ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERBILLIRUBIN (FACTOR ANALYSIS - FACTORS RELATED TO THE INCIDENT HIPERBILLIRUBIN)

Authors

  • Lilis Fatmawati
  • Sumiati Sumiati

DOI:

https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v8i1.281

Abstract

Hiperbillirubin adalah satu keadaan dimana kadar billirubin dalam darah melebihi batas atas nilai normal billirubin serum. Kejadian Hiperbillirubin pada bayi dipengaruhi oleh:faktor Incompatibilitas golongan darah ibu dan bayi ABO, faktor prematuritas dan faktor rendahnya asupan Asi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan faktor perbedaan golongan darah ibu dan bayi, faktor prematuritas dan faktor rendahnya asupan asi dengan kejadian hiperbillirubin.Desain penelitian yang digunakan dengan pendekatan case control. Metode sampling yang digunakan adalah purpose sampling.sampel yang diambil adalah 24 bayi dengan hiperbillirubin. Variabel independen adalah faktor incompatibilitas ABO,faktor prematuritas dan faktor rendahnya asupan Asi. Variabel dependen adalah kejadian hiperbillirubin. Data penelitian diambil menggunakan observasi dan kuisoner. Dari perhitungan uji statistik spearman Rank Correlation dengan bantuan software SPSS for windows 17.0. dengan tingkat kemaknaan p<0,05 maka hipotesis diterima. Penelitian menunjukkan ada hubungan antara incompatilbilitas golongan darah ABO dengan kejadian hiperbillirubin pada spearman’s rho p= 0,004 dan r= 0,530 yang berarti mempunyai korelasi sedang,pada faktor prematuritas spearman’s rho p= 0,018 dan r = 0,430 mempunyai korelasi sedang dan pada faktor rendahnya asupan Asi spearman’s rho p = 0,042 dan r = 0,418 menunjukkan ada hubungan dengan korelasi sedang. Berdasarkan penelitian ini,saran untuk rumah sakit tetap mempertahankan SOP penanganan bayi dengan hiperbillirubin dan program pelayanan home care pada bayi untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih lanjut, perawat juga memperhatikan dan mempertahankan pelayanan terutama pada bayi dengan resiko hiperbillirubin. Kata kunci : Incompatibilitas ABO, prematuritas, rendahnya asupan Asi, hiperbillirubin. Hiperbillirubin is billirubin levels in the blood exceeds the upper limit of normal values of serum billirubin. Hiperbillirubin incidence in infants are affected by: Incompatibilitas of maternal and infant blood group ABO, prematurity and low intake Breast milk. The purpose of this study to determine the relationship between blood type differences in mothers and babies, prematurity factors and low Breast milk with the incidence hiperbillirubin.The design used case control and purpose sampling. Sample taken were 24 infants of hiperbillirubin. The independent variable were the ABO incompatibilitas factors, factors prematurity and low intake factors Breast milk. The dependent variables was the incidence hiperbillirubin. The data were taken using observation and questionnaire.Statistical test Spearman Rank Correlation with SPSS for windows 17.0. with a significance level of p <0.05 then the hypothesis is accepted. Research shows there is a relationship between incompatilbilitas ABO blood group to the events hiperbillirubin on Spearman's rho p = 0.004 and r = 0.530, which means having the correlation was, on factors prematurity Spearman's rho p = 0.018 and r = 0.430 correlate moderate and the factor of low intake of Breast milk Spearman's rho p = 0.042 and r = 0.418 showed no association with moderate correlation. Based on this research, advice to hospital retains the handling SOP baby with hiperbillirubin and program of home care services to infants to prevent further complications, nurses also pay attention and maintain services, especially in infants with risk hiperbillirubin. Keywords : Incompatibilitas ABO, prematurity, low intake of breast milk, hiperbillirubin. DOI: 10.5281/zenodo.1405886

References

Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktis, Rineka Cipta.

Anggraini. (2016). Hubungan antara Persalinan Prematur dengan Hiperbilirubin Neonatus, Poltekes-acid/ejurnal/indek,php/jk/artide/view diakses tanggal 21 september 2016 jam 06.30 wib.

Apriliastuti. (2009). Kejadian Hiperbilirubin Akibat Inkompatibilitas ABO, https://scholar.google.co.id diakses tanggal 21 september jam 06.40 wib.

Agus Riyanto. (2013). Statistik Inferensial untuk Kesehatan, Nuha Medika.

Sumantri, A (2013). Metodelogi Penelitian Kesehatan, Alfabeta.

Buchori lapau.(2012). Metodologi Penelitian Kesehatan Metode Ilmiah Penulisan Skripsi, Tesis dan disertasi, yayasan Obor.

Chandra, B (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan, EGC.

Budiman. (2013). Penelitian Kesehatan, Refika Aditama.

Sondah, J (2013). Asuhan Kebidanan Persalinan Dan Bayi Baru Lahir, Erlangga.

Moeslichan. (2009). Tatalaksana ikterus neonatorum. Jakarta: EGC.

Muslihatun. (2010). Asuhan Neonatus Bayi dan Balita. Yogyakarta: EGC.

Fitramaya.(2010). Neonatal. Jakarta: EGC.

Ngatisyah.(2009). Perawatan Anak Sakit Edisi 2. Jakarta: EGC.

Reni YuliAstutik.(2015). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui, Trans Info Media.

Rulfiah. (2013). Hubungan Frekuensi Pemberian ASI Dengan Kejadian Hiperbilirubin ,Ejurnal.stickesprimanusantara.ac.id/index-php/jks diakses tanggal 26 September 2016 jam 10.57 WIB

Ramaia, S (2015). Asi dan Menyusui, Buana Ilmu Populer.

Saifuddin, AB.( 2009). Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal.

Saryono. (2011). Metodologi Penelitian Kesehatan-penuntun praktis Bagi Pemula, Mitra Cendekia..

Sudarti. (2013). Asuhan Kebidanan Neonatus Resiko Tinggi dan Kegawatan, Jakarta, Nuha Medika.

Sugiono. (2013). Statistika Untuk Kesehatan. Bandung, Alfabeta.

Sudarti. (2014). Pathologi Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Neonatus Resiko Tinggi, Jakarta, Nuha Medika.

Surasmi. (2014). Buku Perawatan Bayi Resiko Tingg, Jakarta, EGC.

Yusariasih. (2015). Asuhan Kebidanan Nifas dan Menyusui, Jakarta, Trans Info Media.

Published

2017-06-06

How to Cite

Fatmawati, L., & Sumiati, S. (2017). ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERBILLIRUBIN (FACTOR ANALYSIS - FACTORS RELATED TO THE INCIDENT HIPERBILLIRUBIN). Journals of Ners Community, 8(1), 11–19. https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v8i1.281

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>