Kondisi Optimum Penyerapan Pewarna Alami Akar Bakau Pada Serat Doyo

Penulis

  • Sukemi Chemistry Education, Faculty of Educaion and Teachers Training, Mulawarman University, Gunung Kelua, Samarinda City, Indonesia
  • Syahida Adha Chemistry Education, Faculty of Educaion and Teachers Training, Mulawarman University, Gunung Kelua, Samarinda City, Indonesia
  • Edy Suprianto Chemistry Education, Faculty of Educaion and Teachers Training, Mulawarman University, Gunung Kelua, Samarinda City, Indonesia
  • Luthfi Talitha Fairuzy Fadjri Chemistry Education, Faculty of Educaion and Teachers Training, Mulawarman University, Gunung Kelua, Samarinda, Indonesia
  • Rismananda Ishmah Chemistry Education, Faculty of Educaion and Teachers Training, Mulawarman University, Gunung Kelua, Samarinda City, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.55129/jp.v11i2.1906

Kata Kunci:

pewarnaan, serat, ulap doyo, akar bakau, ekstrak kulit akar bakau

Abstrak

Tanaman Doyo (Curliglia latifolia) adalah salah satu tanaman yang digunakan oleh masyarakat Dayak sebagai benang dalam pembuatan tenun ulap doyo. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi optimum penyerapan serat doyo terhadap pewarna alami kulit akar bakau. Penyerapan warna dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu suhu, konsentrasi, pH, waktu, MLR dan mordant. Warna alami hasil pewarnaan ini adalah cokelat. Kondisi optimum penyerapan pewarna alami kulit akar bakau oleh serat doyo yaitu pada suhu titik didih dengan pH 3 selama 135 menit, dengan MLR 1:100, dan konsentrasi larutannya 4 kali lebih pekat, serta dengan menggunakan mordant ion Cu2.

Referensi

Ali, F., Ferawati, & Arqomah, R. (2013). Ekstraksi Zat Warna dari Kelopak Bunga Rosella (Studi Pengaruh Konsentrasi Asam Asetat dan Asam Sitrat). Jurnal Teknik Kimia, Vol. 19, No. 1, 26-34.

Arlita, M., Waluyo, S., & Warji. (2013). Pengaruh Suhu dan Konsentrasi Terhadap Penyerapan Larutan Gula pada Bengkuang (Pachyrrhizus erosus). Jurnal Teknik Pertanian Lampung, Vol. 2, No. 1, 85-94.

Cahyani, M. D. (2016). Ekstraksi Zat Warna Alami dari Kayu Bakau (Rhizophora mucronata) dengan Metode Microwave Assisted Extraction. Skripsi. Surabaya: Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Dewi, L. F., Pringgenies, D., & Ridio, A. (2018). Pemanfaatan Mangrove Rhizophora mucronata Sebagai Pewarna Alami Kain Katun. Journal of Marine Research, Vol. 7, No. 2, 79-88.

Farooq, A., Ali, S., Abbas, N., & Zahoor, N. (2013). Optimization of Extraction and Dyeing Parameters for Natural Dyeing of Cotton Fabric Using Marigold (Tagetes erecta). Asian Journal of Chemistry, Vol. 25, No. 11, 5955-5959.

Firdaus, M., Prihanto, A. A., & Nurdiani, R. (2013). Tanaman Bakau : Biologi dan Bioaktivitas. Malang: Universitas Brawijaya Press.

Geelani, S. M., Ara, S., Mir, N. A., Bhat, S. J., Mishra, P. K., O.M, H., et al. (2013). Natural dyeing of fabrics using Quercus robur L. (fruit cups) dye and Punica granatum L. (peel) mordant. The Journal of Phytopharmacology, Vol. 2, No. 6, 52-58.

Isminingsih. (1978). Pengantar Kimia Zat Warna. Bandung: Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil.

Markovic, I., Ilic, J., Markovic, D., Simonovic, V., & Kosanic, N. (2013). Color Measurement of Food Products Using CIE L*a*b* and RGB Color Space. Journal of Hygienic Engineering and Design, Vol. 4, 50-53.

