EDUKASI HIPOGLIKEMI TERHADAP KEJADIAN HIPOGLIKEMIA PENDERITA DM DI POSYANDU LANSIA BALOWERTI KOTA KEDIRI
DOI:
https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v11i1.924Abstract
Upaya untuk mencegah komplikasi hipoglikemia pada Penderita DM dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan yang baik dan tepat sehingga kesadaran penderita DM untuk mau mengubah perilaku dalam menjalani program pengobatan yang diberikan meningkatkan dan kadar gula dapat dikendalikan. Peningkatan pengetahuan merupakan prinsip dasar penanggulangan hipoglikemia pada pasien diabetes mellitus secara mandiri dan secara intensif. Pendidikan dan perilaku sudah menunjukkan berkurangnya resiko hipoglikemia bagi pasien diabetes melitus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi hipoglikemi terhadap kejadian hipoglikemia
Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimen dengan pendekatan The Pretest-Postest design tanpa grup kontrol. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah penderita DM yang datang di Posyandu Lansia Desa Balowerti yang mempunyai masalah kesehatan diabetes melitus. Kriteria inklusi adalah penderita DM lama dan berusia 50 tahun ke atas. Jumlah sampel yang diambil sebesar 20 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September  2019. Analisa bivariat dilakukan dengan uji statistik dependent sampel t-test (paired t test.) edukasi diberikan setelah responden mengisi kuesioner.
Hasil uji statistik didapatkan nilai p value 0.048 yang berarti p value kurang dari alpha (p<0.05) yang artinya Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kadar gula darah pasien diabetes melitus sebelum dan sesudah edukasi di posyandu lansia desa Balowerti Kota Kediri.
Pemberi pelayanan kesehatan dapat melakukan kegiatan edukasi melalui penyuluhan kesehatan sebagai upaya pencegahan hipoglikemia di masyarakat.
Kata kunci: Edukasi Hipoglikemia, Diabetes Mellitus
DOI: 10.5281/zenodo.4735962
References
Abraham MB, Jones TW, Naranjo D Karges B, Oduwole A, Tauschmann M, et al. ISPAD CLINICAL PRACTICE CONSENSUS GUIDELINES ISPAD Clinical Practice Consensus Guidelines 2018 : Assessment and management of hypoglycemia in children and adolescents with diabetes. 2018;19(May):178–92.
Canada D, Practice C, Expert G. Diabetes Canada Clinical Practice Guidelines Expert Committee. 2018;42:104–8.
Shafiee G, Mohajeri-tehrani M, Pajouhi M Larijani B. The importance of hypoglycemia in diabetic patients. 2012;11(1):1.
Parellanggi A, Rahman G. Hubungan Pengetahuan Dengan Tanda Dan Gejala Hipoglikemia Yang Dipersepsikan Pasien Diabetes Melitus Yang Dirawat Di Rsud Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. 2011;III(2):1–7.
Ismail S, Juni MH, Shahar HK. Effect of Educational Intervention on Pressure Ulcer Documentation Among Nurses in Jordan Ministry of Health Tertiary Hospitals : A Quasi-Experimental Research Approach Effect Of Educational Intervention On Pressure Ulcer Documentation Among Nurses In Jordan Ministry Of Health Tertiary Hospitals : A Quasi-Experimental Research Approach. 2018;(February).
Bhutani G, Kalra S, Lamba S, Verma PK, Saini R, Grewal M. Original Article Effect of diabetic education on the knowledge, attitude, and practices of diabetic patients towards prevention of hypoglycemia. 2015;19(517):383–6.
Cho NH, Kim NK, Han E, Hong JH, Jeon EJ, Moon JS, et al. Patient Understanding of Hypoglycemia in Tertiary Referral Centers. 2018;43–52.
Kesehatan K, Kesehatan P, Jurusan S. Kementerian Kesehatan Politeknik Kesehatan Surakarta Jurusan Keperawatan. 2016;1–8.
Konsesus Penelolaan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia 2002. Semarang : PB PERKENI.
Notoatmodjo, S. 2010. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT Rineka Cipta.
PERKENI. 2006. Konsensus Pengeolaan dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta : PB. PERKENI.
Suyono, S. 2007. Penatalaksanaan Diabetes Mellitus Terpadu edisi kedua, Jakarta : Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI.
Witasari, dkk. 2009. Hubungan Tingkat Pengetahuan, Asupan Karbohidrat dan Serat dengan Pengendalian Kadar Glukosa Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe2. Jurnal Penelitian Sains dan Teknologi. Vol 10 No 2: 2009.