Strategi Pertumbuhan Ekonomi Melalui Sektor Pertanian Dilihat dari Kontribusi PDRB Kabupaten Nganjuk

Authors

  • Sandy Setya Azzurri Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36418/gemaekonomi.v15i2.2329

Abstract

Penelitian ini menganalisis kontribusi sektor pertanian terhadap pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Nganjuk selama periode 2019–2021 serta merumuskan strategi pengembangan berdasarkan potensi sektoral daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan data sekunder PDRB Kabupaten Nganjuk berdasarkan lapangan usaha dan komoditas unggulan yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang dikombinasikan dengan analisis Location Quotient (LQ) untuk mengidentifikasi sektor basis dan nonbasis serta menentukan komoditas pertanian unggulan daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan memiliki peran dominan dalam perekonomian daerah, dengan kontribusi sebesar 28,34 persen terhadap PDRB pada tahun 2021 dan berfungsi sebagai sektor basis yang didukung oleh kondisi geografis Kabupaten Nganjuk yang menguntungkan. Komoditas unggulan meliputi bawang merah pada subsektor hortikultura, padi pada tanaman pangan, dan tebu pada subsektor perkebunan. Selain itu, PDRB per kapita meningkat dari Rp24,13 juta pada tahun 2020 menjadi Rp25,28 juta pada tahun 2021, sedangkan pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 3,61 persen setelah pandemi Covid-19. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penguatan sektor pertanian penting bagi pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Nganjuk perlu memprioritaskan peningkatan standar agribisnis, penerapan teknologi pertanian, penguatan kapasitas petani, pengembangan hilirisasi, perluasan akses pasar domestik dan ekspor, serta peningkatan infrastruktur dan dukungan kelembagaan untuk meningkatkan produktivitas, daya saing, dan kontribusi komoditas unggulan terhadap pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-09-18