Analisis Implementasi Pemantapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dalam Sistem Pembelajaran Analysis of Implementation of the Stabilization Unit Level Curriculum (SBC) in the Learning Systems
Abstract
Dalam melaksanakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) sekolah-sekolah mulai melaksanakan berbagai macam persiapan. Karena kurikulum adalah salah satu penentu keberhasilan suatu sekolah dalam pemberdayaan sumber daya manusia. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan juga akan memberikan warna, ciri khas suatu sekolah sehingga ada nilai lebih yang dapat ditampilkan dan berbeda dengan sekolah lain yang ada. Perlu disadari bahwa sumber daya manusia merupakan bagian terpenting yang mempunyai harkat dan martabat sebagai tenaga penggerak untuk mencapai tujuan dari suatu lembaga pendidikan. Seperti yang diamanatkan dalam GBHN tahun 1994 dan tahun 2003 bahwa kualitas sumber daya manusia mendapat perhatian utama dalam setiap gerak pembangunan dan diposisikan sejajar dengan pembangunan ekonomi. Oleh karena itu pembangunan sumber daya manusia terutama sumber daya guru di sekolah harus ditangani secara serius oleh setiap sekolah sebagai lembaga pendidikan yang prefesional. Dengan demikian sudah selayaknya kalau lembaga pendidikan yang terkait maupun guru sama-sama menyadari dan mengetahui arah yang akan dituju untuk meningkatkan mutu pendidikan.
ÂÂÂÂ
Kata kunci : analisis, implementasi, sistem, KTSP
ÂÂÂÂ
ABSTRACT
In implementing the Unit Level Curriculum (SBC) schools started to implement a wide variety of preparations. Because the curriculum is one determinant of the success of a school in the empowerment of human resources. Curriculum Education Unit will also provide color, characteristic of a school so that there is more value that can be displayed and different to other existing schools. Be aware that human resources are the most important part that has dignity as a driving force to achieve the goal of an educational institution. As mandated in the guidelines in 1994 and 2003 that the quality of human resources is a major concern in any development movement and positioned parallel with economic development. Therefore the development of human resources, especially the resources of teachers in schools should be taken seriously by each school as an educational institution that prefesional.
Thus it is proper that the relevant educational institutions and teachers alike are aware of and know the direction that will be addressed to improve the quality of education.
ÂÂÂÂ
Keywords: analysis, implementation, systems, SBC
References
Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama, 2002, Pendekatan Kontekstual
Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jendral Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktur Pembinaan SMP, Jakarta, 2006, Panduan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)
Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, 2003, Pengembangan Kurikulum dan KTSP
Dit. Dikmenum, 2004, Program dan Strategi Pelaksanaan Kurikulum 2004, Jawa Timur
Masri Singarimbun dan Sofyan Effendi, 1989, Metode Penelitian Survey, Edisi Revisi, Lembaga Penelitian Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan social (LP3ES), Jakarta
Menteri Pendidikan Nasional, 2006, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah
Moh. Nasir, 1999, Metode Penelitian, Ghalia Indonesia, Jakarta.
Purwodarminto, WJS,1983, Kamus Umum Bahasa Indonesia PN Balai Pustaka, Jakarta
Sukabdiyah, Srie, 2005, Model-model Pembelajaran Interaktif - Kontekstual, Workshop di Surabaya.