Prevalensi Dan Terapi Anomali Vaskular Pada Rongga Mulut Di Departemen Bedah Mulut Dan Maksilofasial

Penulis

  • Bambang Hudiworo Universitas Padjadjaran
  • Indra Hadikrishna Universitas Padjadjaran
  • Eka Marwansyah Oli’I Universitas Padjadjaran

Kata Kunci:

Anomali vaskular, Injeksi Scleroting agent, KSM Bedah Mulut Maksilofasial RSHS

Abstrak

Anomali vaskular adalah kelainan kongenital dan abnormal neonatal bersifat benign lesions serta dapat terjadi di kepala-leher pada usia anak-anak dan dewasa dengan regio yang sering terjadi di lidah,bibir,mukosa bukal,dan palatum. Anomali vaskular diklasifikasikan menjadi dua klasifikasi utama,yaitu tumor vaskular dan malformasi vaskular. Penelitian dilakukan dengan studi deskriptif retrospektif dan dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin. Kriteria inklusi penelitian yaitu rekam medis pasien terdiagnosa anomali vaskular periode Januari 2019–Desember 2020. Terdapat 38 kasus anomali vaskular pada rongga mulut yang dilakukan perawatan di Kelompok Staff Medis (KSM) Bedah Mulut dan Maksilofasial RSHS. Kelompok mayoritas pasien berusia 13-24 tahun sebanyak 21 orang. Pasien perempuan adalah golongan yang sering berobat di RSHS yaitu sebanyak 27 orang. Tipe anomali vaskular yang umum terjadi adalah vena malformasi berjumlah 18 kasus atau 47% dari seluruh total kasus. Regio yang sering terjadi adalah di labii inferior superior berjumlah 14 kasus atau 37%. Terapi yang sering diberikan adalah injeksi scleroting agent dan eksisi sebanyak 34 kasus. Anomali vaskular rongga mulut adalah kelainan yang sering ditemukan di KSM Bedah Mulut dan Maksilofasial RSHS dengan terapi yang umum diberikan adalah injeksi scleroting agent dengan tujuan untuk minimalisir komplikasi setelah tindakan operasi.

Referensi

Bruni, F. M., Piacentini, G. L., Peroni, D. G., & Bodini, A. (2009). Small intestine. Small, 19, 2317–2323.

Jeyaraj, P. E., & Chakranarayan, A. (2018). Soft tissue healing and bony regeneration of impacted mandibular third molar extraction sockets, following postoperative incorporation of platelet-rich fibrin. Annals of Maxillofacial Surgery, 8(1), 10. https://doi.org/10.4103/ams.ams_185_17

Kaban, L. B., Mulliken, J. B., & Glowacki, J. (1982). Treatment of jaw defects with demineralized bone implants. Journal of Oral and Maxillofacial Surgery, 40(10), 623–626. https://doi.org/10.1016/0278-2391(82)90109-4

Lee, C.-H., & Chen, S.-G. (2005). Direct percutaneous ethanol instillation for treatment of venous malformation in the face and neck. British Journal of Plastic Surgery, 58(8), 1073–1078. https://doi.org/10.1016/j.bjps.2005.04.014

Legiehn, G. M., & Heran, M. K. S. (2006). Classification, diagnosis, and interventional radiologic management of vascular malformations. Orthopedic Clinics, 37(3), 435–474. https://doi.org/10.1016/j.ocl.2006.04.005

Pekkola, J., Lappalainen, K., Vuola, P., Klockars, T., Salminen, P., & Pitkäranta, A. (2013). Head and neck arteriovenous malformations: results of ethanol sclerotherapy. American Journal of Neuroradiology, 34(1), 198–204. https://doi.org/10.3174/ajnr.A3180

Steiner, J. E., & Drolet, B. A. (2017). Classification of vascular anomalies: an update. Seminars in Interventional Radiology, 34(03), 225–232. https://doi.org/10.1055/s-0037-1604295

Widyarti, S., Kamaruddin, M., Aristyani, S., Elvina, M., Subagjo, S., Rahayu, T., & Sumitro, S. B. (2019). Bioinorganic chemistry and computational study of herbal medicine to treatment of tuberculosis. In Medicinal Plants-Use in Prevention and Treatment of Diseases. IntechOpen.

Wijaya, N. I. M. S., & Kep, M. (2018). Perawatan Luka dengan Pendekatan Multidisiplin. Penerbit Andi.

Zheng, J. W., Mai, H. M., Zhang, L., Wang, Y. A., Fan, X. D., Su, L. X., Qin, Z. P., Yang, Y. W., Jiang, Y. H., & Zhao, Y. F. (2013). Guidelines for the treatment of head and neck venous malformations. International Journal of Clinical and Experimental Medicine, 6(5), 377.

Unduhan

Diterbitkan

16-01-2023

Cara Mengutip

Hudiworo, B., Hadikrishna, I. ., & Marwansyah Oli’I, E. . (2023). Prevalensi Dan Terapi Anomali Vaskular Pada Rongga Mulut Di Departemen Bedah Mulut Dan Maksilofasial . Journals of Ners Community, 13(1), 34–39. Diambil dari https://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/2499