MOTIVASI KERJA GURU DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA (Studi Multi Situs Pada UPTD SMPN 1 Sampang dan UPTD SMPN 3 Sampang di Kabupaten Sampang)
Abstract
Peningkatan mutu pendidikan merupakan sasaran pembangunan di bidang pendidikan nasional dan merupakan bagian integral dari upaya peningkatan kualitas manusia Indonesia secara menyeluruh. Mulyasa (2004) mengatakan bahwa para guru akan bekerja dengan sungguh-sungguh apabila memiliki motivasi yang tinggi. Guru merupakan faktor yang dominan dalam kaitannya dengan peningkatan kualitas pendidikan, karena guru merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pendidikan secara keseluruhan yang terlibat langsung dalam proses belajar mengajar, gurulah yang berperan langsung dalam mengajar dan mendidik. Fokus dari penelitian ini tertuju pada tiga hal, yaitu (a) bagaimana motivasi kerja guru di UPTD SMPN 1 Sampang dan UPTD SMPN 3 Sampang; (b) bagaimana cara Kepala Sekolah menciptakan motivasi kerja guru di UPTD SMPN 1 Sampang dan UPTD SMPN 3 Sampang; dan (c) bagaimana prestasi belajar siswa di UPTD SMPN 1 Sampang dan UPTD SMPN 3 Sampang. Temuan penelitian secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa guru termotivasi dalam melaksanakan pekerjaannya, karena kepemimpinan kepala sekolah menggunakan sistem reward dan punishment secara demokratis, yaitu memberi reward bagi yang prestasi kerjanya baik dan punishment bagi guru yang prestasi kerjanya rendah, dan sikap siswa terhadap mata pelajaran di kelas sangat baik, karena menganggap prestasi belajar itu tidak hanya ditentukan oleh satu mata pelajaran tetapi ditentukan oleh semua mata pelajaran, maka motivasi kerja guru menjadi sangat baik, sehingga prestasi siswa di bidang akademik dan non akademik meningkat, karena guru sebagai motivator selalu memberikan stimulus kepada para siswa agar senantiasa memiliki semangat belajar, mengerjakan tugas rumah, berolah raga, dan beribadah