KEBIASAAN MEROKOK DENGAN PENURUNAN KAPASITAS VOLUME PARU
DOI:
https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v5i2.98Abstract
ABSTRAK
Merokok merupakan masalah besar bagi kesehatan. Konsumsi tembakau bisa
menjadi penyebab utama kematian di dunia yang harus dapat dicegah. Penurunan fisiologi
paru-paru dapat diukur dengan spirometer sehingga didapatkan nilai FVC (Force Volume
Capacity). Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan hubungan perilaku merokok
dengan penurunan kapasitas volume paru.
Desain penelitian ini adalah cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Unit
Medical Check-Up Rumah Sakit Semen Gresik pada bulan September 2012. Sampel yang
didapatkan sebanyak 27 responden yang dipilih dengan cara purposive sampling.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan observasi serta
dianalisis dengan menggunakan uji statistik korelasi spearman rank dengan tingkat
signifikan 0,05.
Hasil penelitian ini adalah 12 orang (44,4%) memiliki perilaku merokok ringan, 11
orang (40,7%) memiliki perilaku merokok rata-rata, dan 4 orang (14,8%) memiliki
perilaku merokok berat. Hasil penelitian untuk kapasitas volume paru antara lain: 13 orang
(48,1%) memiliki paru-paru yang normal, 13 orang (48,1%) memiliki paru restriktif
ringan, 1 orang (3,7%) memiliki paru restriktif sedang dan tidak ada responden yang
memiliki paru restriktif berat. Hasil uji analisis korelasi spearman rank ï²=0,169 (ï²>0,05),
tidak ada hubungan yang signifikan dari perilaku merokok dengan penurunan kapasitas
volume paru.
Semua orang disarankan untuk mengurangi konsumsi rokok dan melakukan
olahraga secara teratur supaya kapasitas volume paru normal.
Kata kunci: Kebiasaan merokok, Kapasitas volume paru
ABSTRACT
Smoking was a big problem for health. Tobacco consumption could became the
first leading cause of death in the world which should be able to be prevented. Decreasing
physiology of lungs can be measure with spyrometry to get the value of FVC (Force
Volume Capacity). The purpose of this research was to explain the relationship of smoking
behavior with decreasing volume capacity of lung.
Design study was cross sectional design. Study was conducted in Medical Check
Up Semen Gresik Hospital on September 2012. Chosen sample was 27 people which were
selected by purposive sampling. The data was collected by using questionaire and
observation and also analyzed by using statistical test of correlation spearman rank with
level of significant 0.05.
The results of this research were 12 people (44.4%) has light smoking behaviour,
11 people (40.7%) has average smoking behaviour and 4 people (14.8%) has severe
smoking behaviour. There was 13 people (48.1%) has normal lungs, and 13 people
(48.1%) has light restricted lungs, 1 people (3.7%) has average restricted lungs and severe
rastricted lungs was zero. Analyzed result with Spearman Rank Correlation ï²=0.169
(ï²>0.05), there was not significant relationship of smoking behaviour with decreasing
volume capacity of lung.
The sugestion is all people must smoking lessly and doing regular sport in order to
normal volume capacity of lung.
Keywords : Smoking Behaviour, Volume Capacity of Lung
References
Andi.(2004).Konsumsi Rokok dan Prevalensi Merokok. Available
in:http://www.litbang.depkes.go.id/tobaccofree/media/TheTobaccoSourceBook/Buk
uTembakau/ch.1-march.ino_SB1.mar04.pdf + umur + mulai+ merokok+menurut
+depkes.Departemen Kesehatan RI. Diakses tanggal 20 April 2012 jam 19.00 wib.
Baharudin, Syamsurrijal. (2010). Analisis Hasil Spirometri Karyawan PT. X yang
Terpajan Debu di Area Penambangan dan Pemrosesan Nikel, http://mru.fk.ui.ac.id,
diaksestanggal 1 April 2012.
Guyton & Hall, (2007). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran Edisi 11. Jakarta : EGC.
Gustina, T. (2007). Hubungan Kebiasaan Merokok dengan Fungsi Paru Penderita
Tuberkulosis Paru di Kabupaten Kulon Progo dan Kota Yogyakarta. Tesis.
Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.
Khumaida, (2009). Analisa Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Gangguan Fungsi
Paru Pada Pekerja Mebel PT.Kota Jati Furnindo Desa Suwawal Kecamatan
Mlonggo Kabupaten Jepara. Available in:
http://eprints.undip.ac.id/25008/1/KHUMAIDAH.pdf. Diakses pada tanggal 16
Maret 2012
Partodiharjo, S. (2006). Kenali Narkoba dan Musuhi Penyalahgunaan. Jakarta: Erlangga.
Sianturi, G.(2003). Merokok dan Kesehatan. http.//kompas.com. Diakses pada tanggal 25
April 2012 jam 20.00 wib
Suheni, Y. (2007). Hubungan antara Kebiasaan Merokok dengan Kejadian Hipertensi
pada Laki-laki Usia 40 Tahun ke atas di Badan Rumah Sakit Daerah Cepu.
Available in:http://digilib.unnes.ac.id/ gsdl/collect/skripsi/archives/HASH0197
/a25eed54.dir/doc.pdf. Diakses pada tanggal 30 Maret 2012