Penggunaan Metode Cost Plus Pricing untuk Meningkatkan Ketepatan Penentuan Harga Jual Jamu pada CV. Razie Aceh Teunom-Aceh Jaya

Authors

  • Totok Rudianto Politeknik Aceh, Indonesia
  • Sri Rani Fauziah Politeknik Aceh, Indonesia
  • Nailatul Muna Politeknik Aceh, Indonesia

Abstract

Latar Belakang: Harga jual suatu produk memiliki peran penting dalam menentukan kelangsungan hidup dan profitabilitas suatu entitas bisnis, karena secara langsung memengaruhi volume penjualan dan pendapatan. Dalam praktiknya, banyak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, termasuk produsen jamu tradisional, masih menetapkan harga jual tanpa perhitungan harga pokok produksi yang terstruktur, sehingga meningkatkan risiko kesalahan penetapan harga dan menurunkan daya saing. Kondisi ini ditemukan pada CV. Razie Aceh, produsen jamu tradisional di Teunom, Aceh Jaya, yang selama ini menetapkan harga jual berdasarkan perkiraan sederhana tanpa metode penetapan biaya yang baku.

Tujuan: Penelitian ini berupaya mengisi kesenjangan tersebut dengan menerapkan pendekatan variabel costing untuk menghitung harga pokok produksi dan metode cost plus pricing untuk menentukan harga jual yang tepat bagi produk jamu Manja Razie, menggunakan data primer biaya produksi yang dikumpulkan melalui wawancara dan observasi untuk periode Januari–Desember 2022.

Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus pada CV. Razie Aceh, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya.

Hasil: Hasil perhitungan menunjukkan harga pokok produksi sebesar Rp11.255 per unit dan harga jual sebesar Rp28.251 per unit untuk 57.600 unit yang diproduksi selama periode tersebut.

Kesimpulan: Temuan ini mengimplikasikan bahwa penerapan variabel costing secara sistematis dapat membantu UMKM jamu tradisional menetapkan harga jual yang lebih akurat dan kompetitif, serta memberikan panduan praktis bagi pengendalian biaya dan pengambilan keputusan harga pada usaha sejenis.

Downloads

Published

2026-06-29