Implikasi Pendidikan Kepramukaan Terhadap Peningkatan Kompetensi Sikap Siswa di SD Negeri (Implications of Scout Education on the Improvement of Competence of Students' Attitudes in State Elementary School)

Authors

  • Mohammad Romli
  • Kormen Biantoro

Abstract

Saat ini, banyak media massa berkepentingan dengan fenomena budaya dan karakter bangsa, karena ada banyak permasalahan yang muncul di kalangan masyarakat yang kebanyakan dilakukan oleh kaum muda. Mereka mungkin menunjukkan bahwa kompetensi afektif siswa relatif rendah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah mewajibkan sekolah untuk melakukan kegiatan ekstrakurikuler termasuk Pramuka. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan kegiatan Pramuka yang dilakukan di SD Temas 02 Batu; (2) mengetahui apakah ada hubungan yang signifikan antara kegiatan Pramuka dengan kompetensi afektif siswa di SD Temas 02 Batu. Berdasarkan permasalahan dan tujuan penelitian, penelitian ini termasuk dalam penelitian Correlational. Penelitian ini mengungkap korelasi dua variabel: partisipasi aktif siswa pada kegiatan Pramuka yang kemudian dianggap sebagai variabel bebas (X) dan kompetensi afektif siswa yang dianggap sebagai variabel dependen (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Dasar Negeri kelas IV sampai dengan kelas VI Jumlah penduduk adalah 111 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi sehingga data yang dikumpulkan valid, reliabel dan sesuai dengan tujuan penelitian. Pertimbangan dasar pemilihan observasi untuk mengumpulkan data adalah efisiensi dan efektivitas faktor penggunaannya. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam mengumpulkan data diharapkan dapat disesuaikan dengan metode yang digunakan yaitu checklist. Dalam penelitian ini, responden yang terlibat adalah 49 responden. Responden tersebut diamati oleh pelatih Pramuka di sekolah dan guru. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan analisis korelatif (inferensial). Hasil penelitian adalah: (1) Kegiatan Pramuka dirasakan sangat tinggi oleh siswa SD Negeri Temas 02 kelas IV sampai kelas VI; (2) terdapat hubungan yang signifikan antara kegiatan Pramuka dengan kompetensi afektif siswa SD Negeri Temas 02 Batu. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin banyak kegiatan yang dilakukan dalam kegiatan Pramuka, semakin besar kompetensi afektif mereka akan meningkat, di sisi lain, semakin rendah partisipasi aktif mereka dalam kegiatan Pramuka, semakin rendah kompetensi afektif mereka.

 

Kata kunci: Pramuka, Kompetensi Sikap

Currently, many media are concerned with cultural phenomenon and character of the nation, because there are many problems that arise in the society mostly done by young people. They may show that students' affective competencies are relatively low. To overcome these problems, the government led the school to conduct extracurricular activities including Scout. The purpose of this study are (1) to describe the activities of Scouting conducted in SD Temas 02 Batu; (2) to know whether there is a significant relationship between scouting activities with students' affective competence in SD Temas 02 Batu. Based on the problems and objectives of the study, this study was included in the Correlational research. This research reveals the correlation of two variables: active participation of students on Scout activities, which then considered as independent variable (X) and student affective competence which is considered as dependent variable (Y). The population in this study is the students of the State Elementary School grade IV to class VI The population is 111 students. Data collection techniques used in this study is the observation technique so that data collected is valid, reliable and in accordance with the purpose of research. The basic consideration of the selection of observations to collect data is the efficiency and effectiveness of its use factors. The instrument of data collection used in collecting data is expected to be adjusted with the method used that is checklist. In this study, the respondents involved were 49 respondents. The respondents were observed by Scout coaches at schools and teachers. Data analysis technique used in this research is descriptive analysis and correlative analysis (inferensial). The results of the research are: (1) Scouting activity is felt very high by Temas State Elementary students grade II to grade VI; (2) there is a significant relationship between scouting activities with the affective competence of Temas 02 State Elementary School students Batu. These results indicate that the more activities performed in the Scouting activities, the greater their affective competencies will increase, on the other hand, the lower their active participation in Scouting activities, the lower their affective competence.

 

Keywords: Scouting, Attitude Competence

References

Arikunto, S. 2002. ProsedurPenelitian: SuatuPendekatanPraktek. Jakarta: RinekaCipta.

Arikunto, S. 2005. ManajemenPenelitian. Jakarta: RinekaCipta.

Ary, D., Jacobs, L.C.,&Razavieh, A. 2002. Introduction to Research in Education: Sixth Edition. Belmont, CA: Wadsworth Group.

Buford, J. A. &Bedeian, A.G. 1988. Management in Extension Service. Auburn: AuburnUniversity.

Faisal, S. 2005. Format-format Penelitian Sosial. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Hasan, M. I. 2002. Pokok-pokok Materi Statistik 2 (Statistik Infrensif). Jakarta: Bumi Aksara.

Mitchell, T.R. 1982. People in Organization Understanding the Behavior. Tokyo: McGraw-Hill Kogakusha

Sarjono, W. & Julianita, W. 2011. SPSS vs LISREL: Sebuah Pengantar Aplikasi untuk Riset. Jakarta: Salemba Empat.

Singarimbun, M.& Effendi, S. (Ed.) 1995. Metode PenelitianSurvai. Jakarta: LP3ES.

Sudjana, N.& Ibrahim. 1989. Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru.

Sugiyono. 2011. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sulaiman, W. 2004. Analisis Regresi Menggunakan SPSS: Contoh Kasus & Pemecahannya. Yogyakarta: ANDI.

Supranto, J. 2001. Statistik: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Erlangga.

Uno, H.B. 2010. Teori Motivasi & Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Wirawan. 2009. Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia: Teori, Aplikasi, dan Penelitian. Jakarta: Salemba Empat.

Published

2014-02-20