Analisis Kualitas Tes dan Butir Soal Sejarah di SMAN 1 Praya Timur
DOI:
https://doi.org/10.55129/jp.v11i2.1911Keywords:
kualitas, tes, butir soalAbstract
Kualitas tes sangat mempengarhui akurasi tes itu sendiri. Oleh karenanya analisis kualitas tes merupakan suatu tahap yang harus ditempuh untuk mengetahui derajat kualitas suatu tes, baik tes secara keseluruhan maupun butir soal yang menjadi bagian dari tes. Dalam penilaian hasil belajar, tes diharapkan dapat menggambarkan sampel prilaku dan menghasilkan nilai yang objektif serta akurat. Tes yang digunakan guru harus memiliki kualitas yang baik dilihat dari berbagai segi. Tes hendaknya disusun sesuai dengan prinsip dan prosedur penyusunan tes, setelah digunakan perlu diketahui apakah tes tersebut berkualitas baik atau kurang baik. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif denganmetode eksperimen semu. Untuk memperoleh data tentunya diperlukan suatu alat atau instrumen. Instrumen yangdigunakan peneliti adalah observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Untuk memperolehdata melalui wawancara, peneliti menggunakan patokan wawancara yang dalamnya terdapat pertanyaan-pertanyaan untuk dijawab oleh partisipan. Kemudian untuk mengumpulkan data melalui observasi, peneliti menggunakan pedoman observasi. Dari hasil analisis menggunakan program ITEMAN, butir soal yang dikelompokkan baik berdasarkan tingkat kesukaran adalah butir 21 butir. Dari hasil analisis menggunakan program ITEMAN, butir soal yang dikategorikan sangat bagus dari segi daya pembeda adalah sebanyak 17 butit, sedangkan yang dikategorikan cukup bagus tidak perlu perbaikan adalah sebanyak 7 butir, yang diketegorikan kurang bagus dan perlu perbaikan adalah sebanyak 3 butir, dan yang dikategorikan jelek adalah sebanyak 2 butir. Berdasarkan hasil analasis menggunakan program ITEMAN, ada satu butir soal yang menunjukkan kemampuan peserta tes tersebut rendah, yaitu terdapat pada butir ke 26. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan bantuan output item and Test Analysis program ITEMAN Version 3.0 MicroCAT Testing System, uji reliabilitas memperoleh hasil 0,467.
References
Adhi, M. I., & Aly, S. M. (2018). Student
perception and post-exam analysis of
one best MCQs and one correct
MCQs: A comparative study. J. Pak.
Med. Assoc, 68(4).
Ahmed, I. A. M., & Moalwi, A. A. (2017).
Correlation between difficulty and
discrimination indices of MCQs type
A in formative exam in anatomy.
Statistik Nilai
N Butir 30
N Respon 513
Mean 23,842
Variance 5,061
Standar Deviasi 2,250
Skew -0,821
Kurtosis 1,029
Minimum 14,000
Maximum 29,000
Median 24,000
Alpha 0,467
SEM 1,642
Mean P 0,795
Mean Item Total 0,247
Mean Biserial 0,508
Journal of Research & Method in
Education, 7(5), 28–43.
Alfiana, H., Karyono, H., & Gunawan, W.
(2021). Analisis butir tes keterampilan
berpikir kritis dan pengetahuan
prosedural grammar bahasa Inggris.
JINOTEP (Jurnal Inov. Dan Teknol.
Pembelajaran), 8(1), 12.
Arikunto, S. (2009). Dasar-dasar Evaluasi
Pendidikan (edisi revisi).
Firmansyah, H. (2018). Analisis Butir Soal
Tes Pilihan Ganda Mata Pelajaran
Penddikan Jasmani Olahraga Dan
Kesehatan Kelas Viii Smp N 1
Wonosari Tahun Ajaran 2017/2018.
Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan
Rekreasi, 7(12).
Mujib, N. R., Toenlioe, A. J. E., &
Praherdhiono, H. (2018). Analisis
butir soal ujian nasional IPA SD/MI
tahun 2015 sampai 2017 berdasarkan
taksonomi Bloom. Jurnal Kajian
Teknologi Pendidikan, 1(2), 149–158.
Utomo, B. (2022). Analisis validitas isi
butir soal sebagai salah satu upaya
peningkatan kualitas pembelajaran di
madrasah berbasis nilai-nilai islam.
Jurnal Pendidikan Matematika
(Kudus), 1(2).
Wulandani, T., Kasih, A. C., & Latifah, L.
(2019). Analisis butir soal HOTS
(high order thinking skill) pada soal
ujian sekolah kelas XII mata pelajaran
bahasa indonesia di SMK An-Nahl.
Parole (Jurnal Pendidikan Bahasa
Dan Sastra Indonesia), 2(4), 485–494.

