Hubungan Pengetahuan Sarana Dan Peran Petugas Dengan Perilaku Imunisasi Tetanus Toksoid Ibu Hamil

Penulis

  • Kristy Mellya Putri Fakultas Kesehatan, Universitas Adiwangsa Jambi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v13i1.2492

Abstrak

Menurut hasil Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 dalam kurun waktu 2007-2017, terjadi penurunan wanita 15-49 tahun yang telah mendapatkan 2 kali atau lebih suntikan TT untuk kehamilan terakhir, yaitu dari 50 persen pada SDKI 2007 menjadi 45 persen pada SDKI 2017 (Kemenkes, 2017).Penelitian ini bersifat analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi tanggal 28 September-04Oktober 2022. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Paal Merah II Kota Jambi yang berjumlah 444 orang dari bulan 01-12 tahun 2022 berjumlah 40 responden dengan teknik quota sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan responden tentang  imunisasi TT kurang baik sebanyak 9 responden (22.5%) cukup sebanyak 13 responden (32.5%)  dan baik sebanyak 18 responden (45.0%). sarana yang tidak mendukung sebanyak 20 responden (50.0%), dan sarana yang mendukung sebanyak 20 responden (50.0%). peran petugas yang tidak mendukung sebesar 14 responden (35.0%) dan yang mendukung sebesar 26 responden (65.0%). perilaku melakukan imunisasi TT sebesar 24 responden (60.0%), dan yang tidak melakukan imunisasi TT sebesar 16 responden (40%).Ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan perilaku imunisasi TT, tidak ada hubungan antara sarana dengan perilaku imunisasi TT, ada hubungan antara peran petugas dengan perilaku imunisasi TT di Puskesmas Paal Merah II Tahun 2022

Referensi

Agus, Riyanto. (2011). Aplikasi Metodologi penelitian kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika, 102.

Alam. (n.d.). Buku Warning! Ibu Hamil kenali terjadi pada Ibu Hamil.

Ambarita, Bernadetta, & Sitepu, Aprilita Br. (2020). Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Personal Hygiene Selama Kehamilan Di Klinik Romauli. Elisabeth Health Jurnal, 5(1), 113–128.

Bartini, Istri. (2012). ANC asuhan kebidanan pada ibu hamil normal. Yogyakarta: Nuha Medika.

Data, Pusat, & Informasi Kemenkes, R. I. (2012). Eliminasi Tetanus Maternal dan Neonatal di Indonesia. Buletin Jendela Data Dan Informasi Kesehatan.

Ernawati, Hery. (2018). Pengetahuan kesehatan reproduksi remaja di daerah pedesaan. Indonesian Journal for Health Sciences, 2(1), 58–64.

Evitasari, Desi. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Hipertensi Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Loji Kabupaten Majalengka. Medisina, 7(2), 72–79.

Fitramaya. (2010). Buku Perawatan Ibu Hamil.

Hastono, Sutanto Priyo. (2016). Analisis data pada bidang kesehatan.

Manuaba, Ida Ayu Chandranita. (2009). Memahami Kesehatan reproduksi wanita ed 2. Egc.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2012a). Metodologi Penelitian Kesehatan, Jakarta, PT Rineka Cipta. Profil SMA, 2.

Notoatmodjo, Soekidjo. (2012b). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan.

Organization, World Health. (2018). WHO report on surveillance of antibiotic consumption: 2016-2018 early implementation.

RI, Kemenkes. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan. Indonesia.

Sulistyawati, Ari. (2009). Asuhan kebidanan pada masa kehamilan. Jakarta: Salemba Medika, 76–77.

Vilanti, Nevi, Aryunani, S., & Nur Hidayatul A, S. (2013). Asuhan Kebidanan Kehamilan, Persalinan, Nifas Pada Ny. Y Di Puskesmas Tanah Kalikedinding Surabaya. Universitas Muhammadiyah Surabaya.

Unduhan

Diterbitkan

20-01-2023

Cara Mengutip

Mellya Putri, K. (2023). Hubungan Pengetahuan Sarana Dan Peran Petugas Dengan Perilaku Imunisasi Tetanus Toksoid Ibu Hamil . Journals of Ners Community, 13(1), 73–83. https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v13i1.2492