Hubungan Budaya Organisasi dan Pengawasan Kependidikan oleh Kepala Sekolah dengan Mutu Sekolah Di SMA Nurul Hidayah 2 Sampang Relationship Of Organization Culture And Educational Supervision By Principal With Quality Of School In Sma Nurul Hidayah 2 Sampang
Abstract
Budaya organisasi yang kondusif akan mempengaruhi kualitas sekolah agar lebih baik. Upaya untuk mencapai kualitas sekolah tidak mungkin bisa dicapai tanpa usaha dan kerja sama berbagai pihak. Peran kepala sekolah dalam memobilisasi dan mengarahkan guru dan karyawan harus didukung oleh kepemimpinan yang baik didukung oleh kemampuan pengawasan pendidikan. Tujuan penelitian ini sesuai dengan permasalahan yang ada adalah sebagai berikut. Mengetahui hubungan antara budaya organisasi dengan kualitas sekolah. Mengetahui hubungan antara pengawasan pendidikan terhadap kualitas kepala sekolah. Mengetahui hubungan antara prinsip pengawasan pendidikan dan budaya organisasi dengan kualitas sekolah. Hasil analisis korelasi parsial, korelasi antara nilai yang diperoleh dengan budaya organisasi kualitas sekolah 0262 dengan tingkat signifikansi 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara budaya organisasi terhadap kualitas sekolah dengan relasi nilai 0262 dan arah positif karena hubungan nilai r positif berarti semakin tinggi budaya organisasi untuk lebih meningkatkan kualitas keberhasilan sekolah. Hasil analisis korelasi parsial, korelasi antara nilai yang diperoleh dengan budaya organisasi kualitas sekolah 0186 dengan tingkat signifikansi 0,011. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara budaya organisasi dengan kualitas sekolah dengan nilai hubungan 0186 dan arah positif karena hubungan nilai r positif berarti semakin tinggi budaya organisasi untuk lebih meningkatkan kualitas sekolah. Berdasarkan hasil diperoleh angka R korelasi ganda sebesar 0,438. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yaitu budaya organisasi dan pengawasan pendidikan oleh kepala sekolah dengan kualitas sekolah
ÂÂÂÂ
Kata kunci: Organisasi Budaya, Supervisi Pendidikan, Mutu Sekolah
Conducive organizational culture will affect the quality of schools toward better. Efforts to achieve a quality school can not possibly be achieved without the efforts and cooperation of various parties. Principal's role in mobilizing and directing the teachers and employees must be supported by good leadership is supported by the ability of educational supervision. The aim of this study in accordance with the existing problems are as follows . Knowing the relationship between organizational culture with the quality of schools . Knowing the relationship between the educational supervision of the quality of school principals . Knowing the relationship between the principals of educational supervision and organizational culture with the quality of schools. The results of partial correlation analysis , the correlation between the values obtained with the organizational culture of school quality 0262 with a significance level of 0.000. This shows that there is a significant relationship between organizational culture on school quality with value relations of 0262 and the positive direction because the relationship is positive r value means the higher the organizational culture to further improve the quality of school success. The results of partial correlation analysis , the correlation between the values obtained with the organizational culture of school quality 0186 with a significance level of 0.011. This shows that there is a significant relationship between organizational culture with school quality with value relations of 0186 and the positive direction because the relationship is positive r value means the higher the organizational culture to further improve the quality of schools. Based on the results obtained figures R double correlation of 0.438. This shows that there is a relationship that was the culture of the organization and supervision of education by the principal with the quality of schools
ÂÂÂÂ
Key words: Cultural Organizations, Educational Supervision, Quality of Schools
References
Arikunto, Suharsimi, 2006, Dasar-Dasar Supervisi, Jakarta: PT. Rineka Cipta, cet ke-1
Abizar. 1992. Komunikasi Organisasi. Jakarta : P2LPTK.
Abu-Duhou Abtisam, 2003, School-Based Management (Manajemen Berbasis Sekolah), UNESCO, Penerjemah : Noryamin Aini, Suparto, Jakarta : Logos.
Ali, Muhammad. 1995. Strategi Penelitian Pendidikan. Bandung : Angkasa.
Anwar, Idochi. 1994. Evaluasi dan Pengukuran Pendidikan. Jakarta : Depdikbud.
Arcaro, Jerome S. 2006. Pendidikan Berbasis Mutu : Prinsip-prinsip Perumusan dan Tata Langkah Penerapan. Terjemahan Yosal Iriantara. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Arikunto. S. 2000. Manajemen Penelitian. Jakarta : PT Rineka Cipta.
Arikunto, Suharsimi. 2000. Prosedur Penelitian Ilmiah. Bandung : Rosdakarya.
Atmodiwiro, Soebagio. 1991. Kepemimpinan Kepala Sekolah. Semarang : CV. Adi Waskito.
Bush, Tony & Coleeman Maianne. 2000. Leadership and Strategik Management in Education. Terjemahan Fahrurrozi. Yogyakarta : IRCISoD.
Dessler, Gary. 1986. Manajemen Personalia: Teknik dan CONSEP Modern. Terjemahan Agus Drama. Jakarta: Erlangga.
Cangara, Hafied. 2002. Dasar-dasar Kepegawaian. Bandung : Andira.
