http://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/issue/feed Journals of Ners Community 2022-10-04T16:12:27+07:00 Suwanto suwantofatima@gmail.com Open Journal Systems <p><em>Journals of Ners Community</em> hanya menerima naskah asli yang belum pernah diterbitkan. Naskah dapat berupa hasil penelitian, konsep-konsep pemikiran inovatif hasil tinjauan pustaka, kajian, dan analitis di bidang keperawatan dan kesehatan yang bermanfaat untuk menunjang kemajuan ilmu kesehatan/ keperawatan, pendidikan dan praktik keperawatan profesional.</p><p><strong>Penerbit:</strong></p><p><strong>Program Studi Ilmu Keperawatan Bekerjasama PPNI Jawa Timur</strong></p><p><strong>Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik</strong></p><p><strong>Jl. Arif Rahman Hakim No. 2B, Gresik, Jawa Timur, 61111</strong></p> http://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/1994 KORELASI STATUS GIZI DAN TINGKAT KECUKUPAN GIZI TERHADAP PERFORMA DAN KEBUGARAN ATLET 2022-10-04T16:12:27+07:00 Susan Viviana susanviviana.bong@gmail.com Linda Riski Sefrina lindariski@gmail.com <p>Kecukupan energi dan gizi atlet merupakan salah satu faktor penting yang menunjang prestasi olahraga. Pemenuhan nutrisi yang tepat sesuai dengan kebutuhan individu atlet merupakan prasyarat utama bagi kesehatan, kebugaran jasmani, dan prestasi olahraga terutama pada saat menjalani pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi korelasi status gizi dan evaluasi energi terhadap kinerja dan kebugaran atlet. Metode yang digunakan studi literatur atau pustaka pustaka, yakni dengan mengadopsi sekumpulan sumber data yang telah dikumpulkan dan diperoleh sebelumnya untuk dihubungkan dan dielaborasikan kembali. Berdasarkan penyeleksian, terdapat sepuluh jurnal yang terseleksi sebagai dasar sekaligus sumber penelitian. Ditinjau dari berbagai informasi yang telah digali dan dianalisis, terdapat korelasi antara status gizi dan evaluasi energi terhadap kinerja dan kebugaran atlet</p> 2022-10-04T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 Journals of Ners Community http://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/1991 DOCKING MOLEKULLER CURCUMIN DARI RIMPANG BENGLE (Zingiber cassumunar Roxb.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN 2022-10-04T13:08:11+07:00 Eka Putri Wiyati ekaputriwiyati@gmail.com Nurkhasanah Nurkhasanah nurkhasanah@pharm.uad.ac.id Ika Dyah KumalaSari ika.kumalasari@tp.uad.ac.id <p>Antioksidan alami adalah antioksidan yang diperoleh dari bahan alam, dan merupakan hasil dari metabolit sekunder tumbuhan dengan menghasilkan senyawa aktif. bengle (<em>Zingiber cassumunar </em>Roxb<em>.</em>) memiliki kandungan curcumin yang menunjukkan aktivitas sebagai antioksidan. Curcumin ialah termasuk senyawa polifenol dari flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran curcumin pada rimpang bengle (<em>Zingiber cassumunar</em> Roxb<em>.</em>) sebagai antioksidan terhadap ROS1 3ZBF dengan menggunakan aplikasi <em>autodock</em> vina. Hasil yang diperoleh berupa <em>binding affinity</em> (kkal/mol) ligan terhadap protein. Sedangkan program <em>ligplot+</em> untuk memvisualisasikan konformasi 3D molekul dan interaksi ligan-protein. Hasil <em>docking molecular</em> curcumin memiliki potensi aktivitas sebagai antioksidan karena memiliki afinitas dan membentuk ikatan hidrogen secara <em>in-silico</em>, hasil <em>binding affinity</em> dengan nilai berkisar antara 6,7–7,7, terdapat&nbsp; ikatan dengan LEU2028, MET2001, SER2002 dan PHE2004. sehingga dapat dilanjutkan uji aktivitas secara <em>in vitro</em> di Laboratorium untuk mendapatkan hasil aktivitas sebagai antioksidan.</p> 2022-10-04T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 Journals of Ners Community http://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/1375 MANAJEMEN PERUBAHAN RUMAH SAKIT “M” JAKARTA SELATAN DALAM PEMENUHAN STANDAR NASIONAL AKREDITASI RUMAH SAKIT EDISI 1.1 MENGENAI REGULASI TATA NASKAH 2022-10-04T09:54:41+07:00 Ratih Gunanto ratihgunanto@gmail.com <p>Akreditasi wajib dilakukan secara berkala setiap 4 (empat) tahun sekali. Komisi Akreditasi <br />Rumah Sakit melakukan upaya perbaikan dan evaluasi dengan menyempurnakan Standar <br />Nasional Akreditasi Rumah Sakit edisi 1 menjadi edisi 1.1. Perubahan standar edisi 1.1 