Sikap Dan Perilaku Petani Terhadap Penerapan Pupuk Hayati Cair Pada Tanaman Padi Sawah (Oryza Sativa) Di Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak

Penulis

  • Ira Heryani Pascasarjana Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten

Abstrak

Pupuk hayati cair merupakan pupuk yang mengandung mikroorganisme fungsional yang berfungsi untuk menambat hara tertentu atau memfasilitasi tersedianya hara dalam tanah bagi tanaman. Penggunaan pupuk hayati cair di Kecamatan Malingping relatif baru dibandingkan penggunaan pupuk organik. Sikap dan perilaku petani dipengaruhi oleh kemampuan, pengetahuan dan kecakapan mental petani itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap dan perilaku petani padi sawah terhadap penerapan pupuk hayati cair dan mengetahui faktor-faktor utama yang memengaruhi sikap dan perilaku petani dalam menggunakan PHC pada padi sawah di Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Juni Tahun 2022 dengan lokasi penelitian di Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak. Data dianalisis menggunakan metode Survey. Pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling jumlah sampel sebanyak 34 orang kemudian data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap dan perilaku petani di Kecamatan Malingping terhadap penggunaan pupuk hayati cair secara keseluruhan baik dari segi luas lahan, usia dan tingkat pendidikan dapat menerima  penerapan pupuk hayati cair pada kegiatan usahatani padi sawah.

Unduhan

Diterbitkan

2022-11-17

Terbitan

Bagian

Artikel