ANALISIS BUDAYA TORAJA RAMBU SOLO’ TERHADAP MUTU PENDIDIKAN DI TORAJA (STUDI BUDAYA TORAJA)

Penulis

  • Witarsa Tambunan Administrasi Pendidikan PPs-UKi, Jakarta Indonesia
  • Hotner Tampubolon Administrasi Pendidikan PPs-UKi, Jakarta Indonesia
  • Tarsicius Sunaryo Administrasi Pendidikan PPs-UKi, Jakarta Indonesia
  • Emi Liku Administrasi Pendidikan PPs-UKi, Jakarta Indonesia
  • Hendrik Palinggi Administrasi Pendidikan PPs-UKi, Jakarta Indonesia
  • Oce Payung Limbong Administrasi Pendidikan PPs-UKi, Jakarta Indonesia
  • Nobe Bara’ Rita Administrasi Pendidikan PPs-UKi, Jakarta Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55129/jp.v11i2.1997

Kata Kunci:

Budaya Rambo Solo, Tedong Silaga, Mutu pendidikan

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk menganalisis budaya Toraja rambu solo’ terhadap mutu pendidikan di Toraja; 2) Untuk menganalisis keterlibatan peserta didik pada kegiatan budaya Toraja rambu solo’, secara khusus kegiatan ma’pasilaga tedong (arena adu kerbau); 3) Untuk menganalisis penyebab peserta didik lebih suka mengurus kerbau aduan daripada belajar;4)Untuk menganalisis keterlibatan peserta didik secara terstruktur dan masif dalam perjudian di kegiatan Budaya Toraja rambu solo’; 5) Untuk menganalisis solusi terhadap fenomena peserta didik menghabiskan waktunya di kegiatan budaya Toraja rambu solo’. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan secara triangulasi pada konsidi dan tempat yang alami sehingga data benar-benar alami. Dari hasil analisis diperoleh: 1) Budaya Toraja rambu solo’ secara khusus adu kerbau telah bergeser dari nilai budaya yang sesungguhnya yaitu telah terselubung judi di dalammya; 2) Pelaksanaan adu kerbau sangat ramai dikunjungi masyarakat sehingga anak-anak usia sekolah pun meninggalkan pelajarannya untuk ikut dalam kegiatan tertsebut; 3) Keterlibatan anak-anak usia sekolah  pada kegiatan ini  sebagai penonton dan memberi support bagi kerbau andalannya; 4) Selain pada tempat arena adu kerbau anak-anak terlibat pada sebagai gembala kerbau yang siap menjaga kerbau siang dan malam sehingga mereka rentan dengan minum minuman keras, obat terlarang, seks bebas dan banyak diantara mereka yang putus sekolah; 5)Pada kegiatan arena adu kerbau anak-anak usia sekolah juga ikut dalam kegiatan judi; 6) Adu kerbau yang dilaksanakan dalam rangkaian acara budaya rambu solo’ dan pelaksaannya di sore hari merupakan budaya yang perlu dilestarikan karena merupakan warisan budaya dari para leluhur orang Toraja.

Referensi

Bukori, I., & Munawaroh, K. (2019, December). Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan.

In ICOLEESS: International Conference on Language, Education, Economic and Social Science (Vol. 1, No. 1, pp. 221-237).

Fadhli, M. (2017). Manajemen peningkatan mutu pendidikan. Tadbir: Jurnal Studi Manajemen Pendidikan, 1(2), 215-240.

Ikhwan, A. (2018). Penerapan Manajemen Hubungan Sekolah dan Masyarakat dalam

Perspektif Islam. Al-Hayat: Journal of Islamic Education, 2(1), 1-16.

Nattye, (2021). Toraja: Ada Apa Dengan Kematian? Yogyakarta-Gunung Sopai

Nugrahadi, E. W., & Rinaldi, M. (2017). Pendidikan Sebagai Pendorong Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia. Jurnal Mediasi, 6(02), 34-43.

Midun, H. 2017. Membangun budaya mutu dan unggul di sekolah. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio, 9(1), 50-59.

Guntara, F., Fatchan, A., & Ruja, I. N. (2016). Kajian Sosial-Budaya Rambu Solo’dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 1(2), 154-158.

Qosim, N., & Fatimah, N. 2020. Kultur Sekolah Sebagai Aplikasi Pendidikan Karakter. At Ta'lim: Jurnal Pendidikan, 6(2), 193-200.

Sampe, N. (2020). Rekonstruksi paradigma ekonomis dalam budaya Rambu Solo’di Toraja Utara. BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual, 3(1), 26-43.

Saragih, H., Hutagalung, S., Mawati, A. T., Chamidah, D., Khalik, M. F., Sahri, S.,... & Kato, I. (2021). Filsafat Pendidikan. Yayasan Kita Menulis.

Sujana, I. W. C. (2019). Fungsi dan tujuan pendidikan Indonesia. Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar, 4(1), 29-39

Liku Ada’. J. (2014). Aluk To Dolo Menantikan Tomanurun dan Eran Di Langi’ Sejati: Ia Datang agar Manusia Mempunyai Hidup dalam Segala kelimpahan. Yogyakarta – Gunung Sopai

WIDIYAWATI, N. (2018). Prediksi Siswa Sd Negeri Mojosari Mantup Lamongan Berdasarkan Hasil Lolos Seleksi Di Smp Negeri Menggunakan Metode Naive Bayes (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Gresik).

Manta’, Y. (2012). Aluk, Adat Dan Kurban Dalam Masyarakat Toraja. Yogyakarta – Gunung Sopai

Yuristia, A. (2018). Pendidikan Sebagai Transformasi Kebudayaan. IJTIMAIYAH Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya, 2(1).

File Tambahan

Diterbitkan

25-08-2022

Cara Mengutip

Tambunan, W., Tampubolon, H. ., Sunaryo, T. ., Liku, E. ., Palinggi, H. ., Payung Limbong, O. ., & Bara’ Rita, N. . (2022). ANALISIS BUDAYA TORAJA RAMBU SOLO’ TERHADAP MUTU PENDIDIKAN DI TORAJA (STUDI BUDAYA TORAJA). Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan, 11(2), 296–303. https://doi.org/10.55129/jp.v11i2.1997