Potensi Interaksi Obat Pada Peresepan Antibiotik Pasien Rawat Jalan Di Suatu Rumah Sakit Di Kota Bandung

Penulis

  • Ida Lisni Universitas Bhakti Kencana
  • Shofia Hani Latifah Universitas Bhakti Kencana
  • Ani Anggriani Universitas Bhakti Kencana

Kata Kunci:

Interaksi obat, antibiotik, resep

Abstrak

Antibiotik adalah obat yang paling umum digunakan di fasilitas pelayanan kesehatan, dan harus digunakan secara rasional untuk memberikan efek yang optimal. Penggunaan antibiotik yang berlebihan meningkatkan kemungkinan penggunaan yang tidak rasional dan mempengaruhi mortalitas, biaya, timbulnya efek samping obat, resistensi obat, dan interaksi obat. Interaksi obat adalah perubahan efek obat yang disebabkan oleh dosis atau pemberian bersama obat yang dapat menyebabkan perubahan kerja obat atau toksisitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi obat dalam peresepan antibiotik, klasifikasi interaksi obat, dan tingkat keparahan interaksi obat. Metodologi pada penelitian ini yaitu observasional deskriptif noneksperimental, pengambilan data resep pasien. Kriteria obat yang digunakan pada penelitian ini adalah obat golongan antibiotik yang diresepkan untuk pasien rawat jalan di Rumah Sakit periode Januari-Maret 2022. Pengolahan data menggunakan software microsoft exel, untuk analisis interaksi menggunakan Drugbank dan Drugs.com. Hasil dari penelitian sebanyak 277 resep, resep yang berpotensi interaksi obat-obat (7,57%). Interaksi obat yang terjadi yaitu interaksi dengan tingkat minor (1,80%), tingkat keparahan moderat (5,05%), dan tingkat keparahan mayor (0,72%), mekanisme interaksi yang terjadi farmakodinamik (6,49%) sedangkan farmakokinetik (1,09%). Perlu peningkatan peran apoteker dalam pengkajian resep untuk mencegah risiko interaksi obat

Referensi

Baxter, K. (2010). Stockley ’ s Drug Interactions (K. Baxter (ed.); 9th ed.). Pharmaceutical Press.

Erviana, R. (2017). POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PASIEN TERDIAGNOSA PNEUMONIA DI YOGYAKARTA POTENTIAL. Advanced Drug Delivery Reviews, 135(January 2006), 989–1011.

Farida, Y., Putri, V. W., Hanafi, M., & Herdianti, N. S. (2020). Profil Pasien dan Penggunaan Antibiotik pada Kasus Community-Acquired Pneumonia Rawat Inap di Rumah Sakit Akademik wilayah Sukoharjo. JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, 5(2), 151. https://doi.org/10.20961/jpscr.v5i2.39763

Herdaningsih, S., Muhtadi, A., Lestari, K., & Annisa, N. (2016). Potensi Interaksi Obat-Obat pada Resep Polifarmasi: Studi Retrospektif pada Salah Satu Apotek di Kota Bandung Sulastri. 5, 288–6218. https://doi.org/10.15416/ijcp.2016.5.4.288

Lisni, I., Mujianti, D., & Anggriani, A. (2021). Antibiotic Profile For Covid-19 Treatment In A Hospital In Bandung. Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, 12, 99–106.

Muti, A. F., & Yani, A. (2020). Studi Potensi Interaksi Obat pada Pasien Fraktur di RSUD Tarakan Jakarta. Jurnal Farmasi Indonesia, 17(02), 317–331.

Novita, N. F., & Destiani, D. P. (2020). Farmaka Farmaka. 18, 110–118.

Parulian, L., Listyanti, E., Hati, K, A., & Sunnah, I. (2019). Analisis Hubungan Polifarmasi Dan Interaksi Obat Pada Pasien Rawat Jalan Yang Mendapat Obat Hipertensi Di Rsp. Dr. Ario Wirawan Periode Januari-Maret 2019. 02(August), 79–86.

Santosa, B, S., & Azalea, M. (2017). POTENSI INTERAKSI ANTIBIOTIK DENGAN OBAT PENYERTA PADA PERESEPAN PASIEN ISPA DAN PPOK. December, 57–64.

Sari M Syafaah, Muhammad, Y. A., & Untari, E. K. (2019). KAJIAN INTERAKSI ANTBIOTIK PADA PENDERITA PNEUMONIA RAWAT INAP DI RSUD DR.SOEDARSO PONTIANAK PERIODE JANUARI-JUNI 2019 Syafaah Monica Sari 1 , Muhammad Akib Yuswar 2 , Eka Kartika Untari 3. 27, 1–6.

Zulfa, I. M. (2018). Studi Potensi Interaksi Obat-Obat pada Peresepan Penyakit Gigi di Salah Satu Apotek di Surabaya. Journal of Pharmacy and Science, 3(1), 21–24. https://doi.org/10.53342/pharmasci.v3i1.70

Unduhan

Diterbitkan

17-01-2023

Cara Mengutip

Lisni, I., Hani Latifah, S. ., & Anggriani, A. . (2023). Potensi Interaksi Obat Pada Peresepan Antibiotik Pasien Rawat Jalan Di Suatu Rumah Sakit Di Kota Bandung. Journals of Ners Community, 13(1), 40–46. Diambil dari https://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/2511