Hubungan Status Gizi Ibu Dan Pola Asuh Dengan Stunting Pada Balita Usia 24-36 Bulan Di Puskesmas Rambangaru

Penulis

  • Antonetha Rosni Hunggumila Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang
  • Kartini Pekabanda Poltekkes Kemenkes Kupang
  • Veronika Toru [email protected]
  • Ester Radandima Poltekkes Kemenkes Kupang

DOI:

https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v13i1.2630

Kata Kunci:

Nutritional Status, Parenting, Stunting, Toddlers

Abstrak

Stunting describes the condition of failure to thrive in toddlers. Maternal nutritional status during pre-pregnancy, pregnancy and lactation is a critical period for child growth and development. In addition to maternal factors, parenting plays a very important role in the nutritional status of children. This study aims to determine the relationship between maternal factors and child care patterns with stunting. Research Design: The research design used a cross sectional method with a sample size of 106 children under five. Collecting data through interviews using a questionnaire with a sampling technique of systematic random sampling. The variables studied were stunting, maternal nutritional status, SEZ, Hb levels, feeding practices, hygiene habits and child care. Results: Stunting was found to be 43.4%, maternal nutritional status (BMI) was thin by 38.7%, anemia during pregnancy 25.5%, KEK 17%, poor feeding practices by 54%, poor hygiene habits 62, 3% and child caregivers who are not biological mothers 66%. Variables related to stunting were hygiene habits (AOR=3.342;95%CI=1.266-8.825;p=0.01) and KEK variables (AOR=4.293;95%CI=1.054-17.486;p=0.04). Variables that were not associated with stunting were maternal nutritional status (BMI), Hb levels, feeding practices and child care. Conclusion: Chronic energy deficiency during pregnancy and hygiene habits were found to be associated with stunting. Suggestions to increase educational activities for pregnant women about nutrition through empowering groups of MCH enthusiasts and families in an effort to improve family nutrition and clean living behavior.

Referensi

Akombi, B. J., Agho, K. E., Hall, J. J.,

Merom, D., Astell-Burt, T., &

Renzaho, A. M. N. (2017). Stunting

and severe stunting among children

under-5 years in Nigeria: A multilevel

analysis. BMC Pediatrics, 17(1), 1–16.

https://doi.org/10.1186/s12887-016-

-z

Alamsyah, D., Mexitalia, M., Margawati,

A., Hadisaputro, S., & Setyawan, H.

(2017). Beberapa Faktor Risiko Gizi

Kurang dan Gizi Buruk pada Balita

-59 Bulan (Studi Kasus di Kota

Pontianak). Jurnal Epidemiologi

Kesehatan Komunitas, 2(1), 46.

https://doi.org/10.14710/jekk.v2i1.399

Aryastami, N. (2015). Pertumbuhan usia

dini menentukan pertumbuhan usia

pra-pubertas (studi longitudinal IFLS

-1997-2000) [Longitudinal study,

secondary data analisys]. In DisertasiUniversitas Indonesia.

Bella, F. D., Fajar, N. A., & Misnaniarti,

M. (2020). Hubungan antara Pola

Asuh Keluarga dengan Kejadian Balita

Stunting pada Keluarga Miskin di

Palembang. Jurnal Epidemiologi

Kesehatan Komunitas, 5(1), 15–22.

https://doi.org/10.14710/jekk.v5i1.535

Candra, D. A. (2020). Epidemiologi

Stunting. In Fakultas Kedokteran

Universitas Diponegoro, Semarang.

Christiana, I., Nazmi, A. N., & Anisa, F. H.

(2022). Hubungan Pola Asuh Ibu

Dengan Kejadian Stunting Pada Balita

DI Desa Kertosari Wilayah Kerja

Puskesmas Kertosari Banyuwangi.

Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific

Journal of Nursing), 8(2), 397–409.

Gani, L. R., & Nurdian, Y. (2017).

