Upaya Pemberdayaan Kader Dalam Mengedukasi Ibu Hamil Dan Ibu Balita Untuk Mencegah Stunting

Authors

  • Odi L Namangdjabar Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Martina Fenansia Diaz Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Jane A. Peni Poltekkes Kemenkes Kupang

DOI:

https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v13i4.2053

Keywords:

Pemberdayaan kader, stunting, balita

Abstract

Studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) 2019 menunjukkan prevalensi stunting pada anak balita Indonesia tahun 2019 sebesar 27,67%. Data yang diperoleh dari Puskesmas Tarus stunting mencapai 22,8% pada tahun 2021 dan untuk Desa penfui Timur terdapat 50 orang bayi/balita yang mengalami Stunting. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman orang tua, terutama pasangan suami istri yang baru memasuki lembaga perkawinan, mengenai stunting. Tujuan  pengabmas memberikan refresing kepada kader dan orang tua tentang status gizi bayi balita dan cara pengolahan bahan pangan lokal. Metode: berupa penyuluhan, Pembentukkan kelompok dan pelatihan pengolahan bahan makanan. Mitra kader berjumlah 20 orang dan di evaluasi dengan post tes yang menunjukkan bahwa 12 responden ( %) berpengetahuan cukup, setelah mendapatkan materi dan diberikan keterampilan melatih terdapat peningkatan pengetahuan repsonden menjadi pengetahuan baik berjumlah 17 orang ( %).

References

Adistie, F., Lumbantobing, V. B. M., &

Maryam, N. N. A. (2018). Pemberdayaan Kader Kesehatan Dalam Deteksi Dini Stunting dan Stimulasi Tumbuh Kembang pada Balita. Media Karya Kesehatan, 1(2), 173–184. https://doi.org/10.24198/mkk.v1i2.18863

Ambarita, L., Husna, A., & Sitorus, H.

(2019). Pengetahuan Kader Posyandu, Para Ibu Balita Dan Perspektif Tenaga Kesehatan Terkait Keaktifan Posyandu Di Kabupaten Aceh Barat. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 22(3), 147–157. https://doi.org/10.22435/hsr.v22i3.65

Bella, F. D., Fajar, N. A., & Misnaniarti,

M. (2020). Hubungan antara Pola Asuh Keluarga dengan Kejadian Balita Stunting pada Keluarga Miskin di Palembang. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 5(1), 15–22.

Sihite, N. W. et al. (2021) “Analisis

Ketahanan Pangan dan Karakteristik Rumah Tangga dengan Kejadian Stunting,†Jurnal Kesehatan Manarang, 7(Khusus), p. 59. doi: 10.33490/jkm.v7ikhusus.550.

Teja M. Stunting Balita Indonesia Dan

Penanggulangannya. Pus Penelit Badan Keahlian DPR RI. 2019;XI(22):13–8

Direktorat Kesehatan Departmen Kesehatan

Keluarga. Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi dan lntervensi Dini Tumbuh Kembang Anak. Bakti Husada. 2016;59.

Yuwanti, Mulyaningrum, F. M. and Susanti,

M. M. (2021) “FaktorFaktor yang Mempengaruhi Stunting pada Balita di Kabupaten Grobogan,†Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat STIKES Cendekia Utama Kudus, 10(1), p. 84. Available at:htpp://jurnal.stikescendekiautamaku dus.ac.id.

Jalpi, A., Rizal, A. and Fahrurazi, F. (2020)

“Pemberdayaan Kader Posyandu Terhadap Kejadian Stunting Di Wilayah Kerja Kelurahan Sungai Miai Kota Banjarmasin,†Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas, 6(2). doi: 10.31602/jpaiuniska.v6i2.3897.

Putri BL, Sriwijaya U. DAN

PERKEMBANGAN BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BALOI PERMAI TAHUN 2019 Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Mendapatkan Gelar. 2019;

Mugianti, S., Mulyadi, A., Khoirul, A., &

Najah, Z. L. (2018). Faktor penyebab anak Stunting usia 25-60 bulan di Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Jurnal Ners Dan Kebidanan, 268–278. https://doi.org/10.26699/jnk.v5i3.ART.p268

Michael, A. . et al. (2005). Comparison of

Home-Based Therapy With Ready-To-Use Therapeutic Food With Standard Therapy in The Treatment of Malnourished Malawian Children: A Controlled, Clinical Effectiveness Trial1-4, Am J Clin Nutr, 81, 864–870.

Published

2022-10-24

How to Cite

Namangdjabar, O. L., Fenansia Diaz, M. ., & A. Peni, J. . (2022). Upaya Pemberdayaan Kader Dalam Mengedukasi Ibu Hamil Dan Ibu Balita Untuk Mencegah Stunting. Journals of Ners Community, 13(4), 465–469. https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v13i4.2053

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.