SA STRATEGI PENGELOLAAN BUDAYA DISIPLIN DALAM RANGKA MENINGKATKAN KINERJA (STUDY MULTI SITUS) DI SDN BATOKABAN 1 DAN BATOKABAN 2
Strategi, Pengelolaan Budaya Disiplin, Meningkatkan kinerja
Keywords:
Strategi, Pengelolaan Budaya Disiplin, Meningkatkan kinerjaAbstract
Terjadinya perilaku tidak disiplin di sekolah tersebut menunjukkan bahwa telah terjadi permasalahan serius dalam hal pendidikan karakter disiplin. Munculnya perilaku tidak disiplin menunjukkan bahwa pengetahuan yang terkaitdengankarakter yang didapatkan siswa di sekolah tidak membawa dampak positif terhadap perubahan perilaku siswa sehari-hari. Tujuan penelitian ini 1)Mendeskripsikan Strategi Pengelolaan Budaya Disiplin Dalam Rangka Meningkatkan Kinerja, 2) Mendeskripsiakn strategi Pengelolaan Budaya Disiplin Dalam Rangka Meningkatkan Kinerja di SDN Batokaban, 3) Mendeskripsiakn strategi Pengelolaan Budaya Disiplin Dalam Rangka Meningkatkan Kinerjadi SDN Batokaban 2.
Berdasarkan rumusan masalah dan judul pada penelitian ini, maka penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu data bisa berasal dari naskah wawancara, catatan lapangan, dokumen pribadi, catatan memo, dan dokumen resmi lainnya. Sehingga tujuannya adalah ingin memahami realitas empiris dibalik fenomena yang ada secara mendalam, rinci, dan tuntas.
Hasil penelitian ini Konsep Pengelolaan Budaya Disiplin Dalam Rangka Meningkatkan Kinerja. Kedisiplinan guru adalah sikap penuh kerelaan dalam mematuhi semua peraturan dan norma yang ada dalam menjalankan tugasnya sebagai bentuk tanggungjawab terhadap pendidik anak didiknya. Strategi Pengelolaan Budaya Disiplin Dalam Rangka Meningkatkan Kinerja di SDN Batokaban 1 Kedisplinan Di SDN Batokaban 1 dapat dilihat dari indikator seperti : guru datang ketempat kerja tepat waktu ; berpakaian rapih, sopan, memperhatikan etika cara berpakaian sebagaimana mestinya seorang pegawai; Strategi Pengelolaan Budaya Disiplin Dalam Rangka Meningkatkan Kinerja di SDN Batokaban 2. SDN Batokaban 2 menekankan Disiplin korektif, yakni upaya mengarahkan siswa untuk tetap mematuhi peraturan. Bagi yang melanggar diberi sanksi untuk memberi pelajaran dan memperbaiki dirinya sehingga memelihara dan mengikuti aturan yang ada.embicarakan tentang disiplin sekolah tidak bisa dilepaskan dengan persoalan perilaku negatif siswa.