Nasution, H., Mayudendi, & Siregar, S. H. (2015). Penentuan Waktu Kontak dan pH Optimum Penyerapan Zat Warna Direct Yellow Menggunakan Abu Terbang (Fly Ash) Batubara. SEMIRATA 2015 bidang MIPA BKS-PTN Barat, 747-756.

Nurayusustini, A. (2014). Pengaruh Jenis Fikser (dengan Variasi Massa) Terhadap Ketahanan Luntur Warna pada Proses Pewarnaan Kain Katun dengan Menggunakan Zat Warna Alami dari Daun Jati (Tectona grandis sp.). Tugas Akhir. Palembang: Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Sriwijaya.

Rade, K. A., Pharande, V. A., & Saini, D. R. (2017). Effect of Changes in Process Parameters on Energy Consumption during Textile Dyeing Process. International Journal of Theoretical and Applied Mechanics, Vol. 12, No. 3, 579-588.

Riapranita, A., Setyaningtyas, T., & Riyani, K. (2015). Penentuan Waktu Kontak dan pH Optimum Penyerapan Metilen Biru Menggunakan Abu Sekam Padi. Jurnal Molekul, Vol. 1, No. 1, 41-44.

Rosyida, A., & Zulfiya, A. (2013). Pewarnaan Bahan Tekstil dengan Menggunakan Ekstrak Kayu Nangka dan Teknik Pewarnaannya untuk Mendapatkan Hasil yang Optimal. Jurnal Rekayasa Proses, Vol. 7, No. 2, 52-58.

Rymbai, H., Sharma, R., & Srivasta, M. (2011). Bio-colorants and Its Implications in Health and Food Industry A Review. International Journal of Pharmacological Research, Vol. 3, 2228-2244.

Sari, I. I. (2017). Bunga Anggrek Hitam sebagai Ide Penciptaan Karya Batik pada Kain Tenun Ulap Doyo. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Seni Rupa, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Sukemi. (2015). Study on the Potential of Natural Products as Antioxidant and Natural Dye for Cotton Fibers. Tesis. Thailand: Faculty of Science, King Mongkut's University of Technology Thonburi.

Sukmawati, P., & Utami, B. (2014). Adsorpsi Zat Pewarna Tekstil Malachite green Menggunakan Adsorben Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao) Teraktivasi Asam Nitrat. Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika (SNFPF) ke-5, Vol. 5, No.1, 19-25.

Sulistiyani, R. (2015). Pengaruh Proses Mordanting dan Jenis Mordan Terhadap Kualitas Kain Celup Ikat yang Diwarnai dengan Zat Warna Alam Jantung Pisang. Skripsi. Semarang: Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang.

Syabana, D. K., Satria, Y., & Widiastuti, R. (2013). Aplikasi Zat Warna Alam pada Tenunan Serat Doyo untuk Produk Kerajinan. Dinamika Kerajinan dan Batik, Vol. 30, No. 1, 45-52.

Taufik, A. (2006). Efek Konsentrasi Zat Pengemban Terhadap Ketuaan Warna pada Pencelupan Serat Poliester dengan Zat Warna Dispersi. Jurnal Teknoin, Vol. 11, No. 1, 65-76.

Zian, Ulfin, I., & Harmami. (2016). Pengaruh Waktu Kontak pada Adsorpsi Remazol Violet 5R Menggunakan Adsorben Nata de Coco. Jurnal Sains dan Seni ITS, Vol. 5, No. 2, 2337-3520

File Tambahan

Diterbitkan

07-09-2022

Cara Mengutip

Sukemi, Adha, S. ., Suprianto, E. ., Fadjri, L. T. F. ., & Ishmah, R. . (2022). Kondisi Optimum Penyerapan Pewarna Alami Akar Bakau Pada Serat Doyo. Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan, 11(2), 261–270. https://doi.org/10.55129/jp.v11i2.1906