Collons, Rodger. D. 1987. Menyoroti Sifat-sifat Kepemimpinan. Dalam Timpe, A. Dale. (Ed). 1991. Seni Ilmu dan Seni Manajemen Bisnis Kepemimpinan. Hlm. 38-40. Terjemahan Susanto Budidharmo. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.
Departemen Pendidikan Nasional, 2002, Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah, Konsep Dasar, Jakarta : Ditjend Pendidikan Dasar dan Menengah, Ditjen SLTP.
Dawis. 1996. Perilaku dalam Organisasi. Terjemahan Agus Dharma. Jakarta : Penerbit Erlangga.
Dharma, Agus. 1991. Manajemen Prestasi Kerja. Jakarta : Rajawali.
Edward dan Sallis, 2004, Manajemen Kualitas Total Dalam Pendidikan (Total Quality Management in Education) penerjemah : Kambey Daniel C., Manado : Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Manado.
Effendi, Onong. Uchyana. 2001. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung : Penerbit PT Remaja Rusdakarya.
Eric. 2002. “How Effective Communication Can Enhance Teaching at the College Levelâ€ÂÂÂ, dalam http://www.ericfacility.net/databases/ERIC_Digests/ ed380847.html
Faisal, Sanafiah. 1992. Pengantar Penelitian Sosial. Surabaya : Usaha Nasional.
Gibson. 1985. Organisasi. Edisi Kelima. Terjemahan Djarkasih. Jakarta : Penerbit Erlangga
Gie, The. Liang. 1994. Manajemen Kepegawaian. Jakarta : Erlangga.
Hadi, Sutrisno. 2001. Metode Penelitian Sosial. Jakarta : Bumi Aksara.
Jacobs dan Razaveih. 1982. Psychology of Management. BPI IRWIN : Homewood, Illinois.
Koster. 2001. Analisis Komparatif Antara Sekolah Efektif dengan Sekolah Tidak Efektif. http://www.depdiknas.go.id/Jurnal/31/ analisis_komparatif_ antara_sekol.htm (5 Februari 2004).
Koster. 2001. Analisis Komparatif Antara Sekolah Efektif dengan Sekolah Tidak Efektif. http://www.depdiknas.go.id/Jurnal/31/analisis_komparatif_antara_sekol.htm (5 Februari 2004).
Mulyasa. 2003. Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung : PT Remaja RosdakaryNurgiantoro. 1992. Kinerja Pegawai. Jakarta : Gramedia.
Ningrum, Irawati, 2013 Kinerja Pengawas Dalam Membina Profesionalisme Guru Di SMA Mancengan Darussalam, PPS Universitas Gresik
Owens. 1991. Organizational Behavior In Education, 4th Edition. Boston : Allyn and Bacon.
Pidarta Made, 2004, Manajemen Pendidikan Indonesia, Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Pidarta, Laursen. 1995. Peranan Kepala Sekolah pada Pendidikan Dasar. Jakarta: PT. Gramedia Widia Sarana Indonesia.
Rochaety Eti, Rahayuningsi Prima Gusti Yanti, 2005, Sistem Informasi Manajemen Pendidikan, Jakarta : Bumi Aksara.
Prijosaksono. Ariwibowo. dan Sembel. Roy. 1999. “Komunikasi yang Efektifâ€ÂÂÂ, http:// www.sinarharapan.co.id/ekonomi/mandiri/2002/04/1/man01.html
Rifa’i, Muhammad. 1997. Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung : Rosdakarya.
Rogers dan Keincaid. Lawrence. 1999. Management of Priciple. Boston : Allyn and Bacon.
Saputra, Udi. Turmudi. 1991. Manajemen Sekolah. Makalah Jurusan Administrasi Pendidikan FIP IKIP Bandung.
Senduk, J.E., 2006, Isu dan Kebijakan Pendidikan, Konsep dan Aplikasinya, Manado : Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Manado.
Singarimbun, Masri. 1989. Pengantar Penelitian Ilmiah. Jakarta : LP3ES.
Siswanto, Bedjo. 1997. Manajemen Tenaga Kerja. Jakarta : Tarsito.
Smith. 1982. Psikologi of Management. Boston : Allyn and Bacon.
Soebagio Admodiwirio, 2000, Manajemen Pendidikan Indonesia, Jakarta: Ardadizyajaya.
Suparno Paul, dkk, 2002, Reformasi Pendidikan Sebuah Rekomendasi, Yogyakarta : Kanisius.
Suaidinmath’s Blog, 2010, Tugas Pokok Pengawas Sekolah/Madrasah, diakses pada tanggal 5 Maret 2015
Suryabrata. 1992. Penelitian Pendidikan. Bandung : Rosdakarya.
Surya, Mohammad. 1994. Pengantar Psikologi Kependidikan. Bandung : Tarsito.
Suryadi, Ace. dan H.A.R. Tilaar. 1993. Analisis Kebijakab Pendidikan Suatu Pengantar. Bandung: Penerbit PT Remaja Rusdakarya.
Suryosubroto B., 2004, Manajemen Pendidikan di Sekolah, Jakarta : PT. Rineka Cipta.
Sutisna, Oteng. 1989. Administrasi Pendidikan : Dasar Teoritis untuk Praktek Profesional. Bandung : Angkasa.
Tim Redaksi Fokusmedia, 2008, Undang-undang RI No. 20 Tahun 2008 tentang SISDIKDAS (Sistem Pendidikan Nasional) 2008, Bandung: Fokusmedia.