SURVEILLANCE HIPERTENSI KADER "CERIA" DALAM UPAYA PENCEGAHAN KECACATAN DAN KEMATIAN
DOI:
https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v11i2.1148Abstrak
Masyarakat menganggap hipertensi hal yang biasa sehingga muncul jika sudah parah dan menimbulkan komplikasi. Hipertensi meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Program perawatan kesehatan komunitas untuk menyelesaikan masalah hipertensi adalah melalui pendampingan kader kesehatan. Kader CERIA diharapkan menjadi mitra kerja dalam mengontrol tekanan darah untuk mencegah terjadinya kecacatan dan kematian. Tujuan penelitian adalah menganalisa survillance hipertensi untuk pencegahan kecacatan dan kematian melalui kader CERIA.
Desain penelitian menggunakan quasy experiment dengan one group pre post test group. Variable independent adalah kader CERIA dan variabel dependen adalah tekanan darah. Tehnik pengambilan sampel secara purposive sampling. Populasi penelitian ini adalah 112 orang denagn sampel sejumlah 32 orang yang bersedia dan hadir saat penelitian dengan tekanan darah sistolik >150mmHg. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan seudah perlakuan selama 1 bulan. Analisa data menggunakan uji willxocon.
Hasil penelitian didapatkan 32 orang dari 112 lansia memiliki tekanan darah ≥ 150/90 mmHg. Hasil uji wilcoxon signed ranks test tekanan darah sistolik didapatkan p=0,00 atau p<0,05 yang berarti ada pengaruh surveillance hipertensi kader CERIA terhadap tekanan darah sistolik. Hasil uji wilcoxon signed ranks test untuk tekanan darah diastolik didapatkan nilai p=0,01 atau p<0,05. Hasil tersebut menunjukkan ada pengaruh surveillance hipertensi kader CERIA terhadap tekanan darah diastolik.
Peneliti yang akan melakukan Penelitian tentang hipertensi, terutama hubungannya dengan kader CERIA hendaknya dapat menggunakan sampel yang lebih banyak pada semua usia untuk mendapatkan data yang lebih akurat. Seluruh masyarakat diharapkan dapat menjalankan program CERIA untuk mengontrol tekanan darah dan bukan terbatas pada lansia saja.
Kata kunci: Hipertensi, Kader CERIA, Surveillance
DOI: 10.5281/zenodo.4774780
Referensi
Bhelkar, S., Deshpande, S., Mankar, S., & Hiwarkar, P. (2018). Association between Stress and Hypertension among Adults More Than 30 Years: A Case-Control Study. National Journal of Community Medicine, 9(6), 430–433.
Dzau, V. J., & Balatbat, C. A. (2019). Future of hypertension: The need for transformation. Hypertension, 74(3), 450–457. https://doi.org/10.1161/HYPERTENSIONAHA.119.13437
Grillo, A., Salvi, L., Coruzzi, P., Salvi, P., & Parati, G. (2019). Sodium intake and hypertension. Nutrients, 11(9), 1–16. https://doi.org/10.3390/nu11091970
Hyochol Ahn, et al, 20(2017). ?????? HHSPublic Access. Physiology & Behavior, 176(10), 139–148. https://doi.org/10.1007/s11906-015-0588-3.Influence
K, B., & Wirmawanti, W. (2018). Upaya Pemeliharaan Tekanan Darah Bagi Pasien Hipertensi Di Rsud Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar, 13(1), 9. https://doi.org/10.32382/medkes.v13i1.93
Maftoon, F. (2016). Evaluation of National Program on Prevention and Control of Hypertension : A d v a n c e s i n B i o r e s e a r c h Evaluation of National Program on Prevention and Control of Hypertension : The Study Protocol. January, 14–20. https://doi.org/10.15515/abr.0976-4585.7.3.1520
Mayasari, M., Waluyo, A., Jumaiyah, W., & Azzam, R. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi. Journal of Telenursing (JOTING), 1(2), 344–353. https://doi.org/10.31539/joting.v1i2.849
Nguyen, Q., Dominguez, J., Nguyen, L., & Gullapalli, N. (2010). Hypertension management: An update. American Health and Drug Benefits, 3(1), 47–55.
Nursalam. (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan (4th ed.). Salemba Medika.
Gupta, R dan Guptha, S. (2010). No Title. Indian JournalOf Medical Reearch, 5, 132. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3028941/#CIT24
Santoso, D. (2010). Membonsai hipertensi. PT.Temprina Media Grafika.Surabaya
Triyanto, E. (2014). Pelayanan Keperawatan Bagi Penderita Hipertensi Secara Terpadu. Yogyakarta: Graha Ilmu
Zahroh, R. dan Khasanah, N. (2016). Jus Belimbing Manis (averrhoa carambola) Kombinasi Wortel (daucus carota) Menurunkan Tekanan Darah. http://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/109

