PENGASINAN SAWANGAN KOTA DEPOK

Penulis

  • Didik Marsigid Poltekkes Kemenkes Jakarta, Indonesia
  • Lorenta Marpaung Poltekkes Kemenkes Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v13i3.1941

Kata Kunci:

Kehilangan gigi, Pemakaian gigi tiruan, Tingkat pengetahuan

Abstrak

Gigi tiruan merupakan sebagai penganti daerah yang kehilangan gigi, Kehilangan gigi dapat menyebabkan berkurangnya kemampuan untuk melakukan aktivitas pengunyahan,kelainan berbicara,estetik berkurang, bergesernya gigi dan ganguan pada sendi.  Perawatan dengan pemakaian gigi tiruan sebagai pengganti daerah   yang kehilangan gigi sangat penting, akan tetapi tidak semua orang yang kehilangan gigi memakai gigi tiruan. Pengetahuan merupakan salah satu faktor penyebab seseorang dalam melakukan sesuatu tindakan. untuk mengetahui hubungan  tingkat pengetahuan masyarakat dengan  kehilangan gigi dan pemakaian gigi tiruan di Kelurahan Pengasinan Sawangan Kota Depok. ini adalah penelitian deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 100 responden yang merupakan perwakilan dari populasi 28.569 jiwa. Pengumpulan data dilakukan dengan pembagian  kuisioner kepada subyek penelitian yang telah diberi  informed consent. Hasil uji stastistik menunjukan  adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ( P value = 0,000 ), sumber informasi ( P value = 0,000 ) dengan pengetahuan tentang gigi yang hilang terhadap pemakaian gigi tiruan di kelurahan Pengasinan Kecamatan Sawangan Kota Depok.

Referensi

Wahjuni S, Mandanien SA. Pembuatan Protesa Kombinasi dengan Castable Extracoronal Attachments (Prosedur Laboratorium). Journal of Vocational Health Studies. 2017;1(2):75-81.

Australian Institute of Health and Welfare. Patterns of tooth loss in the Australian population 2004 – 06. DSRU Research Report 2008; 38: 1-4.

Wahab SA, Adhani R, Widodo. Perbandingan Karakteristik Pengguna Gigi Tiruan yang Dibuat di Dokter Gigi dengan Tukang Gigi di Banjarmasin. Dentino Jurnal Kedokteran Gigi. 2017;1(1):50-5

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Riskesdas dalam angka Indonesia Tahun 2013. Jakarta: Lembaga Penerbitan Balitbang Kemenkes RI. 2013

Mamesah MM, Wowor VNS, Siagian KV. Persepsi Masyarakat Kecamatan Tompaso Terhadap Pemakaian Gigi Tiruan. Jurnal e-GiGi (eG). 2015;3(2):580-6

Putranti DT, Chandra H. Rendahnya Persepsi Masyarakat Terhadap Pemakaian Gigitiruan di Desa Ujung Rambung, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai. Dentofasial. 2011;10(2):79-131

Titjo OC, Lampus BS, Juliatri. Perilaku masyarakat pengguna gigi tiruan lepasan di kelurahan bahu. Jurnal e-Gigi (eG).2013;1(2):2-5.

Worang TY, Pangemana DHC, Wicaksono DA. Hubungan tingkat pengetahuan orang tua dengan kebersihan gigi dan mulut anak di TK Tunas Bhakti Manado. 2014; 2(02):1-2.

Kawuryan, Uji. (2008). "Hubungan Pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian karies gigi anak SDN Kleco II kelas V dan VI kecamatan Laweyan Surakarta". Skripsi; Universitas Muhammadiyah. (etd.eprints.ums.ac.id/897/1/J210040006.pdf), diakses tanggal 6 Februari 2019

Soekidjo Notoatmodjo, (2010), Ilmu Perilaku Kesehatan , Perpustkaan Nasional, Rineka Cipta: Jakarta 27-30

Zatmika.I, (2009), 89% Anak Derita Penyakit Gigi dan Mulut. http://www.pdgi.online.com diakses Tanggal 9 Februari 2019

Fakhrudi NS. Hubungan Tingkat Pengetahuan Sehat-Sakit dengan Sikap Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta Tentang Perilaku Hidup Bersih dan sehat. Surakarta. jurnal KesMaDasKa 2011: 2(2):13

Ahsar G. Tujuan dan Manfaat Pembuatan Gigi Tiruan (Internet).

http:www.gudangilmugigi.blogspot.com/2012/03/tujuan-dan-manfaat-pembuatan-gigi-tiruan. Diakses pada: 3 April 2019

C. Azodo. B. AkinboboyeRemovable partialdenture use among a selected group of Nigerian undergraduates. European J.Generally Dennstry. 2012:1:30-33

Anshary MF, Cholil, Arya IW. Gambaran Pola Kehilangan Gigi Sebagian Pada Masyarakat Desa Guntung Ujung Kabupaten Banjar. Dentino Jurnal Kedokteran Gigi. 2014:2(2): 138-43

Situni JL, Wowor VNS, Juliatri. Identifikasi Faktor Penghambat Seseorang Menggunakan Gigi Tiruan. Jurnal E-Gigi (Eg). 2013; 1(2): 1-6

Jones JA, Orner MB, Spiro A, Kressin NR. Tooth loss and dentures: patient’s perspectives. Int Dent J 2003; 53: 327-34.

