HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KECEMASAN IBU DALAM MENDAMPINGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB CERME GRESIK
DOI:
https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v9i2.651Abstract
ABSTRAK
Latar Belakang Kelainan yang dimiliki oleh anak berkebutuhan khusus menimbulkan berbagai reaksi dari ibu yang memicu terjadinya kecemasan akibat tuntutan yang tinggi agar anaknya bisa hidup normal seperti anak-anak lain pada umumnya. Rentang respon yang dimiliki ibu mulai dari sangat mencemaskan akan keberadaan di lingkungan sekitar akibat kekurangan yang dimiliki hingga bersikap realistis dan objektif dalam menerima kondisi anaknya.
Tujuan. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan tingkat kecemasan ibu dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus di SLB Cerme Kabupaten Gresik
Metoda. Penelitian Desain penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik observasional dengan pendekata Cross Sectional. Responden pada penelitian ini adalah 42 ibu dari anak berkebutuhan khusus yang sekolah di SLB Cerme. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling.
Hasil. Berdasarkan uji statistic dengan menggunakan Korelasi Sperman Rank diketahui ada hubungan antara pengetahuan (p=0.000) dengan tingkat kecemasan (p=0.000) ibu dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus
Kesimpulan. Hasil ini menunjukkan bahwa pemahaman tentang anak berkebutuhan khusus harus dimiliki oleh ibu dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus agar tidak mudah mengalami kecemasan.
Kata Kunci : Pengetahuan, Kecemasan, anak Berkebutuhan Khusus,. Ibu
ÂÂÂÂ
ABSTRACT
Background. Abnormalities possessed by children with special needs cause various reactions from mothers that trigger anxiety due to high demands for children to live normal like other children in general. Response ranges of mother from the very worried about the existence in the environment due to lack of owned to be realistic and objective in accepting the condition of his son.Aim. This research is to know the relationship between knowledge with mother's anxiety level in assisting children with special needs in SLB Cerme Kabupaten GresikMethod. Research The design of this study used descriptive analytic observational design with Cross Sectional. Respondents in this study were 42 mothers of children with special needs who school at SLB Cerme. Sampling technique using purposive sampling.Results. Based on statistical test using Rank Sperman correlation, there is known relationship between knowledge (p = 0.000) and anxiety level (p = 0.000) of mothers in assisting children with special needsConclusion. These results indicate that understanding of children with special needs should be owned by the mother in assisting children with special needs so as not easy to experience anxiety.Keywords: Knowledge, Anxiety, Children with Special Needs ,. Mother
DOI: 10.5281/zenodo.2632042
References
Abd. Nasir, dkk (2011), Metodologi Penelitian Kesehatan, Mulia Medika, Yogyakarta
Ardianto A (2013). Praktik Sosial Anak Berkebutuhan Khusus yang Mengikuti Behaviour Therapy. Paradigma. Volume 01 Nomor 01
Ariesta A (2016). Kecemasan Orang Tua Terhadap Karier Anak Berkebutuhan Khusus. E-Journal Bimbingan dan Konseling Edisi 4
Depkes, 2014. InfoDatin Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI. [Online] (Diunduh Kamis, 21 Desember 2017).
Faradina, N (2016). Penerimaan Diri Pada Orang Tua Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus. eJournal Psikologi, , 4 (4): 386-396 ISSN 2477-2674,.fisip-unmul
Hasdianah. (2013). Autis Pada Anak Pencegahan, Perawatan dan Pengobatan. Yogyakarta: Nuha Medika
Intan Rahayuningsih, S dan Andriani R (2016). Gambaran Penyesuaian Diri Orang Tua Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus Di Banda Aceh. Idea Nursing Journal Vol. II No. 3 ISSN : 2087 – 2879
Jeniu, E, dkk (2017). Hubungan pengetahuan tentang autisme dengan tingkat kecemasan orangtua yang memiliki anak autisme di sekolah luar biasa Bhakti Luhur Malang. Nursing News Volume 2, Nomor 2,
Janah N (2017). Penerimaan Diri Anak Cerebral Palsy (Studi Kasus Penerimaan Diri Anak Cerebral Palsy Yang Disebabkan Penyakit Toksoplasmosis)189 E-Journal Bimbingan dan Konseling Edisi 2
Jannah, M. (2004). Tumbuh Kembang Anak Usia Dini & Deteksi Dini pada Anak Berkebutuhan Khusus. Surabaya: Insight Indonesia.
Keliat, Budi Anna. 2011. Keperawatan Kesehatan Jiwa Komunitas. EGC, Jakarta.
Kustawan, D. (2016). Bimbingan dan Konseling bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Jakarta Timur: PT. LUXIMA METRO MEDIA.
Munayang H, dkk (2012). Depresi pada Ibu-Ibu yang mempunyai Anak Cacat yang bersekolah di Yayasan Pembinaan Anak Cacat Jurnal Biomedik, Volume 4, Nomor 3
Nursalam, 2008. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan : Jakarta: Salemba Medika
Nur Rachmawati S dan Mujab Masykur A (2016). Pengalaman Ibu Yang Memiliki Anak Down Syndrome. Jurnal Empati, Volume 5(4), 822-830
Saputri S, dkk (2017). Analisis Kesulitan Anak Tunagrahita dalam Menyelesaikan Soal Operasi Penjumlahan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Harapan Ibu Metro. MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran. Volume 5, No 2
Purwanta E (2005). Modifikasi Perilaku. Jakarta: P2TK dan KPT Dirjen Dikti Depdiknas