turut <br />mempengaruhi perubahan pada standar, maksud, dan tujuan, serta elemen pada penilaian dalam <br />Tata Kelola Rumah Sakit yaitu penambahan penyusunan dan penetapan regulasi tata naskah <br />rumah sakit. Pada tahun 2022, dari total 1981 rumah sakit, sebanyak 1342 rumah sakit (67.7%) <br />terakreditasi menggunakan edisi 1, sedangkan rumah sakit yang terakreditasi menggunakan <br />edisi 1.1 sebanyak 75 rumah sakit (3.8%). Saat ini, Rumah Sakit “M” Jakarta Selatan sedang <br />berproses untuk menyiapkan akreditasi edisi 1.1. Untuk memperoleh gambaran terhadap <br />proses manajemen perubahan yang dilakukan Rumah Sakit “M” Jakarta Selatan saat <br />melaksanakan pemenuhan SNARS edisi 1 menjadi SNARS edisi 1.1 standar TKRS mengenai <br />Pembuatan Regulasi Tata Naskah. Pendekatan kualitatif dengan metode deskripsi melalui <br />wawancara mendalam, FGD, observasi dan tinjauan dokumen untuk analisis dan kesimpulan <br />ditarik. Data tersebut disajikan dalam bentuk narasi kutipan dari wawancara kemudian <br />dibandingkan dengan teori dan disajikan dalam bentuk matriks berdasarkan unsur-unsur yang <br />diteliti. Formulasipenelitian untuk wawancara mendalam tersebut terdiri dari 4 (empat) orang <br />dari Komite Mutu dan Keselamatan Pasien dan untuk FGD yang terdiri dari 10 (sepuluh) orang <br />pemimpin di unit Rumah Sakit "M" di Jakarta Selatan. Dalam penelitian ini didapatkan hasil <br />bahwa setiap aktifitas yang dilakukan pada inisiatif manajemen perubahan dalam pelaksanaan <br />pemenuhan SNARS edisi 1.1 standar TKRS mengenai pembuatan regulasi tata naskah sudah <br />sesuai dengan pendekatan mulai dari tahap pertama hingga tahap kedelapan manajemen <br />perubahan John Kotter. Manajemen perubahan pelaksanaan pemenuhan SNARS edisi 1 <br />menjadi SNARS edisi 1.1 standar TKRS mengenai pembuatan regulasi tata naskah di Rumah <br />Sakit “M” Jakarta Selatan telah berhasil. Mempertahankan fungsi pengawasan secara kontinu <br />terhadap pelaksanaan implementasi regulasi tata naskah yang dibuat melalui kegiatan telusur <br />lapangan oleh komite mutu khususnya pengendali dokumen</p> 2022-10-04T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 Journals of Ners Community http://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/1962 HAK PASIEN ATAU MASYARAKAT MENDAPATKAN PELAYANAN KESEHATAN YANG BERKUALITAS 2022-09-27T17:54:40+07:00 Ampera Matippanna amperamatippanna12@gmail.com <p>Setiap penyelenggaraan pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan atau institusi pelayanan kesehatan harus berfokus pada kebutuhan dan kepentingan pasien, dilaksanakan sesuai dengan standar pelayanan yang belaku dan dengan upaya maksimal berdasarkan kompetensi dan kewenangan serta dengan kehati-hatian dan ketelitian profesional yang tinggi sebagai ciri dari suatu pelayanan yang berkualitas. Pelayanan kesehatan yang berkualitas merupakan hak yang dijamin dan dilindungi oleh hukum, sehingga setiap pelaksanaan pelayanan kesehatan yang menyimpang atau melanggar hak-hak pasien dapat dimintai pertanggung jawaban hukum pada tenaga kesehatan yang melakukannya</p> 2022-09-25T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 Journals of Ners Community http://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/1952 PENERAPAN CUTI HAID DI UIKL SULAWESI 2022-09-22T13:29:41+07:00 A.Muflihah Darwis amuflihah@unhas.ac.id Rizky Chaeraty Syam ikarezki667@gmail.com <p>Penerapan cuti haid berdasarkan UU No. 13 Tahun 2003 pada kenyataannya masih memiliki pengawasan yang lemah. Hal ini disebabkan karena cuti menjadi suatu hal yang diikuti dengan penerapan upah yang diberikan oleh pengusaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan cuti haid pada pekerja perempuan di UIKL Sulawesi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan jumlah sampel 40 orang. Penelitian ini dilakukan di UIKL Sulawesi pada bulan Agustus 2022. Menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian ini didapatkan kategori pengetahuan baik (85.0%) dan kurang baik (15.0%), kategori persepsi baik (85,0%) dan kurang baik (15,0%) serta kategori penerapan baik (62,5%) dan kurang baik (37,5%). Kesimpulan pada penelitian ini adalah penerapan cuti haid pada pekerja perempuan di UIKL Sulawesi sudah sesuai dengan peraturan UU. No. 