N’Gom PI, Woda A. Influence of impaired mastication on nutrition. J Prosthet Dent 2002; 87: 667-73

Gunadi HA, Margo M, Burhan LK, Suryatenggara F, Setabudi I. Buku Ajar Ilmu Geligi Tiruan sebagian Lepasan Jilid I. Jakarta: Hipokrates. 1991; 12-3,30-9,108

Silviana A, Wowor VNS, Mariati NW. Persepsi Tentang Perawatan Gigi Tiruan Pada Masyarakat Kelurahan Maasing Kecamatan Tuminting Kota Manado. Jurnal E-Gigi (Eg). 2013; 1(2): 1-8 19

Davis DM, Fiske J, Scott B, Radford DR. The emotional effects of tooth loss: a preliminary quantitative study. Br Dent J 2000; 188: 503-6

Thio TLM, Mintjelungan CN, Hutagalung BSP. Pola Kehilangan Gigi Dan Kebutuhan Perawatan Gigi Tiruan Sebagian Lepasan Dikelurahan Meras Kecamatan Bunaken. Jurnal E-Gigi (Eg). 2014; 2(1): 1-5

Shafaruddin R, Arkanudin, Suryadi A. Persepsi Mahasiswa Terhadap Upt. Perpustakaan Universitas Tanjungpura. Jurnal Tesis PMIS UNTAN PSS. 2013; 1-12

Afzal Khan MA, Begum A, Hasan MN, Mohsina N, Jahangir MMR. Cast Removable Partial Denture Improving Appearance And Masticatory Function - A Case Report. Update Dental College Journal. 2011; 1 (1): 14-7

Santika IGPNA. Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Umur Terhadap Daya Tahan Umum (Kardiovaskuler) Mahasiswa Putra Semester II Kelas A Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP PGRI Bali Tahun 20014. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi. 2015; 1: 42 – 7

Akeel R.Attitudes of Saudi male patients toward the replacement of teeth.J Prosthet Dent 2003;90:571-7

Teofilo LT, Leles CR. Patients’ self-perceived impacts and prosthodontic needs at the time and after tooth loss. Braz Dent J 2007; 18 (2): 91-6.

Jubhari EH. Thinking pattern of first grade students towards edentulous replacement. Dent J (Maj Ked Gigi) 2007; 40: 65-9.

Shigli K, Hebbal M, Angadi GS. Attitudes towards replacement of teeth among patients at the Institute of Dental Sciences, Belgaum, India. J Dent Educ 2007; 71 (11): 1467-75.

Indrawati ES. Status sosial ekonomi dan intensitas komunikasi keluarga pada ibu rumah tangga di panggung kidul Semarang Utara. Jurnal Psikologi Undip. 2015; 14(1): 52-7

Kurniawati L, dkk. Hubungan antara tingkat pendidikan, status pekerjaan dan tingkat pendapatan dengan usia perkawinan pertama wanita di Kelurahan Kotalama Kecamatan Kendungkandang Kota Malang. Jurnal Preventia. 2017; 2(1)

Padu F, dkk. Gambaran tingkat pengetahuan masyarakat terhadap pemakaian gigi tiruan di Kecamatan Tondano Barat. Jurnal e-GiGi . 2014;2(2)

Sumartati Yusrina, dkk.Pembuatan Cantilever Bridge Rahang Atas Sebagai Koreksi Estetik. Maj. Ked Gr. 2012; 19(2)

Wiskott H.W Anselm. Fixed Prosthodontics Principles and Clinics. Great Britain: Quintessence Publishing, 2011:1

Allan D.N, Foreman P.C. Petunjuk Bergambar Mahkota & Jembatan. Jakarta: Hipokrates, 1994: 81

Diana Sherly Ida, dkk. Serial Buku Ajar Teknik Gigi, Gigi Tiruan Sebagian Lepasan I. Jakarta: Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Jakarta II, 2011

McCrecken’s. Removable Partial Prosthodonthics. Canada: Elsevier, Inc. 2016

Prawesthi Endang, dkk. Serial Buku Ajar Teknik Gigi, Gigi Tiruan Lengkap Lepasan (GTLL). Jakarta: Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Jakarta II, 2011

Rahn Arthur O, etc. Textbook of Complete Dentures. United States America: People’s Medical Publishing Home, 2009

Pratiwi Donna. Gigi Sehat dan Cantik Perawatan Praktis Sehari-hari. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara, 2009: 122-123

Basker RM, Davenport JC. Prosthetic treatment of the edentulous patient. 4th ed. India : Blackwell Munksgaard, 2008: 21.

Tulandi JDG, Tendean L, Siagian KV. Persepsi pengguna gigi tiruan lepasan terhadap fungsi estetik dan fonetik di komunitas lansia Gereja International Full Gospel Fellowship Manado. Jurnal e-GiGi (eG) 2017; 5(2)

Nurdini A. “Cross sectional VS Longitudinal”:Pilihan rancangan dalam penelitian perumahan pemukiman. Dimensi Teknik Arsitektur 2006;34(1): 52-8

Yusuf Muri A. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta: Prenadamedia Group, 2014

Bungin Burhan. Metode Penelitian Kuantitatif Komunikasi, Ekonomi, dan Kebijakan Publik Serta Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Prenada Media Group, 2011:115

Notoatmodjo Soekidjo. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2010: 176-80

Sinaga EF, Mariati Ni W, Parengkuan Wulan. Status kebersihan gigi dan mulut pada pengguna gigi tiruan sebagian lepasan di RSGMP-PSPDG FK UNSRAT Manado. Jurnal e-GiGi (eG). 2015;3(2): 521-26

Yusup, Pawit M. 2010. Teori dan Praktik Penelusuran Informasi:

Information Reatrieval. Jakarta: Prenada Media Group.

Unduhan

Diterbitkan

17-09-2022

Cara Mengutip

Marsigid, D., & Marpaung , L. . (2022). HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN KEHILANGAN GIGI DAN PEMAKAIAN GIGI TIRUAN DI KELURAHAN PENGASINAN SAWANGAN KOTA DEPOK. Journals of Ners Community, 13(3), 316–328. https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v13i3.1941