PENGARUH KOMBINASI TERAPI LATIHAN RANGE OF MOTION, GENGGAM BOLA KARET DAN KOMPRES HANGAT TERHADAP KEKUATAN MOTORIK EKSTREMITAS ATAS DAN KADAR KORTISOL PADA KLIEN PASCA STROKE

Penulis

  • Anik Husada Supriani STIKES Dian Husada Mojokerto
  • Indrawati Program Sutdi Ilmu keperawatan (S1) STIKes Dian Husada Mojokerto, Indonesia

Kata Kunci:

ROM, Genggam Bola Karet, Kompres Hangat, Kekuatan Motorik Ekstremitas atas, Kortisol

Abstrak

Pasien stroke yang mengalami kelemahan pada satu sisi anggota tubuh disebabkan penurunan tonus otot, sehingga tidak mampu menggerakkan tubuhnya disebut imobilisasi. Cara untuk meminimalkan kecacatan setelah serangan stroke (pascastroke) adalah dengan rehabilitasi. Rehabilitasi penderita pasacstroke salah satunya adalah dengan terapi latihan.

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian Quasy Experimental Design dengan pendekatan Pretest dan postest. Besar sampel didapatkan dengan tekhnik consecutive sampling sesui kriteria penelitian terdiri dari 32 responden (n-perlakuan=16 dan n-kontrol=16). Data dikumpulkan dengan lembar observasi dan ceklist. Intervensi terapi dilakukan 6 kali dalam satu minggu selama 4 minggu dianalisis menggunakan uji Wilcoxon, paired t-test dan MANOVA dengan α = 0.05.

Hasil uji statistik perbandingan kelompok perlakuan dan kontrol kekuatan otot lengan bahu dan genggam jari pre-post didaptakan p value= 0.00 menujukkan ada beda antar kedua kelompk, pada kortisol kelompok perlakuan p value= 0.10 dan kelompok kontrol p value= 0.268 menujukkan tidak ada. Uji MANOVA  pada kelompok perlakuan dan kontrol di dapatkan p-value kekuatan otot lengan bahu= 0.607,  kekuatan otot genggam jari =0.535,  kadar hormone kortisol =0.647 dan rentang gerak ekstermitas atas dengan nilai signifikan α ≥0.05 yang artinya tidak ada perbedaan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol, akan tetapi pada selisih rerata didapatkan bahwa kelompok perlakuan lebih tinggi dibanding kontrol.

Latihan terapi kombinasi dari terapi latihan range of motian, genggam bola karet dan kompres hangat yang dilakukan secara efektif dapat meningkatkan kekuatan otot serta rentang gerak sendi, akan tetapi latihan terapi tersebut kurang berpengaruh terhadap penurunan kadar hormone kortisol.

Biografi Penulis

Anik Husada Supriani, STIKES Dian Husada Mojokerto

Keperawatan Medikal Bedah, Ketua LPPM

Referensi

Andika Sulistiawan., (2014 ). Pengaruh terapi aktif menggenggam bola terhadap kekuatan otot pasien stroke di RSSN Bukittinggi, Jurnal Kesehatan STIKES Prima Nusantara Bukittinggi, Vol.5. No.1. Januari, 2013.

Havid Maimurahman., Cemy Nur Fitria., (2012). Effectifity Range of motion (ROM) on powers stroke patients limb muscles, Akper PKU Muhammadiyah Surakarta, yang diakses tanggal 3 Agustus 2017.

Murtaqib., (2013). Pengaruh Latihan Range of Motion (ROM) aktif terhadap Perubahan Rentang Gerak Sendi pada Penderita Stroke di Kec. Tanggul Kab. Jember.. Jurnal IKESMA Volume 9 Nomor 2 September 2013 Hal : 107 – 115.

Miftahul Cilia., (2016). The Effect of ROM Exercise on Range Of Motion of Patients with stroke in inpatients room at Regional Public Hospital (RSUD) of dr.Soedirman Mangun Soemarso in Wonogiri. Di akses tanggal 3 Agustus

National Stroke Association, (2015). impact of stroke – women and stroke, Available at:http//www.stroke.org/understand-stroke/impact-stroke/women-and-stroke.

.

Nursalam., (2017). Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis, Edisi 4:. Jakarta: Salemba Medika.

Prok, Winona., Joudy Gessal., L.S Angliadi., (2016). Pengaruh Latihan Gerak Aktif Menggenggam Bola Pada Pasien Stroke Diukur dengan Handgrip Dynamometer, Jurnal e-Clinic (eCl), Volume 4, Nomor 1, Januari-April 2016.

Wahyuningsih E. (2019). Asuhan Keperawatan pada Pasien Stroke Non Hemoragik dengan Gangguan Pemenuhan Activity of Daily Living (ADL): Eliminasi di RSJD Dr. RM. Soedjarwadi Provinsi Jawa Tengah. STIKES Muhammadiyah Klaten. p. 1

Yayasan Stroke Indonesia. Yastroki Tangani masalah Stroke di Indonesia. Available from : http://www.yastroki.or.id/read.php?id=2012.

Unduhan

Diterbitkan

11-11-2022

Cara Mengutip

Supriani, A. H., & Indrawati, I. (2022). PENGARUH KOMBINASI TERAPI LATIHAN RANGE OF MOTION, GENGGAM BOLA KARET DAN KOMPRES HANGAT TERHADAP KEKUATAN MOTORIK EKSTREMITAS ATAS DAN KADAR KORTISOL PADA KLIEN PASCA STROKE . Journals of Ners Community, 13(5), 580–605. Diambil dari https://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/2078