Kejadian Stunting dan kaitannya

dengan penyakit infeksi. Jurnal

Kedokteran Trisakti, 23(3).

Haugen, M., Brantsæter, A. L., Winkvist,

A., Lissner, L., Alexander, J., Oftedal,

B., Magnus, P., & Meltzer, H. M.

(2014). Associations of pre-pregnancy

body mass index and gestational

weight gain with pregnancy outcome

and postpartum weight retention: A

prospective observational cohort study.

BMC Pregnancy and Childbirth.

https://doi.org/10.1186/1471-2393-14-

IOM. (1990). Perspectives on nutrition

during pregnancy: Part I, Weight gain;

Part II, Nutrient supplements. In J Am

Diet Assoc.

https://doi.org/10.17226/1451

Irawati, A., & Rachmalina, R. (2013).

Indeks Massa Tubuh Ibu Pra -hamil

sebagai Faktor Risiko Pertambahan

Berat Badan Ibu Hamil di Kelurahan

Kebon Kelapa dan Ciwaringin,

Kecamatan Bogor Tengah, Kota

Bogor. Jurnal Ekologi Kesehatan, 12,

–127.

Kaiser, R., Campbell, & Christina, G.

(2014). Nutrition and Lifestyle for a

Healthy Pregnancy Outcome. JAND.

https://doi.org/10.1177/155982760731

Karima, K., & Achadi, E. L. (2012). Status

Gizi Ibu dan Berat Badan Lahir Bayi.

Kesmas: National Public Health

Journal, 7(3), 111.

https://doi.org/10.21109/kesmas.v7i3.5

Karundeng, L., Ismanto, A., & Kundre, R.

(2015). Relationship between birth

distance and number of children with

nutritional status of toddlers in Kao

Health Center, Kao District, North

Halmahera Regency. J Keperawatan

UNSRAT, 3(1), 114321.

Kemenkes RI. (2011). Standar

Antropometri Penilaian Status Gizi

Anak. Direktorat Bina Gizi dan

kesehatan ibu dan anak.

Kemenkes RI. (2016). Situasi balita

pendek. In Info Datin,. pusat data dan

informasi kementrian kesehatan RI.

https://doi.org/ISSN 2442-7659

Kemenkes RI. (2018). Hasil Utama

Riskesdas 2018. In Badan Penelitian

dan Pengembangan Kesehatan.

https://doi.org/10.1177/109019817400

Kemenkes RI. (2018). Hasil Riset

Kesehatan Dasar Tahun 2018. In

Kementrian Kesehatan RI (Vol. 53,

Issue 9).

Kumalasari, I., Agung, S., & Putro, G.

(2020). Indigenous Toddlers Stunting:

Ethnographic Study in Tehit and

Yaben Tribes, West Papua. Journal of

Applied Food and Nutrition, 1(2), 38–

https://doi.org/10.17509/jafn.v2i1.427

Mayanda, V. (2017). Hubungan Status Gizi

Ibu Hamil dengan Berat Badan Lahir

Rendah (BBLR) RSIA Mutia Sari

Keamatan Mandau. Menara Ilmu,

(74), 230–238.

Mochtar, F., & Salma, wa ode. (2021).

Riwayat Kekurangan Energi Kronis

Pada Kehamilan Sebagai Prediktor

Kejadian Stunting Pada Anak:

Sistematik Review. Jurnal Ilmiah

Obsgin, 13(4), 39–47.

Najahah, I. (2013). Laporan hasil penelitian

Faktor risiko balita stunting usia 12-36

bulan di Puskesmas Dasan Agung ,

Mataram , Provinsi Nusa Tenggara

Barat Risk factors stunting for 12-36

month old children in Dasan Agung

Community Health Centre , Mataram ,

West Nusa Tengg. Public Health and

Preventive Medicine Archive, 1(2),

–141.

Ni’mah, C., & Muniroh, L. (2015).