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Perlu adanya sosialisasi mengenai cuti haid dan mempermudah syarat pekerja yang ingin mengambil cuti.</p> 2022-09-22T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 Journals of Ners Community http://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/1947 MENTAL HEALTH IMPACT OF PANDEMIC COVID-19 AMONG HEALTH CARE WORKERS: A SYSTEMATIC REVIEW 2022-09-20T13:58:45+07:00 David R. I. Hutajulu david.rainer@ui.ac.id Ede S. Darmawan david.rainer@ui.ac.id <p><em>Basically, this study want to know what is the impact of COVID-19 among Health Care Workers (HCWs), including effect (stress, burnout, and anxiety). This systematic review was performed according to the Preferred Reporting Items for Systematic review. We conducted a systematic review by searching the following databases Proquest, Science Direct, Scopus, Sage, and MDPI from January 2020 to December 2020. The search was limited to the studies that reported mental health impact of COVID-19 in healthcare workers, such as psychological (emotional) trauma, acute stress disorder (ASD) and post-traumatic stress disorder (PTSD), mass traumatic event, secondary traumatic stress (STS), moral injury, sleep disorder. Case reports, duplicate publications, journal reviews, were excluded. The methodological quality of studies was assessed by the Appraisal tools From JBI tools. The initial search returned 34 articles. twelve studies were included in final analysis, with total of 14.205 subjects. Healthcare worker directly giving healthcare to suspected or confirmed COVID-19 patients may develop various mental issues such as anxiety, poor sleep quality, insomnia, parasomnia, changing personal life and enhanced negative effect. Physician and Nurse are healthcare workers professions most at risk of infection of COVID-19. Healthcare Workers have significant mental pressure during the COVID-19 pandemic. The different healthcare workers professions and gender have different levels of risk of mental disorders during COVID-19 pandemic.</em></p> 2022-09-20T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 Journals of Ners Community http://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/1943 PENGARUH KETERSEDIAAN SUMBER DAYA KEFARMASIAN TERHADAP PENCAPAIAN INDIKATOR PENGELOLAAN OBAT PUSKESMAS KOTA JAMBI TAHUN 2020 2022-09-19T14:25:34+07:00 Hisran H hisran1962@poltekkesjambi.ac.id Salmah Salmah hisran1962@poltekkesjambi.ac.id <p>Telah dilakukan penilitian dengan judul Pengaruh Ketersediaan Sumber Daya Kefarmasian terhadap Pencapaian Indikator Pengelolaan Obat Puskesmas Kota Jambi tahun 2020. &nbsp;Masalah penelitian adalah belum diketahui kondisi ketersediaan sumber daya&nbsp; kefarmasian dan bagaimana pengaruhnya&nbsp; dengan pencapaian indicator obat. Penilitian dilakukan di 20 puskesmas Kota Jambi yang dilaksanakan pada September sampai dengan November 2020. Analisis data berupa distribusi frekuensi, dan uji Kendalls tau b. Dari 20 puskesmas yang ada di Kota Jambi, 5&nbsp;&nbsp; puskesmas atau (25%) tersedia apoteker dengan jumlah Apoteker 5 orang, sementara TTK berjumlah 54 orang atau rata-rata 1 puskesmas memiliki 2-3 orang TTK. Pengelolaan obat, dari 20 puskesmas, 55,6% puskesmas yang telah melaksanakan pengelolaan obat sesuai standar, 44,4% melaksanakan sebagian dan tidak melaksananakan. Farmasi klinik, Dari 20 puskesmas, baru 28,6% saja yang telah melaksanakan pemberian informasi yang lengkap dan rata-rata 45% puskesmas yang telah melaksanakan Pelayanan Informasi Obat ( PIO). Secara statistic tidak ditemukan adanya hubungan antara kersediaan sumber daya dengan encapaian indicator obat.</p> 2022-09-19T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 Journals of Ners Community http://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/1941 HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN KEHILANGAN GIGI DAN PEMAKAIAN GIGI TIRUAN DI KELURAHAN PENGASINAN SAWANGAN KOTA DEPOK 2022-09-17T15:46:32+07:00 Didik Marsigid didik.marsigid@gmail.com Lorenta Marpaung Lorenta.marpaung@yahoo.com <p>Gigi tiruan merupakan sebagai penganti daerah yang kehilangan gigi, Kehilangan gigi dapat menyebabkan berkurangnya kemampuan untuk melakukan aktivitas pengunyahan,kelainan berbicara,estetik berkurang, bergesernya gigi dan ganguan pada sendi.