FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI

Penulis

  • Masrikan Masrikan RSUD Ibnu Sina Gresik
  • Hafsah Sutrisno RSUD Ibnu Sina Gresik

DOI:

https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v5i1.76

Abstrak

ABSTRAK
Operasi adalah salah satu terapi medis yang dapat menyebabkan kecemasan karena
ancaman dapat integrasi individu dan psikologis. Kecemasan merupakan pengalaman
pribadi emosional dan subjektif yang tidak dapat diamati secara langsung. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk menjelaskan faktor-faktor yang memiliki korelasi dengan
kecemasan pada pasien preoperation.
Penelitian ini menggunakan desain studi asosiasi dengan metode cross sectional
dengan 44 sampel yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel bebas
dalam penelitian ini adalah kedewasaan, pengetahuan, dan stressor. Variabel terikat adalah
kecemasan pasien preoperasi. Uji statistik yang digunakan adalah spearman rank dengan
tingkat kemaknaan α < 0.05.
Berdasarkan analisis Korelasi Spearman Rank, penelitian ini menunjukkan tidak
ada korelasi antara kematangan dengan kecemasan pada α = 0,168, tidak ada hubungan
antara pengetahuan dengan kecemasan pada α = 0,271, dan ada hubungan antara stressor
dengan kecemasan pada α = 0.029.
Persiapan pasien preoperasi oleh perawat harus sesuai dengan perawatan holistik
tidak hanya fisik tapi juga aspek psikologis, sehingga akan mengurangi kecemasan pasien.
Kata kunci: operasi Pre, pematangan, Pengetahuan, dan Stressor, Kecemasan.
ABSTRACT
Surgery is one of medical therapy that may lead to anxiety because can threat
individual integration and psychological. Anxiety is an emotional and subjective individual
experience that can not be directly observed. The purpose of this research is to explain
factors that have correlation with anxiety on patients preoperation.
This research used associate study design with cross sectional method with 44
samples that were selected based on inclution and exclution criteria. Independent
variables in this research were maturational, knowledge, and stressor. Dependent variable
is anxiety of patients preoperation. The statistical test used was Spearman rank with
significance level α <0.05.
Based on Spearman Rank Correlation analysis, this research shown no correlation
between maturational with anxiety on α = 0.168, no correlation between knowledge with
anxiety on α = 0.271, and there are correlation between stressor with anxiety on α =
0.029.
Preparation of patients preoperation by the nurses must according with holistic
care not physical only but psychological aspect too, so that will be reduce the patient’s
anxiety.
Keywords: Pre operative, Maturational, Knowledge, and Stressor, Anxiety.

Referensi

Alimul, A. A, 2003, Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah, Salemba Medika,

Jakarta.

Brunner & Suddarth, (2002). Keperawatan medikal Bedah Edisi 8 Vol 3. Jakarta: EGC.

Carpenito, Lynda J. (2006). Buku Saku Diagnosis Keperawatan. Jakarta : EGC, hal : 9 – 16

Fajar, Ibnu, dkk, (2009). Statistika untuk Praktisi Kesehatan. Yogyakarta : Graha Ilmu.

Gruendemann dan Fernsebner, (2005). Buku Ajar Keperawatan Perioperatif. Jakarta :

EGC.

Gaspersz, V. (2005). Manajemen Kualitas, Jakarta: Gramedia.

Hawari, Dadang, (2006). Manajemen Stress, Cemas dan Depresi. Jakarta : FKUI.

Sarwono, Jonathan, Analisis Statistik : Korelasi, http://www.jonathansarwono.info/, akses

tanggal 1 Agustus 2011 jam 13.15 WIB

Hudak dan Gallo (1994). Keperawatan Kritis : Pendekatan Holistik Edisi VI, Vol I,

Phyladelphia, J.B. Lipincolt, hal : 27 – 30

Kaplan dan Sadock (1997). Sinopsis Psikiatri : Ilmu Pengetahuan Perilaku Psikiatri Klinis,

Edisi ketujuh. Jakarta : EGC, hal 2 – 15

Keliat B, A. (1996). Hubungan Terapeutik Perawat – Klien. Jakarta : EGC, hal 3 – 28

Long, Barbara C. (1996). Perawatan Medikal Bedah (Suatu Pendekatan Proses

Keperawatan). Bandung : Yayasan IAPK Pajajaran, hal : 131 – 132

Nightingale, Kate dan Margaret Heaton, (2002). Pengantar Perawatan di Ruang Operasi.

Jakarta : EGC, hal : 2 – 5

Notoatmodjo S., (2002). Metodologi Penelitian Kesehatan Edisi ke2. Jakarta : PT Rineka

Cipta.

Nursalam & Siti Pariani, (2001). Pedoman Praktis Metodologi Riset Keperawatan. Jakarta

: Salemba Medika.

Nursalam, (2003). Konsep Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta :

Salemba Medika.

Nursalam. (2009). Konsep dan Perawatan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan.

Jakarta: Salemba Medika.

PSIK Fakultas Kesehatan Unigres, (2007). Unpublised. Buku Panduan Penyusunan

Proposal dan Skripsi. PSIK Fakultas kesehatan Unigres.

Journals of Ners Community Vol 5 No 1 Juni 2014

PSIK Fakultas Kesehatan Unigres, (2008). Unpublised. Journals of Ners Community.

PSIK Fakultas kesehatan Unigres.

Purwoto, A. (2007). Panduan Laboratorium Statistik Inferensial. Jakarta: Gramedia

Widiasarana Indonesia.

Said A. Latif dkk, (2001) Anesthesiologi. Jakarta: Bagian Anasthesiologi dan Therapi

Intensif FKUI.

Schwartz (2000). Ilmu Bedah, Edisi Terjemah. Jakarta : EGC, hal : 151 – 153

Setiadi, (2007). Konsep-konsep Penulisan Riset Keperawatan. Jakarta : Graha Ilmu.

Sjamsuhidajat, R dan Windejong (1997). Buku Ajar Ilmu Bedah. Jakarta : EGC, hal : 228,

Stuart & Sundeen (1998). Buku Saku Keperawatan Jiwa. Jakarta : EGC, hal : 175-181

Sugiyono (2001). Statistika Penelitian dan Aplikasinya. Bandung : Alfabeta, hal : 13-20

Suryani (2005). Komunikasi Terapeutik Teori dan Praktek. Jakarta : EGC, hal : 47-63

Suliswati, dkk (2005). Konsep Dasar Keperawatan Jiwa. Jakarta : EGC, hal : 108- 115

Tjiptono, F. (2005). Pemasaran Jasa. Malang: Banyumedia Publishing.

Yasmin Asih & Efendi Christantie, (2004). Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta : EGC.

Unduhan

Diterbitkan

05-06-2014

Cara Mengutip

Masrikan, M., & Sutrisno, H. (2014). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI. Journals of Ners Community, 5(1), 48–55. https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v5i1.76

Terbitan

Bagian

Artikel