Politik Hukum Penentuan Upah Minimum Tahun 2022 Pasca Pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja
DOI:
https://doi.org/10.55129/.v11i4.1887Keywords:
Keadilan Sosial, Upah Minimum, UUCKAbstract
Upaya pemerataan upah di Indonesia dilaksanakan melulaui penentuan upah minimum. Upah minimum harus diterima oleh pekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarganya. Penentuan upah minimum tahun 2022 mendapatkan penolakan dari serikat buruh karena dirasa tidak memenuhi rasa keadilan sosial. Rasa keadilan sosial dalam aspek penentuan upah ditentukan salah satunya oleh kejelasan arah peraturan perundang-undangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arah politik hukum penentuan upah minimum tahun 2022 pasca pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UUCK belum memenuhi rasa keadilan di masyarakat sesuai amanat Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945 karena UUCK yang merupakan Omnibus Law merupakan hal yang masih sangat baru di Indonesia dan proses pembentukannya sarat akan rapat dengar pendapat sehingga peraturan pelaksananya mengenai upah minimum juga belum memenuhi rasa keadilan sosial dan formula pengaturan upah minimum sebaiknya tidak diatur dalam bentuk Peraturan Pemerintah melainkan Undang-Undang demi mencapai tujuan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
References
Dube, A., & Lindner, A. (2021). City limits: What do local-area minimum wages do? Journal of Economic Perspectives, 35(1), 27–50. https://doi.org/10.1257/JEP.35.1.27
Hidayah, N. P., Cloet, Q. R., & Pradhan, D. (2021). The Implementation of Labor Development Principles According to Job Creation Law as a Reason to Protect Wages Rights. Bestuur, 9(1), 68–76.
Iwan, I., Farida, F., Pratiwi, F., Aeniwati, Z., & Laelatussofah, S. (2020). the Omnibus Law on Job Creation and Pancasila As the Legal Ideology in Indonesia. Jurnal Pembaharuan Hukum, 7(3), 246. https://doi.org/10.26532/jph.v7i3.13458
Kadek Agus Sudiarwan, & Putu Ade Hariestha Martana. (2019). IMPLIKASI HUKUM PENGATURAN UPAH MINIMUM SEKTORAL KABUPATEN BADUNG TERHADAP PELAKU USAHA PADA SEKTOR KEPARIWISATAAN DI KABUPATEN BADUNG PROVINSI BALI. Supremasi Hukum: Jurnal Penelitian Hukum, 28(1), 33–53. www.setkab.go.id/inilah-peraturan-pemerintah-nomor-78-tahun-2015-
Mahasin, Z. Z., Naziah, F., & Arifin, R. (2020). Wage Problems in Indonesia in the Human Rights Perspective (Case of Inappropriate Wages for Pot Workers in Tangerang). The Indonesian Journal of International Clinical Legal Education, 2(1), 1–14. https://doi.org/10.15294/ijicle.v2i1.37326
Marimpi, M., & Koning, P. (2018). Youth minimum wages and youth employment. IZA Journal of Labor Policy, 7(1). https://doi.org/10.1186/s40173-018-0098-4
Naumovski, L. (2021). Business Law Service in the Workplace as a Career Trend or To Wage Erosion - Minimum Wage. International Journal of Law and Public Policy, 3(1), 30–48. https://doi.org/10.36079/lamintang.ijlapp-0301.183
Oki Wahju Budijanto. (2017). UPAH LAYAK BAGI PEKERJA/BURUH DALAM PERSPEKTIF HUKUM DAN HAM. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 17(3), 395–412.
Pramono, A. (2020). Settlement of Industrial Relations. Walrev, 02(2). https://doi.org/10.21580/Walrev/2020.2.2.6671
Putra, R. E. (2021). The Omnibus Law in the Perspective of Responsive Law and its Impact on Indonesia’s Economy. Constitutionale, 2(1), 13–26. https://doi.org/10.25041/constitutionale.v2i1.2199
Samawati, P., & Sari, S. P. (2020). Problematic of The Draft of Omnibus Law On Job Creation in Indonesia. Journal of Xi’an University of Architecture & Technology, 9(3), 3892–3906.
Santosa, A. A. G. D. H., Sudiarawan, K. A., & Wijaya, I. M. M. (2021). The Employment Cluster of Omnibus Law: Embodiment the Concept of Nachtwakerstaat or Welfarestate? Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, 15(2), 93–118. https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v15no2.2219
Sisinaru, S. Y., & Harijanti, S. D. (2022). The Constitutionality of Outsourcing Job Regulation in the Law on Job Creation. Law Reform, 18(1), 79–88.
Tan, W. (2022). TENTANG CIPTA KERJA DALAM BIDANG KETENAGAKERJAAN. Dialogica
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Adissya Mega Christia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak cipta dilindungi Undang-undang. Artikel dalam jurnal ini dilindungi oleh Hak Cipta Jurnal Hukum dan penulis artikel ini. Tidak ada bagian dari artikel yang bisa diproduksi ulang tanpa izin pengelolaan jurnal.
