TANGGUNGGUGAT KERUGIAN NASABAH ASURANSI TERHADAP KASUS GAGAL BAYAR PRODUK ASURANSI UNIT LINK

Lorina Lorina

Sari


Humans in any part of the world are approached at any time by disaster or risks that come and go, this needs to be addressed by the parties so that the funds that have been allocated for the needs that have been determined are not lost. With the growing needs of society and the efforts of insurance companies to increase revenue, the type of insurance has also increased. Unit link itself indeed combines insurance with investment. Many people are also interested in this insurance product. insurance companies, which sell very large unit-linked products, also have a large risk with many facts about the failure of insurance companies to pay to policyholders. Based on the explanation above, it attracts the attention of the author to examine how the liability of the customer's losses caused by the failure of insurance company payments on unit-linked products, because basically insurance is to protect the policyholder from possible risks but on the other hand with the investment value of the policy can it has been eroded because investment does not always bring benefits, especially in policies whose investments are invested in highly volatile stock mutual fund products. This research uses normative legal research methods, it is hoped that the public can be educated from this research to be more careful and separate insurance and investment. Obligations and rights of policyholders must be fulfilled first, and if the world economic conditions are not good, better investment in unit link products is withdrawn first considering the shaking of the world economy can reduce the benefits of policyholders.

Keyword: Insurance, Unit Link, Risk, Investment

 

ABSTRAK

Manusia dibelahan dunia manapun setiap saat dihampiri oleh musibah maupun risiko yang datang silih berganti, hal ini perlu ditanggulangi oleh para pihak sehingga dana yang telah dialokasikan untuk kebutuhan yang sudah ditetapkan tidak hilang. Dengan berkembangnya kebutuhan masyarkat dan upaya perusahaan perasuransian untuk meningkatkan pendapatan maka jenis asuransi pun bertambah. Unit link sendiri memang menggabungkan antara asuransi dengan investasi. Masyarakat pun banyak yang tertarik dengan produk asuransi ini. perusahaan asuransi yang dalam penjualan produk unit link ini sangat besar, juga tersimpan risiko yang besar dengan banyaknya fakta kasus gagal bayar perusahaan asuransi kepada pemegang polis. Berdasarkan penjabaran diatas menarik perhatian penulis untuk meneliti bagaimanakah tanggunggugat kerugian nasabah yang diakibatkan oleh kegagalan pembayaran perusahaan asuransi pada produk Unit link, karena pada dasarnya asuransi adalah untuk melindungi pemilik polis dari risiko yang mungkin diterima tapi di lain sisi dengan adanya investasi nilai dari polis tersebut bisa saja tergerus karena investasi tidak selalu membawa keuntungan terutama pada polis yang investasinya ditanamkan di dalam produk reksadana saham yang sangat volatile. Penelitian ini ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, diharapkan masyarakat pun bisa teredukasi dari penelitian ini untuk lebih berhati-hati dan memisahkan antara asuransi dan investasi. Kewajiban dan hak dari pemilik polis harus dipenuhi terlebih dahulu, serta bila kondisi perekonomian dunia sedang kurang baik lebih baik investasi pada produk unit link ini ditarik terlebih dahulu mengingat goyanagan pada perekonomian dunia bisa mengurangi keuntungan pemilik polis.

Kata Kunci: Asuransi, Unit Link, Risiko, Investasi



Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Daftar Buku

Zainudin Ali. (2011). Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Sinar Grafika, 2011, hal: 18.

Peter Mahmud Marzuki. (2013). Penelitian Hukum, Edisi Revisi, Cet.8, Jakarta: Kencana Prenada Group, hal: 47, 133.

Freddy Pieloor. (2009). Jangan Beli Unit Link, Bila anda tidak paham benar!. Jakarta: Elex Media Komputindo, Cet. I, hal: 25

Perundang-undangan

Undang-undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian

Peraturan OJK Nomor 23/POJK.05/2015 tentang Produk Asuransi dan Pemasaran Produk

Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Nomor KEP-104/BL/2006 tentang Produk Unit link.

Karya Ilmiah (skripsi)

Achmad Azhari Azis. (2019). Perlindungan Hukum Terhadap Nasabah Asuransi Produk Prestigio Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian (Studi Kasus Pada Asuransi Zurich Topas Life Agency Palu). Jurnal Ilmu Hukum. Vol. 7 Edisi 4, hal: 10-15.

Jurnal

Christine Nababan (2019). INFOGRAFIS: Deretan Kasus Gagal Bayar Asuransi Raksasa. https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190405065809-81-383575/infografis-deretan-kasus-gagal-bayar-asuransi-raksasa. diakses pada 5 Desember 2019 jam 09.37 WIB.

Risca Vilana (2019). Pamor Unit dan Link Saving Plan Setelah Kasus Jiwasraya. http://infobanknews.com/pamor-unit-link-dan-saving-plan-setelah-kasus-jiwasraya/. diakses pada 3 Desember 2019 jam 11.45 WIB.

Kajian Perlindungan Konsumen sektor jasa keuangan Asuransi Unit LInk https://konsumen.ojk.go.id/MinisiteDPLK/images/upload/201807131517583.%20Unitlink.pdf.

Rio. (2017). Kenapa Premi Asuransi Jiwa Unit Link Anda, Tidak Kembali Semua? https://duwitmu.com/asuransi/kenapa-premi-asuransi-jiwa-unit-link-tidak-kembali/. Diakses tanggal 3 Desember 2019 jam 15.00 WIB.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


pISSN 2089-7146

eISSN 2615-5567

 

TERBIT  :

No. 1 = tiap bulan Juni

No. 2 = tiap bulan Desember