&nbsp; Perawatan dengan pemakaian gigi tiruan sebagai pengganti daerah&nbsp;&nbsp; yang kehilangan gigi sangat penting, akan tetapi tidak semua orang yang kehilangan gigi memakai gigi tiruan. Pengetahuan merupakan salah satu faktor penyebab seseorang dalam melakukan sesuatu tindakan. untuk mengetahui hubungan&nbsp; tingkat pengetahuan masyarakat dengan&nbsp; kehilangan gigi dan pemakaian gigi tiruan di Kelurahan Pengasinan Sawangan Kota Depok. ini adalah penelitian deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 100 responden yang merupakan perwakilan dari populasi 28.569 jiwa. Pengumpulan data dilakukan dengan pembagian&nbsp; kuisioner kepada subyek penelitian yang telah diberi&nbsp; informed consent. Hasil uji stastistik menunjukan&nbsp; adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan ( P value = 0,000 ), sumber informasi ( P value = 0,000 ) dengan pengetahuan tentang gigi yang hilang terhadap pemakaian gigi tiruan di kelurahan Pengasinan Kecamatan Sawangan Kota Depok.</p> 2022-09-17T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 Journals of Ners Community http://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/1940 EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN COVID-19 DI PT. XYZ 2022-09-17T15:13:12+07:00 Mega Dita Agustin mega@ui.ac.id Fatma Lestari fatma@ui.ac.id <p>Selama Pandemi COVID-19 di dunia, pemerintah membuat peraturan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan COVID-19. Peraturan ini diadopsi oleh beberapa perusahaan untuk mengambil langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan COVID-19 di tempat kerja. Perusahaan bisa melakukan penerapan sistem kerja <em>work from home</em>, <em>physical distancing</em>, dan menerapkan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas penerapan pencegahan dan penanggulangan COVID-19 di PT.XYZ. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif dengan instrumen penelitian panduan wawancara, lembar studi dokumen dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 31 indikator Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 di PT.XYZ, indikator yang sudah diterapkan adalah sebanyak 29 indikator (93,6%), 1 indikator (3,2%) yang sudah diterapkan namun belum sesuai standar, dan 1 indikator (3,2%) yang belum diterapkan. Kesimpulan dalam penerapan pencegahan dan penanggulangan COVID-19 di PT.XYZ sudah sesuai dengan semua poin pada standar yang digunakan dalam penelitian ini.</p> 2022-09-17T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 Journals of Ners Community http://journal.unigres.ac.id/index.php/JNC/article/view/1917 PREVALENSI THALASEMIA BETA MINOR DENGAN MENGGUNAKAN INDEKS MENTZER PADA PASIEN ANEMIA SUKU SABU DI RSUD SABU RAIJUA 2022-09-08T13:15:00+07:00 Furi Ainun Khikmah furry.ainun@gmail.com Heri Sutrisno Prijopranoto heri.sutrisno88@gmail.com <p>Thalassemia adalah penyakit yang dapat diwariskan dari orang tua yang membawa mutasi gen globin. Data Riskesdas tahun 2018 Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki prevelensi talasemia yang tinggi dengan frekuensi gen beta berkisar 3-10%. Skrining thalassemia dapat dilakukan dengan pemeriksaan elektroforesis Hb sebagai baku emas. Akan tetapi biaya untuk pemeriksaan tersebut cukup mahal, sehingga skrining dapat dilakukan dengan menggunakan indeks eritrosit. Indeks Eritrosit yang sering digunakan salah satunya yaitu indeks Mentzer. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan teknik sampling incidental, sampel sebanyak 57. Sampel pada penelitian adalah subjek dengan anemia mikrositik hipokromik yang berkunjung ke Poli Rawat jalan RSUD Sabu Raijua yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria ekslusi. Variable predictor pada penelitian ini adalah Indeks Menzter yaitu dengan cara menilai MCV/RDW, dengan outcome nilai indeks Mentzer &lt;13 maka kemungkinan menderita thalassemia beta minor, dan jika nilai indeks Mentzer &gt;13 maka kemungkinan anemia defisiensi besi. Dari 57 pasien anemia mikrositer terdapat&nbsp; 12 (21.05%) dengan indeks Mentzer &lt; 13. Prevalensi tersangka Thalassemia beta minor pada populasi pasien anemia mikrositer&nbsp; suku Sabu pada penelitian ini sebesar 21,05%.</p> 2022-09-08T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2022 Journals of Ners Community