PENGARUH METODE RESITASI DAN PROBLIM SOLVING TERHADAP PRESTASI HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS 5 SDN PADANGJAMBU KECAMATAN TAMBAK KABUPATEN GRESIK

Wiwit Endah Lestari, Mazlan Mazlan

Sari



Manajemen keuangan sekolah, ada tiga tugas dan peran yang dilakukan di sekolah, yaitu otorisator, ordonator dan bendaharawan. Otorisator adalah pejabat yang diberi wewenang untuk mengambil tindakan yang mengakibatkan penerimaan/pengeluaran anggaran. Ordonator adalah pejabat yang berwenang melakukan pengajuan dan memerintahkan pembayaran atas segala tindakan yang dilakukan berdasarkan otorisasi yang telah ditetapkan. Bendaharawan adalah petugas yang berwenang melakukan penerimaan, penyimpanan dan pengeluaran uang atau surat berharga lainnya. Tugas membuat penghitungan dan pertanggungjawaban keuangan dilakukan oleh bendaharawan. Tugas otorisator dan ordonator dipegang oleh kepala sekolah. Tugas bendaharawan dipegang oleh pegawai sekolah dan atau guru yang ditunjuk oleh kepala sekolah dengan Surat Keputusan (SK), dalam hal ini kepala sekolah sebagai pengendali kegiatannya. Perlu dijelaskan bahwa kepala sekolah tidak dibenarkan menjabat sebagai bendaharawan sekolah, namun ia bertindak sebagai pengawas dan pengendali keuangan sekolah. Kepala sekolah hendaknya mampu mengawasi kinerja bendaharawan sehingga kebenaran dari pembukuan dan penggunaan keuangan sekolah bisa dipantau secara terus menerus.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Seberapa besar pelaksanaan Metode Resitasi dan Problimsolvingdi SDN Padangjambu Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik 2) Seberapa besar prestasi hasil belajar IPS siswa SDN Padangjambu Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik ; 3) Seberapa besar pengaruh Metode Resitasio dan Problimsolving terhadap prestasi hasil belajar IPS siswa SDN Padangjambu Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik.
Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1)Ingin Mengetahui Seberapa besar pelaksanaan Metode Resitasi dan Problimsolving di SDN Padangjambu Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik 2) Ingin Mengetahui Seberapa besar Seberapa besar prestasi hasil belajar IPS siswa SDN Padangjambu Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik ; 3) Ingin Mengetahui Seberapa besar pengaruh Metode Resitasi dan Problimsolving terhadap prestasi hasil belajar siswa SDN Paromahan Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik.
Metodologgi penelitian : tempat penelitian di SDN Metode Resitasi dan PrblimsolvingKecamatan Tambak Kbupaten Gresik , Populasi SDN Paromahan Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik , Sample aadalah Guru dan Siswa Kelas 5
95
SDN Padangjambu Kecamatan Tambak Kabupaten Grsik , dan analsa data menggunakan statistik Product Moment
Hasil penelitian : Berdasarkan pembahasan dan analisa data hasil penelitian sebagai berikut: 1).Hasil gambaran analisa angket dari variabel manajemen keuangan diperoleh 7,2 bearti termasuk kategori cukup pelaksanaan Metode Resitasi dan Problimsolving di SD Negeri Padangjambu Kecamatan Tambak Kbupaten Gresik 2).Hasil gambaran analisa variabel prestasi hasil belajar diperoleh 7,1 berarti termasuk kategori cukup pelaksanaan prestasi hasil belajar di SD Negeri Padangjambu Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik 3).Hasil penelitian tentang Pengaruh Metode Resitasi dan Problimsolving terhadap prestasi hasil belajar IPS siswa kelas 5 SD Negeri Padangjambu Kecamatan Tambak Kabupaten Gresik dengan menggunakan korelasi product moment untuk N = 40 dengan taraf signifikan 5 % diketahui r tabel 0,312 , sedangkan hasil perhitungan peneliti dihasilkan r hitung 0,9835 maka dapat diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan.

