Studi Komparasi Hasil Pemeriksaan Mycobacterium Tuberculosis Pada Pasien Suspek Tuberkulosis Dengan Menggunakan Tes Cepat Molekuler dan Mikroskopis di RSUD Karangasem
DOI:
https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v13i1.1746Kata Kunci:
Tuberkulosis, Tes Cepat Molekuler, MikroskopisAbstrak
Tuberkulosis merupakan suatu penyakit kronik menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang menyebabkan jumlah kematian global mencapai 1.3 juta pada tahun 2020 dan ditambah parah setelah adanya pandemi COVID-19 yang mengakibatkan terbatasnya layanan tuberkulosis, kasus di Indonesia selalu mengalami peningkatan tiap tahunnya, tahun 2019 ditemukan sebanyak 543.874 kasus meningkat dari 420.994 kasus di tahun 2017. Metode pemeriksaan yang banyak digunakan di negara endemik tuberkulosis adalah Mikroskopis, namun terdapat beberapa kekurangan dalam penggunaanya dibandingkan dengan metode Tes Cepat Molekuler. Penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan Mycobacterium tuberculosis pada pasien suspek tuberkulosis dengan menggunakan Tes Cepat Molekuler dan Mikroskopis di RSUD Karangasem. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Desember 2021 sampai April 2022 menggunakan sampel sputum yang diperoleh dari RSUD Karangasem. Penelitian menunjukan adanya perbedaan hasil sensitivitas dan spesifisitas pada dua metode. Sensitivitas metode Tes Cepat Molekuler lebih tinggi daripada metode Mikroskopis (100% dan 75%) sedangkan nilai spesifisitas metode Mikroskopis lebih tinggi daripada metode Tes Cepat Molekuler (100% dan 95%).
Referensi
Burhan, E. Dkk. (2020). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberkulosis. Kementerian Kesehatan. https://tbindonesia.or.id/pustaka/pedoman/umum/pedoman-nasional-pelayanan-kedokteran-tata-laksana-tuberkulosis/.
WHO. (2021). Global Tuberculosis Report.https://www.who.int/publications/i/item/9789240037021.Kementerian Kesehatan RI. (2020). Laporan Riset Kesehatan Dasar Tahun 2020.www.kemenkes.go.id.
Dinas Kesehatan Provinsi Bali. (2019). Profile Kesehatan Provinsi Bali 2019. https://www.diskes.baliprov.go.id/download/profil-kesehatan-2019/.
Kementerian Kesehatan RI. (2017). Petunjuk Teknis Pemeriksaan TB dengan TCM. 1-170. www.tbindonesia.or.id.
Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. (2020). Laporan KinerjaDirektorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. 206. https://e-renggar.kemkes.go.id/file2018/e-performance/1-465827-3tahunan-768.pdf.
Kemenkes RI. (2018). Laporan Penelitian Studi Evaluasi Deteksi Kasus TBC Dengan Tes Cepat Molekuler (TCM) di Indonesia Tahun 2018. www. Kemenkes.go.id
Relasiskawati. (2020). Uji Kesesuaian Hasil Pemeriksaan Mikroskopis Basil Tahan Asam Metode Ziehl Neelsen Dengan Tes Cepat Molekuler (GeneXpert) Pada Pemeriksaan Tuberculosis Paru Dari Sampel Sputum. STIKES Perintis Padang.
Pramana, P. H. I., dkk. (2021). Spesifisitas dan Sensitivitas Pemeriksaan Mikroskopis TBC Dibandingkan Pemeriksaan Kultur TBC Pada Pasien Tuberkulosis di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Periode Januari-Desember 2015. Jurnal Medika Udayana, Vol10, No.6.Permatasari, S. dkk. (2021). Validitas Metode Real Time PCR GeneXpert Pada Suspek TB Paru BTA Negatif di RSUD dr. Doris Sylvanus. Jurnal Surya Medika (JSM), Vol.7 No.1
Wijaya, J., N. (2018). Perbandingan Hasil Pemeriksaan BTA Metode Mikroskopis Dengan GENEXPERT Dari Sputum Penderita TB Paru Di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang. https://www.scribd.com/document/404221568/SKRIPSI-docx
Lolong, D., B., dkk., (2018). Laporan Penelitian Studi Evaluasi Deteksi Kasus TBC Dengan Tes Cepat Molekuler (TCM) di Indonesia Tahun 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.Simarmata, O. S., & Lolong, D. B. (2020). Evaluasi Keunggulan Tes Cepat Molekuler dengan Xpert MTB/ RIF Dibanding dengan Uji Mikroskopis dalam Mendiagnosis Tuberkulosis di Indonesia Tahun 2018. Buletin Penelitian Kesehatan, 48(2), 109–116. https://doi.org/10.22435/bpk.v48i2.2875
Zuraida, Z., Latifah, I., & Atikasari, Z. I. (2021). Studi Literatur Hasil Pemeriksaan Tcm (Tes Cepat Molekuler), Mikroskopik Bta Dan Kultur Pada Suspek Tb (Tuberkulosis). Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan, 7(1), 83–87. https://doi.org/10.37012/anakes.v7i1.517

