GEL LIDAH BUAYA DAN SILVER SULFADIAZIN MEMPERCEPAT PENYEMBUHAN LUKA BAKAR

Authors

  • Zahid Fikri PSIK Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik
  • Kurnia Adriani Rumah Sakit Semen Gresik

DOI:

https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v5i1.86

Abstract

ABSTRAK
Luka bakar adalah trauma pada kulit yang disebabkan oleh sesuatu yang panas atau
suhu tinggi. Pencegahan infeksi dengan pengobatan luka. Agen topikal yang biasa
digunakan untuk luka bakar adalah sulfadiazin perak. Tapi itu memiliki efek samping yang
mengurangi kecepatan epitelisasi luka. Lidah buaya merupakan salah satu alternatif pilihan
untuk luka pengobatan, karena gel lida buaya mengandung banyak zat yang bermanfaat
untuk mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
perbedaan efektivitas antara gel dan perak sulfadiazin lidah buaya tentang pengendapan
luka bakar penyembuhan dengan ketebalan parsial superfisial pada tikus yang telah
membuat luka bakar.
Penelitian ini menggunakan desain eksperimen. Ada 3 kelompok perlakuan dengan
jumlah sampel 24 tikus. Instrumen yang digunakan untuk mengamati kecepatan
penyembuhan luka bakar pada tikus adalah menggunakan checklist. Analisis data
menggunakan uji One Way Anova.
Ada F kuantitas 1,231 untuk kelompok lidah buaya <s dan 6.500 untuk perak
kelompok sulfadiazin dengan F tabel 10.00. Karena kuantitas F lebih kecil dari F tabel,
maka hipotesis penelitian ditolak. Ini berarti bahwa tidak ada perbedaan antara gel dan
perak sulfadiazin lidah buaya tentang percepatan luka bakar penyembuhan dengan
ketebalan parsial superfisial pada tikus.
Berdasarkan hasil penelitian, gel lidah buaya ini lebih disarankan untuk ketebalan
parsial yang dangkal karena gel lidah buaya lebih alami, mudah untuk mendapatkan dan
lebih murah.
Kata kunci: gel lidah buaya itu, Perak sulfadiazin, ketebalan parsial superfisial
ABSTRACT
Burns is a traumatic at the skin which caused of something hot or high
temperature. The Preventif of infection is treated the wound treatment. Topical agent
which commonly use for burns is silver sulfadiazin. But that have side effect which reduce
the speed of wound epithelialization. Aloe vera is one of the alternative choice to wound
treatment, because the gel contains many substances which beneficial to speed up the
wound healing. This research is purpose to analyze the difference of effectiveness between
aloe vera's gel and silver sulfadiazin about precipitation of burns healing with superficial
partial thickness at mouse which has made burns.
The research used the true experimental design. There are 3 treatment groups with
total sample 24. Checklist is the instrument which use for observe the speed of healing the
mouse's burns. The data analysis is use One Way Anova test.
There are F quantity 1.231 for aloe vera<s group and 6.500 for silver sulfadiazine
group with F table 10.00. Because F quantity is smaller than F table, then the research
hypothesis rejected. It's mean that there is no difference between aloe vera's gel and silver
sulfadiazin about precipitation of burns healing with superficial partial thickness at the
mouse. Based on the result, aloe vera’s gel is more suggested for superficial partial
thickness treadment because this is natural, easy to get and cheaper.
Keywords: Aloe vera's gel, Silver sulfadiazin, Superficial partial thickness

References

Bunner dan Suddarth.(1996). Keperawatan Medikal Bedah: Buku Saku, Jakarta: EGC

Brookes, Martin.(2005).Bengkel Ilmu: Genetika, Jakarta: Erlangga

Farrel. Dean.(2008).Panduan Cerdas Saat Darurat, Jakarta: Locus

Furnawati, Irni.(2007). Khasiat dan Manfaat Lidah Buaya.

Gaylene dan Patricia, C.(2000). Fundamental and Advanced Nursing Skill, Canada:

Thomson Learning

Grace, Pierce dan Borley, Nell.(2007). At a Glance Ilmu Bedah edisi ke tiga, Jakarta:

Erlangga

Hariana, Arief. (2008).Tumbuhan Obat dan Khasiatnya, Jakarta: Penebar Swadaya

Hopfer, Judith. (2005). Pedoman Obat Untuk Perawat, Jakarta: EGC

Hudak dan Gallo. (1996). Keperawatan Kritis, Pendekatan Holistik edisi IV, Jakarta: EGC

Kuraesin, Titi. (2007). Mengenal Luka dan Penanganannya, Bandung: PT Karya Kita

Kartono, Muhamad.(2005). Pertolongan Pertama, Jakarta: Gramedia

Muhlisa, Fauziah.(2002). Taman Obat Keluarga, Jakarta: Penebar Swadaya

Nursalam.(2003). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperwatan,

Jakarta: Salemba Medika

PSIK Universitas Gresik.(2007). Pedoman Penyusunan Proposal dan Skripsi, Gresik:

PSIK Fakultas Kesehatan Universitas Gresik

Redaksi Agromedia.(2002). Taman Obat Keluarga, Jakarta: Penebar Swadaya

Redaksi OVA.(2010). Hebatnya Obat Herbal, Jogjakarta: OVA Publisher

Sabiston.(1995). Buku Ajar Bedah, Jakarta: EGC

Yohannes.(2005). Olahan Lidah Buaya, Surabaya: Trubus Gisana

Wijayakusuma, Hembing. (2007). Penyembuhan dengan Lidah Buaya, Jakarta: Indocamp

Sarana Pustaka Prima

Published

2012-06-05

How to Cite

Fikri, Z., & Adriani, K. (2012). GEL LIDAH BUAYA DAN SILVER SULFADIAZIN MEMPERCEPAT PENYEMBUHAN LUKA BAKAR. Journals of Ners Community, 5(1), 93–100. https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v5i1.86

Issue

Section

Artikel