Kata Kunci : Metode Ceramah , Tanyajawab , Prestasi Belajar, dan SDN Paromahan Kabupaten Gresik

 

DOI : 10.5281/zenodo.3496252


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arikunto Suharsimi (1982), Pengelolaan Kelas dan siswa, Jakarta, PT Rya Grafindo Persada

Arikunto Suharsimi (1993) Prosedur Penelitian, sauatu Pendekatan Praktek, Jakarta,PT.Bina Akara

Hadi Sutrisno (1993), IStatistik Jilid I,Yogjakarta,Fakultas Psikologi UGM

Bakri djamarah, (1985) PStrategi Belajar Mengajar, Banjarmasin,Rineke Cipta.

Departemen Pendidikan Nasional. 2002. Manajemen Keuangan. Materi Pelatihan Terpadu untuk Kepala Sekolah. Jakarta: Dirjen Dikdasmen, Direktorat Pendidikan Lanjutan Tingkat Pertama

Direktorat Pendidikan Dasar. 1995/1996. Pengelolaan Sekolah di Sekolah Dasar. Jakarta: Direktorat Pendidikan Dasar. Ditdikdasmen Depdikbud

Efendi Usman (1985), Pengantar Psikologi, , Bandung, Angkasa.

Imron, Ali. 2004. Manajemen Keuangan Berbasis Sekolah. Dalam Maisyaroh dkk, 2004. Perspektif Manajemen Pendidikan Berbasis

Sekolah. Malang: Penerbit Universitas Negeri Malang.

Kadarman, A.M. dan Udaya, Jusuf. 1992. Pengantar Ilmu Manajemen: Buku Panduan Mahasiswa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 056/U/2001 tentang Pedoman Pembiayaan Penyelenggaraan Pendidikan di Sekolah. Jakarta: CV Tamita Utama

Pemerintah Kota Malang. 2002. Kutipan Buku Pedoman Kerja dan Penekanan Tugas. Malang: Dinas Pendidikan Kota Malang

M.Ngalim Purwanto (1995),Ilmu Pendidikan Teoritis dan Praktis,Bandung,PT.Remaja Rosda Karya.

Manullang, M. 1990. Dasar-dasar Manajemen. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Mardiana Z,( 1998 ) Pengelolaan Kelas dan Motivasi Belajar, Surabaya,Institut Keguruan dan Ilmu pendidikan,Surabaya.

Noeh Nasution (1991) Psikologi Pendidikan, Jakarta, Depdikbud.

Supriadi, Dedi. 2004. Satuan Biaya Pendidikan Dasar dan Menengah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Sutarsih, Cicih. Tanpa tahun. Administrasi Keuangan Sekolah. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal

Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Direktorat Tenaga Kependidikan.

Swastha, Basu. 1985. Azas-azas Manajemen Modern. Yogyakarta: Liberty.

Suharsimi Arikunto,(1991), Prosedur Penelitian,Yogjakarta PT.Reneka Cipta.

Surachmad Winarno (1989),Metodologi Pengajaran Nasional, Bandung, Jamars.

Sudirman,N,(1991), Ilmu pendidikan,bandung,PT.Rosda Karya.

Timan, Agus, Maisyaroh, Djum Djum Noor Benty. 2000. Pengantar Manajemen Pendidikan. Malang: AP FIP UM

Undang-undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: CV Tamita Utama

Undang-undang No 22 tahun 1999, yang direvisi dengan Undang-undang No 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Widjanarko, M. dan Sahertian, P.A. 1996/1997. Manajemen Keuangan Sekolah. Bahan Pelatihan Manajemen Pendidikan bagi Kepala SMU se- Indonesia di Malang

Wijaya Cece (1991),Kemampuan Dasar Guru dalam Proses Belajar Mengajar, Bandung, PT.Remaja Rosda Karya.

…………..(1981) Pengantar Dasar-dasar Pendidikan, Surabaya, Usaha Nasional Cetakan ke III.

Fahimatul Anis; Normah Normah(2017).PENGARUH MOTIVASI GURU TERHADAP PRESTASI HASIL BELAJAR SISWA KELAS 4 SDN TELUKJATIDAWANG KECAMATAN TAMBAK KABUPATEN GRESIK. Jendela Pendidikan. Vol 7 No 1. Diakses di : http://journal.unigres.ac.id/index.php/JendelaPendidikan/article/view/540


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.




ttps://jendelapendidikanunigres.blogspot.com/ 

https://unigres.ac.id

http://sister.unigres.ac.id/auth/login