FAKTOR-FAKTOR KEPATUHAN SENAM DIABATES MELITUS PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2

Penulis

  • Muhammad GA Putra Universitas Alma Ata Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v11i2.1082

Abstrak

Salah satu pilar pengendalian diabetes yaitu latihan jasmani, di Indonesia salah satu bentuk latihan jasmani bagi pasien DM yang dianjurkan yaitu senam diabetes. Kepatuhan pasien DM terhadap olahraga tergolong cukup rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor kepatuhan senam pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Yogyakarta.

Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan cross sectional study. Sampel sebanyak 61. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner karakteristik demografi kepatuhan senam diabetes mellitus. Analisis data menggunakan chi square.dan menggunakan analisis regresi logistik untuk mengetahui faktor-faktor yang paling berpengaruh.

Sebagian besar responden adalah lansia akhir, tingkat pendidikan SMA, tidak bekerja, jenis kelamin perempuan, dan mendapatkan edukasi kesehatan. Kepatuhan senam DM dipengaruhi oleh riwayat penyakit, dukungan keluarga, riwayat edukasi kesehatan, lama melakukan senam, dan olahraga lainnya.

Dukungan keluarga menjadi faktor yang paling berpengaruh dalam kepatuhan senam DM karena dukungan keluarga meningkatkan motivasi pasien untuk melakukan senam. Faktor faktor yang mempengaruhi senam diabetes diantaranya riwayat penyakit, dukungan keluarga, riwayat edukasi kesehatan, lama melakukan senam, dan olahraga lainnya.

Kata kunci: Determinan, Kepatuhan, Senam Diabetes

DOI: 10.5281/zenodo.4766534

Biografi Penulis

Muhammad GA Putra, Universitas Alma Ata Yogyakarta

Faculty Of Health Science Departement Of Nursing Universitas Alma Ata Yogyakarta Indonesia 

Referensi

American Diabetes Association. Lifestyle management. Diabetes Care. (2016). 40 (January), S33–S43. https://doi.org/10.2337/dc17-S007.

Barnes, et al (2017). Exercise and diabetes. https://www.researchgate.net/publication/665754_Exercise_and_diabets. PM ID: 16921608

Dahlan, M. S. (2016). Besar Sampel Dalam Penelitian Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Epidemologi Indonesia.

Derakhshanpoor, A., Mohammad Vaez Mousavi, Hmaid Reza Taheri. (2017). Introducing the Questionnaire of Commitment to Exercise. Global Journal of Health Science; 9(6). http://dx.doi.org/10.5539/gjhs.v9n6p151

Desnita, R. (2017). Hubungan Derajat Neuropati Dengan Keseimbangan Fungsional Pada Pasien Neuropati Diabetik. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah.

International Diabetes Federation. (2017). New IDF Figures Show Continued Increase In Diabetes Across The Globe, Reiterating The Need For Urgent Action. Retrieved Mei 5, 2018, from https://www.idf.org/news/94: -idf-figures-show-continued-increase-in-diabetes-across-the-globe, reiterating-the-need-for-urgent-action.html.

Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. 2018. Petunjuk Pelaksanaan Senam Diabetes Melitus. Kemenpora Indonesia:

Pei, L., Wang, Y., Sun, C. Y., & Zhang, Q. (2016). Individual, social and environmental predictors of regular exercise among adults with type 2 diabetes and peripheral neuropathy in China. International Journal of Nursing Practice. dari https://doi.org/10.1111/ijn.12474.

Smeltzer, S. C., & Bare. (2016) Medical-Surgical Nursing (10th ed.). Lippincott: William Wilkins.

Xiao-ke Zheng., Li Zhang., Wei-wei Wang., Yong-yong Wu., Qiu-bo Zhang. Wei-shengFeng. (2016). Antidia bioactivity and potential mechanism of total flavonoids of Selaginella tamariscina (Beauv.) Spring in rats induced by high-fat diet and low dose STZ. Journal of Ethnopharmacology. 137:662–668.

World Health Organization. (2017). Global Status Report on Noncommunicable Diseases. Geneva: World Health Organization.

Unduhan

Diterbitkan

13-11-2020

Cara Mengutip

Putra, M. G. (2020). FAKTOR-FAKTOR KEPATUHAN SENAM DIABATES MELITUS PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2. Journals of Ners Community, 11(1), 122–129. https://doi.org/10.55129/jnerscommunity.v11i2.1082