Hubungan Tingkat Pendidikan,

Tingkat Pengetahuan dan Pola Asuh

Ibu dengan Wasting dan Stunting pada

Balita Keluarga Miskin. Media Gizi

Indonesia, 10(2015), 84–90.

https://doi.org/Vol. 10, No. 1 Januari–

Juni 2015: hlm. 84–90 terdiri

Nurmalasari, Y., Anggunan, A., &

Febriany, T. W. (2020). Hubungan

Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu

Dan Pendapatan Keluarga Dengan

Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6-

Bulantingkat Pendidikan Ibu Dan

Pendapatan Keluarga Dengan

Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6-

Bulan Di Desa Mataram Ilir

Kecamatan Seputih Sur. Jurnal

Kebidanan Malahayati, 6(2), 205–211.

https://doi.org/10.33024/jkm.v6i2.240

Okky, K. K., Nancy, S. . M., & Kawatu, P.

A. . (2014). Hubungan Pola Asuh Ibu

Dan Berat Badan Lahir Dengan

Kejadian Stunting Pada Anak Usia 13-

Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas

Tuminting Kota Manado. …

Universitas Sam Ratulangi, 25, 1–6.

Rahayu, A., Yulidasari, F., Putri, A. O., &

Rahman, F. (2015). Riwayat Berat

Badan Lahir dengan Kejadian Stunting

pada Anak Usia Bawah Dua Tahun.

Kesmas: National Public Health

Journal, 10(2), 67.

https://doi.org/10.21109/kesmas.v10i2.

Rahmayana, Ibrahim, I. A. I., &

Darmayati, D. S. (2014). Hubungan

Pola Asuh Ibu Dengan Kejadian

Stunting Anak Usia 24-59 Bulan Di

Posyandu Asoka II Wilayah Pesisir

Kelurahan Ba- rombong Kecamatan

Tamalate Kota Makassar Tahun 2014.

Public Health Science Journal, 6(2),

–436.

Senbanjo, I. O., Olayiwola, I. O., Afolabi,

W. A., W.A., A., & Senbanjo, O. C.

(2013). Maternal and child undernutrition in rural and urban

communities of Lagos state, Nigeria:

the relationship and risk factors. BMC

Research Notes, 6, 286.

Subandra, Y., Zuhairini, Y., & Djais, J.

(2018). Hubungan pemberian ASI

Eksklusif dan Makanan Pendamping

ASI terhadap Balita Pendek Usia 2

sampai 5 tahun di Kecamatan

Jatinangor. Jurnal Sistem Kesehatan,

(3).

https://doi.org/10.24198/jsk.v3i3.1699

UNICEF. (2012). Ringkasan kajian gizi ibu

dan anak. In Unicef Indonesia.

UNICEF. (2015). UNICEF’S Approach to

Scaling up Nutrition.

WHO. (2003). Global Strategy for Infant

and Young Child Feeding World

Health Organization. WHO, 23.

https://doi.org/https://dx.doi.org/ISBN

%2092%204%20156221%208

WHO, & UNICEF. (2014). Global

Nutrition Targets 2025: Breastfeeding

policy brief. In World Health

Organization.

https://doi.org/WHO/NMH/NHD/14.7

You, T., Yang, R., Lyles, M. F., Gong, D.,

& Nicklas, B. J. (2005). Abdominal

adipose tissue cytokine gene

expression: Relationship to obesity and

metabolic risk factors. American

Journal of Physiology - Endocrinology

and Metabolism, 288(4 51-4).

https://doi.org/10.1152/ajpendo.00419.

Unduhan

Diterbitkan

30-01-2023

Cara Mengutip

Rosni Hunggumila, A., Pekabanda, K., Toru, V. ., & Radandima, E. . . (2023). Hubungan Status Gizi Ibu Dan Pola Asuh Dengan Stunting Pada Balita Usia 24-36 Bulan Di Puskesmas Rambangaru. Journals of Ners Community, 14(1), 200–209. https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v13i1.2630

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 4 5 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.