ANALISIS DOKUMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN JIWA PADAPRAKTEK KLINIK MAHASISWA PRODI D-3 KEPERAWATAN UNIVERSITAS BONDOWOSO
DOI:
https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v9i2.679Abstract
ABSTRAK
ÂÂÂÂ
Pendokumentasian yang tidak dilakukan dengan lengkap dapat menurunkan mutu pelayanan keperawatan karena tidak dapat mengidentifikasi sejauh mana tingkat keberhasilan asuhan keperawatan yang telah diberikan, dalam aspek legal perawat tidak mempunyai bukti tertulis jika klien menuntut ketidak puasan akan pelayanan keperawatan (Nursalam,2008). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui capaian asuhan keperawatan jiwa dalam hal ini dokumentasi asuhan keperawatan jiwa pada praktik klinik mahasiwa Prodi D-3 Keperawatan Universitas Bondowoso.
Metode penelitian ini adalah diskriptif analitik melalui studi dokumentasi asuhan keperawatan jiwa pada praktik klinik mahasiswa Prodi D-3 Keperawatan. Tempat penelitian di Program Studi D-3 Keperawatan Universitas Bondowoso yang dilakukan pada September 2017. Seluruh mahasiswa semester IV Prodi DIII Keperawatan Universitas Bondowoso tahun 2017 berjumlah 55 mahasiswa, yang terdiri dari kelas A  dan kelas B. Teknik sampling penelitian menggunakan cluster randem sampling didapatkan jumlah sample kelas B sebanyak 27 mahasiswa
Dokumentasi asuhan keperawatan jiwa mengacu proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Secara keseluruhan dokumentasi asuhan keperawatan rata-rata dokumentasi asuhan keperawatan jiwa pada praktik klinik mahasiswa Prodi DIII Keperawatan Universitas bondowoso dengan nilai baik dimana telah mendokumen asuhan keperawatan jiwa 71,52%
Diperlukan upaya peningkatan bimbingan asuhan keperawatan jiwa yang ditekankan pada pengkajian dan perencanaan yang berhubungan dengan evaluasi tentang deteksi masalah baru dan modifikasi rencana keperawatan.
ÂÂÂÂ
Kata Kunci : Dokumentasi asuhan keperawatan jiwa, praktek klinik mahasiswa
ÂÂÂÂ
ABSTRACT
ÂÂÂÂ
Documentation that is not done in full can reduce nursing service quality because it cannot identify the extent to which the success of nursing care has been given, in the legal aspect the nurse does not have written evidence if the client demands dissatisfaction with nursing services (Nursalam, 2008). The purpose of this study was to determine the achievement of mental nursing care in this case the mental nursing care documentation in the clinical practice of the D-3 Nursing Study Program at Bondowoso University.
The method of this research was analytic descriptive through the study of mental nursing care documentation in the clinical practice of students of Nursing D-3 Study Program. The place of research in the Bondowoso University D-3 Nursing Study Program was conducted in September 2017. All of the IV semester students of the Department of Nursing in Bondowoso University in 2017 amounted to 55 students, consisting of class A and class B. The sampling technique used a cluster sampling sample class B as many as 27 students
Documentation of mental nursing care refers to the nursing process which includes assessment, nursing diagnosis, planning, implementation and evaluation. Overall, the nursing care documentation on average mental nursing care documentation at the clinical practice of DIII Nursing students at Bondowoso University with good grades had documented 71.52% mental nursing care.
Efforts are needed to improve the guidance of mental nursing care emphasized in the study and planning related to the evaluation of the detection of new problems and modifications to the nursing plan.
ÂÂÂÂ
Keywords : Documentation of mental nursing care, student clinical practice
DOI: 10.5281/zenodo.2632030
References
Alimul, A Aziz.(2002). Pengantar dokumentasi proses keperawatan. Jakarta ; EGC.
Ali, Zaidin.(2010). Dasar-Dasar Dokumentasi Keperawatan. Jakarta; EGC.
Ari Kunto. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendkatan Praktik. Jakarta ; Rhineka Cipta.
Dalami, dkk (2011). Dokumntasi Keperawatan Dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta; Trans Info Media.
Dorothy dan Marllyn.(2002). Pengajaran Klinis Dalam Pendidikan Keperawatan. Jakarta; EGC.
Keliat, B A.(2006). Proses Keperawatan Kesehatan Jiwa Edisi 2. Jakarta ; EGC.
Lestari, Wahyu Nunik.(2014). Pengaruh Supervisi Metode Klinis Terhadap Kelengkapan Dokumentasi Asuhan Keperawatan di RSUD . H Soewondo Kendal. Semarang. Jurnal Ilmu Kperawatan dan Kebidanan (JIKK).
Nursalam.(2008). Konsep Dan Penerapan Metodelogi Penelitian. Keperawatan. Jakarta ; Info Media.
Nursalam.(2009). Pendidikan Dalam Keperawatan. Jakarta ; Salemba Medika.
Purwanto (2011) Evaluasi Hasil Belajar Yogyakarta pustaka belajar.
Prodi D3 Keperawatan Universitas Bondowoso (2017) Pedoman Praktek Klinik Keperawatan Jiwa.
Rivai, Ahmad.(2015). Capaian Kompetensi Praktik Klinik Keperawatan Medikal Bedah Mahasiswa Program D4 Keperawatan Poli Teknik Kementrian Kesehatan Surakarta. Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan, Volume 4, Nomor 1, Mei 2015, hlm. 68–71.
RSJ Dr. Drajiman Wediodinigrat.(2012). Pedoman Praktik Keperawatan Jiwa.
Stuart G, W.(2007). Buku Saku Keperawatan Jiwa Edisi 5. Jakarta EGC.
Yosep, Iyus.(2007). Keperawatan Jiwa. Jakarta ; Replika Adi Jaya.
Yusuf, Ahmad.(2016). Kompetensi perawat dalam merawat pasien gangguan jiwa di RSJ menur dan RSJ lawang. ; https://unair.academia.edu/AhYusuf. diakses tanggal 29 Oktober 2018 jam 12.45 WIB.